FITNESS & HEALTH

SMK Budi Luhur Perkuat Edukasi Seks, Remaja Perlu Dibekali Sejak Dini

Yatin Suleha
Selasa 20 Oktober 2026 / 18:57
Ringkasnya gini..
  • Perkembangan teknologi membuat remaja semakin mudah mengakses berbagai informasi.
  • SMK Budi Luhur menggelar seminar bahaya seks bebas dan pergaulan bebas pada 20 Oktober 2026.
  • Edukasi dan pendampingan diperlukan agar pelajar mampu menyaring informasi dan menjaga diri.

Jakarta: Perkembangan teknologi digital membuat remaja semakin mudah mengakses berbagai informasi, termasuk yang berkaitan dengan seksualitas dan pergaulan. Tanpa pemahaman yang tepat, kemudahan tersebut bisa menjadi tantangan bagi pelajar dalam mengambil keputusan dan menjaga diri.

Untuk menjawab tantangan tersebut, SMK Budi Luhur menggelar seminar bahaya seks bebas dan pergaulan bebas pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan sekaligus seksolog dr. Boyke Dian Nugraha untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjaga diri dan menghadapi tantangan pergaulan di era digital.

Kepala Sekolah SMK Budi Luhur, Joko Waluyo, menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendorong edukasi yang nggak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan siswa menghadapi kehidupan sosial.

 

Edukasi seks jadi bekal penting bagi pelajar

Di tengah derasnya arus informasi, pelajar membutuhkan pendampingan agar mampu membedakan informasi yang benar dan menyesatkan. Edukasi seks atau sex education menjadi salah satu materi penting untuk membantu remaja memahami kesehatan reproduksi, batasan diri, serta risiko perilaku seksual yang tidak aman.

Pemahaman tersebut perlu diberikan dengan cara yang sesuai usia, menggunakan informasi yang akurat, dan disampaikan tanpa menghakimi. Dengan begitu, siswa bisa lebih nyaman mencari informasi yang benar ketika menghadapi pertanyaan atau situasi yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.

Selain itu, edukasi mengenai pergaulan juga diperlukan agar remaja memahami pentingnya menghormati diri sendiri dan orang lain, mengenali tekanan dari lingkungan, serta berani mengambil keputusan yang aman.

 

 

Sekolah berperan membangun karakter remaja

Pendidikan di sekolah nggak hanya berkaitan dengan pelajaran di kelas. Pembentukan karakter, kemampuan mengambil keputusan, dan pemahaman mengenai risiko dalam pergaulan juga menjadi bagian penting dari proses pendidikan.

Melalui seminar ini, siswa diharapkan mendapatkan wawasan tambahan untuk menghadapi berbagai tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi. Pendampingan dari guru dan orang tua juga dibutuhkan agar pemahaman yang diperoleh bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi yang berkelanjutan diharapkan membantu pelajar lebih bijak dalam menyaring informasi, memahami konsekuensi dari tindakan mereka, dan menjaga fokus pada pendidikan serta masa depan.

Dengan membekali siswa melalui informasi yang tepat dan pendampingan yang konsisten, sekolah dapat ikut menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang remaja secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.


Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH