FITNESS & HEALTH
Mengenal Perilaku Pasif-agresif dan Tandanya
Kumara Anggita
Selasa 16 Maret 2021 / 16:22
Jakarta: Istilah pasif-agresif adalah istilah yang perlu kamu ketahui. Ini adalah istilah untuk menggambarkan seseorang dengan sikap menyebalkan namun berusaha tampil sebaik mungkin.
Mengutip dari Healthline, orang dengan perilaku pasif-agresif mengekspresikan perasaan negatif mereka secara halus melalui tindakan mereka. Mereka tidak akan melakukannya secara frontal. Hal ini akan membuat apa yang mereka katakan dan lakukan berbeda sehingga orang yang di sekitarnya merasa bingung.
Misalnya, seseorang mengusulkan sebuah rencana di tempat kerja. Seseorang dengan perilaku pasif-agresif mungkin tak setuju namun tidak menyuarakan pendapatnya.
Mereka mengatakan bahwa mereka setuju dengan itu. Karena mereka sebenarnya menentang rencana tersebut, mereka menolak untuk mengikutinya. Mereka mungkin sengaja melewatkan tenggat waktu, datang terlambat ke rapat, dan merusak rencana dengan cara lain.
Contoh lainnya adalah seorang perempuan sedang belajar dengan pasangannya di ruangan yang sama. Dia kesal dengannya, tetapi bukannya mengatakan kepadanya bahwa dia marah padanya, dia meledakkan musik di laptop mereka untuk mengganggunya.
Dilansir dari sumber yang sama berikut ini merupakan beberapa tanda seseorang berperilaku pasif agresif:
- sengaja menunda atau membuat kesalahan saat menangani permintaan orang lain
- memiliki sikap sinis, pesimis, atau agresif
- sering mengeluh tentang perasaan kurang dihargai atau ditipu
Jenis perilaku ini dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menciptakan dan memelihara hubungan yang sehat, serta dapat menimbulkan masalah di tempat kerja. Pastikan kamu sadar bahwa kamu bersama dengan orang pasif agresif agar tidak termanipulasi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Mengutip dari Healthline, orang dengan perilaku pasif-agresif mengekspresikan perasaan negatif mereka secara halus melalui tindakan mereka. Mereka tidak akan melakukannya secara frontal. Hal ini akan membuat apa yang mereka katakan dan lakukan berbeda sehingga orang yang di sekitarnya merasa bingung.
Misalnya, seseorang mengusulkan sebuah rencana di tempat kerja. Seseorang dengan perilaku pasif-agresif mungkin tak setuju namun tidak menyuarakan pendapatnya.
Mereka mengatakan bahwa mereka setuju dengan itu. Karena mereka sebenarnya menentang rencana tersebut, mereka menolak untuk mengikutinya. Mereka mungkin sengaja melewatkan tenggat waktu, datang terlambat ke rapat, dan merusak rencana dengan cara lain.
Contoh lainnya adalah seorang perempuan sedang belajar dengan pasangannya di ruangan yang sama. Dia kesal dengannya, tetapi bukannya mengatakan kepadanya bahwa dia marah padanya, dia meledakkan musik di laptop mereka untuk mengganggunya.
Dilansir dari sumber yang sama berikut ini merupakan beberapa tanda seseorang berperilaku pasif agresif:
- sengaja menunda atau membuat kesalahan saat menangani permintaan orang lain
- memiliki sikap sinis, pesimis, atau agresif
- sering mengeluh tentang perasaan kurang dihargai atau ditipu
Jenis perilaku ini dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menciptakan dan memelihara hubungan yang sehat, serta dapat menimbulkan masalah di tempat kerja. Pastikan kamu sadar bahwa kamu bersama dengan orang pasif agresif agar tidak termanipulasi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)