FITNESS & HEALTH
Apa Itu Varian Influenza A (H3N2) Subclade K?
Yatin Suleha
Senin 28 September 2026 / 14:56
- Flu lagi datang dan banyak dari kita yang demam.
- Dalam Outline Laporan Mingguan dari Kemenkes dipaparkan, selain jenis H1N1 yang lagi mendominasi, ternyata ada satu nama varian lagi.
- Varian ini dikenal sebagai Influenza A (H3N2) Subclade K.
Jakarta: Sadar gak sih kalau belakangan ini lagi musim "tumbang berjamaah"? Sampai-sampai kalau ada satu orang yang sakit, seisi lingkungan bisa langsung ikut tepar kayaknya.
Dalam Outline Laporan Mingguan dari Kemenkes dipaparkan, selain jenis H1N1 yang lagi mendominasi, ternyata ada satu nama varian lagi yang makin sering masuk radar pantauan Kemenkes.
Varian ini dikenal sebagai Influenza A (H3N2) Subclade K. Influenza A (H3N2) Subclade K adalah varian mutasi genetik dari virus influenza musiman tipe A subtipe H3N2 yang populer disebut sebagai "super flu" karena memiliki tingkat penularan yang cepat.
Meski sering dijuluki demikian, istilah "super flu" bukan merupakan nama medis resmi.
Berdasarkan penjelasan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, virus ini merupakan bagian dari pola influenza musiman yang sudah dikenal dan tidak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi secara bermakna dibanding jenis flu biasa.
Yang bikin varian satu ini perlu diwaspadai adalah pola penyebarannya yang cukup spesifik.
Walaupun bisa menyerang siapa saja, data menunjukkan kalau Subclade K ini lebih sering mengincar anak-anak usia balita.
(Jaga dayan tahan tubuh kamu dan keluarga, konsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, dan jaga hidrasi tubuh. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Nah, buat kamu yang punya adik, keponakan, atau si kecil di rumah, penting banget buat paham situasi terkini varian ini.
Selain H1N1, Kemenkes juga memantau perkembangan varian Influenza A (H3N2) Subclade K.
Berikut beberapa fakta penting soal Subclade K yang perlu kamu tahu:
1. Sebaran wilayah: Sejak tahun 2025 hingga minggu ke-38 tahun 2026, tercatat total 188 kasus Subclade K yang tersebar di 20 provinsi. Kasus terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.
2. Incar anak kecil: Varian ini paling banyak ditemukan pada kelompok anak usia 0–4 tahun (balita) dengan total 70 kasus.
3. Sebaran gender: Proporsi penderitanya relatif seimbang antara laki-laki (51%) dan perempuan (49%).
Kenali gejalanya
Virus flu ini menular super cepat lewat droplet (percikan air liur saat bersin, batuk, atau ngobrol), kontak langsung sama penderita, atau menyentuh benda yang terkontaminasi.
Masa inkubasinya rata-rata 3–5 hari. Gejala utama yang sering muncul antara lain:
- Demam tinggi (di atas 38 derajat Celsius)
- Batuk, bersin, dan pilek
- Sakit kepala
- Nyeri otot dan nyeri sendi
(TIN)