FITNESS & HEALTH

Alasan Wisata Medis Malaysia Makin Diminati

Elang Riki Yanuar
Jumat 06 Maret 2026 / 17:45
Ringkasnya gini..
  • Wisata medis ke Malaysia makin diminati WNI karena akses dekat, biaya lebih terjangkau, serta fasilitas kesehatan modern berstandar internasional.
  • IHH Healthcare Malaysia jadi salah satu tujuan favorit pasien Indonesia dengan layanan terpadu dan fasilitas International Patient Centre.
  • Teknologi medis canggih seperti PET-CT, Gamma Knife, hingga robot bedah membuat Malaysia unggul sebagai destinasi medical tourism.
Jakarta: Wisata medis atau medical tourism di Malaysia semakin diminati oleh masyarakat Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Banyak warga Indonesia memilih berobat ke negeri jiran karena kombinasi layanan kesehatan berkualitas, teknologi medis modern, serta kemudahan akses yang relatif dekat dari Tanah Air.

Selain fasilitas medis yang canggih, Malaysia juga menawarkan pengalaman yang berbeda bagi pasien. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan waktu berobat sekaligus untuk beristirahat sejenak atau healing. Kota-kota seperti Kuala Lumpur, Penang, Johor, Melaka, hingga wilayah Sabah dan Sarawak dikenal memiliki fasilitas kesehatan modern sekaligus destinasi wisata yang menarik.

Kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting yang membuat Malaysia populer sebagai tujuan wisata medis. Warga Indonesia dapat menjangkau berbagai kota di Malaysia melalui penerbangan singkat, jalur darat, maupun kapal feri. Kedekatan geografis ini membuat perjalanan terasa lebih praktis dibandingkan berobat ke negara lain yang lebih jauh.

Pemerintah Malaysia sendiri sebenarnya telah mempromosikan wisata medis sejak lama. Upaya tersebut mulai digencarkan sejak tahun 1998, tepatnya ketika Krisis Keuangan Asia terjadi. Saat itu, pemerintah berusaha melakukan diversifikasi sektor kesehatan sekaligus pariwisata agar dapat memberikan kontribusi lebih luas terhadap perekonomian.
Salah satu jaringan rumah sakit yang sering menjadi pilihan pasien internasional adalah IHH Healthcare Malaysia. Grup rumah sakit ini dikenal memiliki standar pelayanan tinggi di setiap rumah sakit yang berada dalam jaringannya.

Head of Marketing IHH Healthcare Malaysia Khairul Annuar Yusof menjelaskan bahwa pihaknya menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi melalui konsep continuum of care. Pendekatan ini mencakup seluruh proses kesehatan mulai dari pencegahan penyakit, diagnosis, perawatan, hingga tahap rehabilitasi.

“Selama tiga dekade IHH Healthcare Group telah hadir sebagai jaringan Rumah Sakit terdepan dan berkomitmen menjadi pilihan utama karena menawarkan layanan kesehatan bertaraf internasional melalui jaringan 10 rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Malaysia. Setiap rumah sakit kami dilengkapi dengan fasilitas modern, teknologi medis terkini, dan juga tenaga medis profesional yang berpengalaman,” ujar Head of Marketing IHH Healthcare Malaysia Khairul Annuar Yusof, dalam keterangan tertulis.



Selama hampir tiga dekade, IHH Healthcare juga telah melayani banyak pasien asal Indonesia. Untuk mempermudah layanan bagi pasien internasional, setiap rumah sakit menyediakan International Patient Centre atau IPC. Fasilitas ini dirancang khusus untuk membantu pasien sejak tiba di Malaysia hingga kembali ke Indonesia.

Melalui layanan IPC, pasien dapat menikmati berbagai kemudahan seperti penjemputan gratis dari bandara atau terminal feri menuju rumah sakit, ruang tunggu yang nyaman, bantuan penjadwalan konsultasi dengan dokter, hingga informasi mengenai estimasi biaya pengobatan.

“Fasilitas ini membuat pasien nyaman dan tidak perlu khawatir, walaupun berobat ke luar negeri,” ujarnya.

Selain pelayanan medis yang profesional, faktor budaya juga menjadi alasan banyak warga Indonesia merasa nyaman berobat di Malaysia. Kesamaan bahasa dan budaya membuat komunikasi antara pasien dan tenaga medis lebih mudah. Banyak staf rumah sakit yang mampu berbahasa Indonesia, sehingga pasien tidak kesulitan menjelaskan kondisi kesehatannya.

Kesamaan sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim juga memberikan rasa nyaman tersendiri bagi pasien. Rumah sakit menyediakan makanan halal, fasilitas ibadah, serta layanan yang memperhatikan kebutuhan budaya pasien.

Dari sisi biaya, berobat di Malaysia juga dinilai lebih terjangkau dibandingkan negara seperti Singapura atau beberapa negara Barat. Meski demikian, standar pelayanan tetap mengikuti standar internasional dengan sistem penagihan yang transparan melalui mitra resmi di Indonesia.

"Teknologi medis yang digunakan juga termasuk yang paling mutakhir. Untuk perawatan jantung misalnya, tersedia teknologi Bi-plane Angiography Suite yang memungkinkan pencitraan jantung dengan tingkat presisi tinggi," katanya.

Sementara untuk terapi kanker, tersedia Digital PET-CT Biograph Vision untuk diagnosis yang lebih akurat, Elekta Versa HD Linear Accelerator untuk radioterapi presisi, serta Leksell Gamma Knife Icon untuk radiosurgery.

Selain itu, teknologi robotik seperti CORI, ROSA, dan Mako juga digunakan dalam perawatan tulang dan ortopedi. Teknologi ini membantu dokter melakukan prosedur dengan tingkat presisi yang lebih tinggi sekaligus mempercepat proses pemulihan pasien.

"Dengan kombinasi teknologi canggih, pelayanan personal, serta akses yang mudah dari Indonesia, tidak heran jika Malaysia terus menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat Indonesia yang mencari layanan kesehatan berkualitas di luar negeri," tutupnya. 





 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH