FITNESS & HEALTH

HIFU Jadi Pilihan Baru Pengobatan Miom di Indonesia, Minim Luka dan Pemulihan Lebih Cepat

Elang Riki Yanuar
Sabtu 23 Mei 2026 / 14:23
Ringkasnya gini..
  • RS Mandaya Royal Puri hadirkan teknologi HIFU tanpa operasi untuk terapi miom dan adenomiosis di Indonesia.
  • Teknologi HIFU jadi harapan baru pasien wanita karena bisa tangani miom tanpa sayatan dan menjaga peluang hamil.
  • HIFU di RS Mandaya Royal Puri kini juga digunakan untuk terapi kanker hati dan pankreas tanpa operasi terbuka.
Jakarta: RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan teknologi High Intensity Focused Ultrasound atau HIFU sebagai solusi terapi modern tanpa operasi untuk menangani miom dan adenomiosis. Peluncuran teknologi medis terbaru ini dilakukan pada Sabtu, 23 Mei 2026, sekaligus menjadi langkah baru dalam dunia kesehatan wanita di Indonesia.

Kehadiran teknologi HIFU memberikan harapan bagi banyak pasien perempuan yang selama ini merasa khawatir dengan prosedur operasi besar untuk penanganan miom maupun adenomiosis. Selama ini, pengobatan kedua kondisi tersebut identik dengan sayatan besar, masa pemulihan panjang, hingga risiko pengangkatan rahim.

Peluncuran layanan HIFU di RS Mandaya Royal Puri turut dihadiri sejumlah pakar internasional di bidang teknologi ultrasound terapi. Salah satunya adalah Prof. David Cranston yang merupakan Emeritus Professor of Surgery di Nuffield Department of Surgical Sciences, University of Oxford sekaligus Emeritus Clinical Director of the Oxford HIFU Unit.

Selain itu, hadir pula Prof. Zhang Lian yang dikenal sebagai President of Chongqing Haifu Hospital dan profesor di Chongqing Medical University. Kehadiran para ahli dunia ini memperkuat posisi Indonesia dalam menghadirkan layanan medis dengan standar internasional.

Dari pihak rumah sakit, sejumlah dokter spesialis yang telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi HIFU di China juga ikut memperkenalkan teknologi tersebut kepada publik. Tim medis tersebut terdiri dari dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG, dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH, dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI, hingga dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG.

Secara keseluruhan, RS Mandaya Royal Puri kini memiliki 11 dokter spesialis tersertifikasi HIFU yang siap menangani berbagai kasus tumor hingga kanker tanpa tindakan operasi terbuka. Diskusi ilmiah dalam acara peluncuran juga dipandu oleh dr. Rahmadsyah, SpOG(K)FER, M.Kes, MARS dan dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K).
HIFU sendiri merupakan teknologi terapi menggunakan gelombang ultrasound berkekuatan tinggi yang difokuskan pada jaringan abnormal di dalam tubuh. Teknologi ini bekerja tanpa sayatan dan tanpa melukai kulit pasien. Energi ultrasound diarahkan ke titik tertentu hingga menghasilkan panas sekitar 60 sampai 90 derajat Celsius untuk menghancurkan sel abnormal secara bertahap.



Metode kerja HIFU kerap dianalogikan seperti kaca pembesar yang memusatkan sinar matahari ke satu titik hingga menghasilkan panas. Setelah jaringan abnormal dihancurkan, tubuh akan menyerap sisa jaringan tersebut secara alami dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.

"Evolusi penanganan miom di Indonesia telah berkembang luar biasa pesat. Dari yang awalnya hanya bisa dilakukan melalui operasi terbuka, kemudian laparoskopi, radiofrequency ablation (RFA), microwave ablation (MWA), hingga yang terkini teknologi HIFU sudah tersedia di Indonesia, di Mandaya. Ini adalah bukti bahwa pasien Indonesia berhak dan bisa mendapatkan akses terhadap standar pengobatan terdepan di dunia," kata dr. Ben Widaja, MBChB(UK), Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group.

Teknologi ini dinilai menjadi solusi penting bagi perempuan yang ingin tetap mempertahankan rahim dan peluang kehamilan. Selama ini, banyak pasien miom merasa takut menjalani operasi karena risiko pemulihan panjang serta kekhawatiran terhadap kesuburan.

“Teknologi HIFU menjadi harapan baru bagi wanita dengan miom yang ingin mempertahankan rahimnya sehingga tetap memiliki kesempatan untuk menjalani kehamilan. HIFU juga menjadi pilihan terapi yang lebih nyaman karena dilakukan tanpa operasi, tanpa sayatan, dan tanpa luka. Di RS Mandaya Royal Puri, teknologi HIFU bahkan telah digunakan untuk menangani kasus miom berukuran besar hingga 17x16 cm. Dari sisi biaya, tindakan ini juga relatif lebih terjangkau dibandingkan operasi laparoskopi, yakni mulai dari Rp90 jutaan,” kata Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.

Tidak hanya digunakan untuk menangani miom dan adenomiosis, HIFU juga mulai dimanfaatkan untuk terapi kanker hati dan kanker pankreas. Teknologi ini menjadi pilihan penting terutama untuk kasus tumor yang sulit dioperasi karena berada dekat organ vital atau pembuluh darah besar.

RS Mandaya Royal Puri bahkan telah menerapkan HIFU pada kasus kanker pankreas dan kanker hati dengan komplikasi trombus vena porta, yaitu kondisi serius ketika tumor menyumbat pembuluh darah utama menuju hati. Penanganan seperti ini biasanya memiliki tingkat kesulitan tinggi jika dilakukan dengan operasi konvensional.

“HIFU juga dapat digunakan pada kasus kanker hati dan kanker pankreas. Selain membantu mengecilkan ukuran tumor, teknologi ini juga dapat membantu mengurangi nyeri pada pasien kanker hati maupun kanker pankreas stadium lanjut, sehingga pasien dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” lanjut Erwin.

Secara global, teknologi HIFU telah digunakan di lebih dari 37 negara, termasuk Inggris, Spanyol, China, Jerman, dan Italia. Teknologi ini juga telah dipakai untuk menangani lebih dari 500 ribu kasus di seluruh dunia dan memperoleh pengakuan dari Food and Drug Administration Amerika Serikat serta sertifikasi CE Eropa.

Dengan hadirnya HIFU Center Indonesia di RS Mandaya Royal Puri, masyarakat kini memiliki akses lebih luas terhadap teknologi pengobatan modern tanpa operasi. Rumah sakit berharap layanan ini dapat menjadi solusi medis yang lebih nyaman, aman, dan efektif bagi pasien Indonesia dengan standar layanan kelas dunia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH