FITNESS & HEALTH

Lagi Hamil Gusi Bengkak & Mulut Berasa Kaya Lagi Ngulum Koin

Yatin Suleha
Minggu 31 Mei 2026 / 15:00
Ringkasnya gini..
  • Banyak ibu hamil yang kaget pas tahu gusinya mendadak jadi super sensitif.
  • Selain itu gusi gampang berdarah, bahkan bengkak waktu sikat gigi.
  • Tenang, kondisi ini sebenarnya wajar banget terjadi karena adanya lonjakan hormon selama masa kehamilan.
Jakarta: Kehamilan itu bukan cuma soal perut yang makin membesar atau bentuk tubuh yang berubah, tapi juga bisa berimbas ke kesehatan gigi dan mulut. 

Banyak ibu hamil yang kaget pas tahu gusinya mendadak jadi super sensitif, gampang berdarah, bahkan bengkak waktu sikat gigi. 

Tenang, kondisi ini sebenarnya wajar banget terjadi karena adanya lonjakan hormon selama masa kehamilan.

“Gusi orang hamil dapat membengkak karena penumpukan darah, membentuk kantong dalam dengan jaringan yang sensitif, dan berdarah saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi,” jelas Gildo Corradi, DDS, seorang dokter gigi di New York City dalam Parents.
 
Peningkatan hormon progesteron dan estrogen, ditambah aliran darah yang lebih tinggi selama kehamilan, membuat jaringan gusi menjadi lebih mudah meradang. 

Akibatnya, gusi terasa lebih lunak, sensitif, dan kadang mengeluarkan darah meski hanya terkena sikat gigi secara ringan.

Selain masalah pada gusi, sebagian ibu hamil juga mengeluhkan munculnya rasa logam di mulut. 
Sensasi ini memang terasa aneh dan cukup mengganggu, tetapi umumnya tidak berbahaya. Perubahan hormon lagi-lagi menjadi salah satu penyebab utamanya.

Jika sebelumnya sudah memiliki masalah kesehatan gigi seperti gingivitis, kondisi tersebut juga bisa semakin parah selama masa kehamilan. 


(Jika bengkak tidak kunjung mereda atau disertai nyeri hebat, segera konsultasikan ke dokter gigi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Oleh karena itu, kesehatan mulut perlu mendapat perhatian ekstra agar tidak memicu masalah lain.
 

Cara mengurangi keluhan gigi saat hamil


Menjaga kebersihan mulut menjadi langkah paling penting selama kehamilan. Menyikat gigi secara rutin, menggunakan benang gigi, dan berkumur setelah makan, bisa membantu mengurangi penumpukan plak yang memicu radang gusi.

Dr. Corradi juga menyarankan untuk melakukan pembersihan gigi di klinik dokter gigi, sebanyak dua kali selama kehamilan, agar kondisi mulut tetap terpantau dengan baik. 

Jika ditemukan tanda periodontitis atau infeksi gusi yang lebih serius, dokter biasanya akan memberikan obat kumur antibakteri untuk membantu mengurangi peradangan.

Kabar baiknya, sebagian besar masalah gigi dan gusi saat hamil biasanya akan membaik setelah melahirkan, ketika hormon tubuh mulai kembali stabil.
   

Kapan perlu memeriksakan diri?


Jika gusi mengalami pendarahan cukup banyak, bahkan saat tidak menyikat gigi, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter gigi. 

Kondisi seperti gingivitis atau periodontitis, perlu ditangani lebih cepat, karena bisa memengaruhi kesehatan ibu dan janin.

Infeksi gusi yang parah, juga dikaitkan dengan risiko persalinan prematur dan berat badan lahir rendah. 

Oleh karena itu, jangan menganggap keluhan gigi saat hamil sebagai masalah sepele, terutama jika rasa nyeri, bengkak, atau perdarahannya semakin sering muncul.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH