FITNESS & HEALTH
David Ozora Menjalankan Terapi Musik Heavy Metal, Berikut Manfaatnya
A. Firdaus
Sabtu 11 Maret 2023 / 00:37
Jakarta: David Ozora, korban penganiayaan anak pejabat pajak, Mario Dandy Satriyo terus menunjukkan kondisi membaik. Kabarnya, kondisi membaik tersebut salah satunya tak lepas dari terapi musik heavy metal.
Hal itu disampaikan komponis Addie MS usai menjenguk David. Addie cukup kaget, bahwa mendengar musik heavy metal ternyata dapat membantu kondisi David yang mengalami penganiayaan hingga koma.
Melansir Hello Sehat, terapi musik memang membantu mengatasi berbagai masalah, emosional, prilaku, masalah kognitif, motorik, maupun kondisi seseorang. Menurut American Music Therapy Association, terapi musik adalah intervensi musik secara klinis dan didasarkan dengan pembuktian oleh seseorang berstandar profesional yang telah dengan sah menyelesaikan program musik terapi.
Musik diproses oleh seluruh area otak. Kemudian, musik mengakses dan menstimulasi area-area otak yang mungkin tidak dapat diakses oleh modalitas lainnya.
Berikut ini manfaat musik untuk penyembuhan:
Menurut sebuah makalah dalam Journal of Advanced Nursing, mendengarkan musik dapat mengurangi rasa sakit yang kronis dari berbagai kondisi. Termasuk osteoarthritis, masalah sendi, dan rheumatoid arthritis hingga 21%, dan depresi hingga 25%. Terapi musik banyak digunakan untuk mengurangi nyeri pasca operasi, melahirkan, dan juga untuk melengkapi penggunaan anestesi selama operasi.
Ada beberapa teori mengenai bagaimana musik dapat berpengaruh positif terhadap rasa sakit, yaitu:
- Musik menghasilkan efek yang dapat membelokkan perhatian.
- Musik dapat memberikan pasien rasa kendali.
- Musik menyebabkan tubuh melepaskan endorfin (hormon kenikmatan) untuk melawan rasa sakit.
- Musik lambat dapat merelaksasi tubuh dengan memperlambat pernapasan dan detak jantung.
Mendengarkan musik dapat merelaksasi tubuh setiap pagi dan sore. Sehingga akan membuat orang yang memiliki hipertensi, menurunkan tekanan darah mereka dan tetap dalam posisi rendah.
Menurut penelitian yang dilaporkan pada pertemuan American Society of Hypertension di New Orleans, mendengarkan musik klasik atau musik lain yang menenangkan selama 30 menit setiap hari secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Musik sangat baik untuk jantungmu, penelitian menunjukkan bahwa hal yang berpengaruh adalah tempo musik, bukan genrenya. Para peneliti memperhatikan perubahan detak jantung anak-anak muda ketika mendengarkan 6 gaya musik yang berbeda.
Hasilnya adalah ketika mereka mendengarkan musik dengan tempo cepat, detak jantung mereka juga menjadi semakin cepat, begitu pun sebaliknya. Jadi, terlepas suka atau tidak kamu terhadap musik tertentu tidak berpengaruh terhadap detak jantungmu. Tempo atau kecepatan musiklah yang memiliki efek terbesar pada relaksasi jantung.
Melodi musik pop, klasik, atau jazz dapat mempercepat pemulihan seseorang dari stroke. Mendengarkan musik klasik dapat meningkatkan perhatian visual pada pasien yang mengalami gangguan fisik setelah stroke.
Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa mendengarkan musik tidak hanya memulihkan perilaku pasien, namun juga menginduksi perubahan neuroanatomical halus dalam pemulihan otak.
Musik dapat membantu penderita migrain dan sakit kepala kronis mengurangi intensitas, frekuensi, dan durasi sakit kepala.
Musik dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pera ilmuwan menjelaskan bahwa jenis musik tertentu dapat menciptakan pengalaman emosional yang positif dan mendalam, yang akan mengarah pada sekresi hormon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Hal itu disampaikan komponis Addie MS usai menjenguk David. Addie cukup kaget, bahwa mendengar musik heavy metal ternyata dapat membantu kondisi David yang mengalami penganiayaan hingga koma.
Melansir Hello Sehat, terapi musik memang membantu mengatasi berbagai masalah, emosional, prilaku, masalah kognitif, motorik, maupun kondisi seseorang. Menurut American Music Therapy Association, terapi musik adalah intervensi musik secara klinis dan didasarkan dengan pembuktian oleh seseorang berstandar profesional yang telah dengan sah menyelesaikan program musik terapi.
Musik diproses oleh seluruh area otak. Kemudian, musik mengakses dan menstimulasi area-area otak yang mungkin tidak dapat diakses oleh modalitas lainnya.
Berikut ini manfaat musik untuk penyembuhan:
1. Pereda nyeri
Menurut sebuah makalah dalam Journal of Advanced Nursing, mendengarkan musik dapat mengurangi rasa sakit yang kronis dari berbagai kondisi. Termasuk osteoarthritis, masalah sendi, dan rheumatoid arthritis hingga 21%, dan depresi hingga 25%. Terapi musik banyak digunakan untuk mengurangi nyeri pasca operasi, melahirkan, dan juga untuk melengkapi penggunaan anestesi selama operasi.
Ada beberapa teori mengenai bagaimana musik dapat berpengaruh positif terhadap rasa sakit, yaitu:
- Musik menghasilkan efek yang dapat membelokkan perhatian.
- Musik dapat memberikan pasien rasa kendali.
- Musik menyebabkan tubuh melepaskan endorfin (hormon kenikmatan) untuk melawan rasa sakit.
- Musik lambat dapat merelaksasi tubuh dengan memperlambat pernapasan dan detak jantung.
2. Menurunkan tekanan darah
Mendengarkan musik dapat merelaksasi tubuh setiap pagi dan sore. Sehingga akan membuat orang yang memiliki hipertensi, menurunkan tekanan darah mereka dan tetap dalam posisi rendah.
Menurut penelitian yang dilaporkan pada pertemuan American Society of Hypertension di New Orleans, mendengarkan musik klasik atau musik lain yang menenangkan selama 30 menit setiap hari secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
3. Menyehatkan jantung
Musik sangat baik untuk jantungmu, penelitian menunjukkan bahwa hal yang berpengaruh adalah tempo musik, bukan genrenya. Para peneliti memperhatikan perubahan detak jantung anak-anak muda ketika mendengarkan 6 gaya musik yang berbeda.
Hasilnya adalah ketika mereka mendengarkan musik dengan tempo cepat, detak jantung mereka juga menjadi semakin cepat, begitu pun sebaliknya. Jadi, terlepas suka atau tidak kamu terhadap musik tertentu tidak berpengaruh terhadap detak jantungmu. Tempo atau kecepatan musiklah yang memiliki efek terbesar pada relaksasi jantung.
4. Mendorong pemulihan pasca stroke
Melodi musik pop, klasik, atau jazz dapat mempercepat pemulihan seseorang dari stroke. Mendengarkan musik klasik dapat meningkatkan perhatian visual pada pasien yang mengalami gangguan fisik setelah stroke.
Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa mendengarkan musik tidak hanya memulihkan perilaku pasien, namun juga menginduksi perubahan neuroanatomical halus dalam pemulihan otak.
5. Menyembuhakan sakit kepala kronis dan migrain
Musik dapat membantu penderita migrain dan sakit kepala kronis mengurangi intensitas, frekuensi, dan durasi sakit kepala.
6. Membantu meningkatkan kekebalan tubuh
Musik dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pera ilmuwan menjelaskan bahwa jenis musik tertentu dapat menciptakan pengalaman emosional yang positif dan mendalam, yang akan mengarah pada sekresi hormon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)