FITNESS & HEALTH

Mengenal Mesothelioma: Penyebab dan Gejalanya

Medcom
Rabu 14 Juni 2023 / 14:19
Jakarta: Mesothelioma adalah jenis kanker yang jarang terjadi dan biasanya terkait dengan paparan debu asbes atau asbestos. Mesothelioma berkembang pada mesothelium, yaitu lapisan jaringan yang menutupi sebagian besar organ dalam tubuh.

Melansir situs Cancer Research UK, kasus baru mesothelioma di Inggris pada 2016 hingga 2018 mencapai 2.718 jiwa. Sedangkan kasus kematian akibat mesothelioma pada 2017 hingga 2019 di Inggris mencapai 2.394 jiwa.

Menurut dokter Pittara via Alodokter, Mesothelioma adalah jenis kanker yang langka dan agresif. Kanker ini seringkali tidak menunjukkan gejala selama beberapa waktu setelah paparan asbes. Penyakit ini biasanya didiagnosis pada individu berusia 60 hingga 80 tahun.
 

Penyebab Mesothelioma


- Riwayat penyakit keluarga.
- Paparan asbes atau asbestos merupakan faktor risiko utama mesothelioma.
- Mesothelioma dapat terjadi pada siapa saja, tetapi risikonya lebih tinggi pada orang yang bekerja di bidang yang rentan terpapar asbes, seperti tambang mineral, lokasi konstruksi, industri otomotif, pembangkit listrik, industri tekstil, dan pabrik baja.
 

Gejala mesothelioma


Gejala mesothelioma tergantung pada lokasi kanker dan seberapa jauh kanker telah menyebar. Umumnya, Mesothelioma dapat terjadi pada rongga dada (pleura), rongga perut (peritoneum), atau jantung (perikardium).  

1. Gejala mesothelioma pleura (rongga dada) antara lain:
- Sesak napas atau napas pendek
- Nyeri dada
- Batuk
- Demam
- Berkeringat di malam hari

2. Gejala mesothelioma peritoneum (rongga perut) antara lain:
- Perut terasa sakit atau nyeri
- Mual dan muntah
- Diare
- Tidak nafsu makan
- Anemia

3. Gejala mesothelioma perikardium (jantung) antara lain:
- Sesak napas atau napas pendek
- Nyeri dada
- Palpitasi
 

Cara Kerja Mesothelioma di dalam Tubuh


Mesothelioma berkembang ketika serat-serat asbes masuk ke dalam tubuh dan terperangkap di dalam jaringan mesothelium. Serat asbes yang tertinggal di dalam tubuh dapat merusak sel-sel dan menyebabkan peradangan yang kronis

Selain itu, sel-sel yang rusak dapat berkembang menjadi sel kanker dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Mesothelioma biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang dan gejalanya mungkin tidak muncul sampai beberapa dekade setelah paparan asbes
 

Pencegahan mesothelioma


Pencegahan mesothelioma meliputi menghindari paparan asbes atau asbestos, seperti tidak merokok dan menggunakan alat pelindung diri saat bekerja di lingkungan yang rentan terpapar asbes.

Jika kamu mengalami gejala mesothelioma, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Fauzi Pratama Ramadhan

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH