FITNESS & HEALTH
Manfaat Senam Lancang Kuning, dari Menjaga Jantung hingga Mengurangi Stres
Elang Riki Yanuar
Senin 02 November 2026 / 11:00
- Senam Lancang Kuning menawarkan beragam manfaat kesehatan, mulai dari menjaga kebugaran jantung, mengontrol berat badan, hingga meningkatkan kelenturan dan keseimbangan tubuh.
- Instruktur Mona Siska merekomendasikan Senam Lancang Kuning selama 20-30 menit sebanyak 3-5 kali seminggu untuk membantu menjaga kebugaran fisik dan kesehatan mental.
- Holywings Peduli mengajak warga Pekanbaru menerapkan pola hidup sehat melalui Senam Lancang Kuning sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Jakarta: Senam Lancang Kuning memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh jika dilakukan secara rutin. Selain membantu meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru, olahraga yang menggabungkan gerakan senam dengan iringan musik Melayu ini juga dapat membantu menjaga berat badan, melatih kelenturan otot, meningkatkan keseimbangan, hingga mengurangi stres.
Instruktur Senam Lancang Kuning, Mona Siska, menjelaskan bahwa senam tersebut merupakan aktivitas olahraga yang mengangkat identitas budaya Melayu, khususnya masyarakat Riau. Gerakannya dirancang agar mudah diikuti berbagai kalangan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui aktivitas fisik.
"Senam Lancang Kuning merupakan aktivitas olahraga yang menggabungkan gerakan senam dengan iringan musik bernuansa budaya Melayu, khususnya identitas budaya Riau," kata Mona.
Menurut Mona, hampir seluruh bagian tubuh terlibat dalam gerakan Senam Lancang Kuning. Area yang dilatih meliputi leher, bahu, lengan, tangan, pinggang, perut, pinggul, paha, betis, hingga kaki.
Kombinasi gerakan tersebut membantu melatih kelenturan, koordinasi, keseimbangan, serta daya tahan tubuh. Karena melibatkan berbagai kelompok otot, senam ini dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran sehari-hari.
Salah satu manfaat rutin melakukan Senam Lancang Kuning adalah meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru. Aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga cukup tinggi dapat membantu melatih daya tahan tubuh dan mendukung kesehatan sistem kardiovaskular.
Senam ini juga dapat membantu menjaga berat badan. Gerakan yang dilakukan secara berkelanjutan membuat tubuh membakar kalori sehingga dapat mendukung pengelolaan berat badan, terutama jika diimbangi dengan pola makan sehat.
Manfaat lainnya adalah menjaga kekuatan dan kelenturan otot. Gerakan yang melibatkan anggota tubuh bagian atas dan bawah membantu mempertahankan fungsi otot sekaligus mendukung mobilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, Senam Lancang Kuning dapat melatih koordinasi dan keseimbangan tubuh. Perpaduan gerakan tangan dan kaki membuat peserta perlu mengatur pergerakan tubuh secara bersamaan. Kemampuan tersebut penting untuk menjaga stabilitas tubuh, terutama ketika memasuki usia lanjut.
Aktivitas senam yang melibatkan gerakan menahan beban tubuh juga dapat mendukung kesehatan tulang. Jika dilakukan secara konsisten dan dikombinasikan dengan latihan fisik lainnya, aktivitas ini dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kekuatan tulang.
Tidak hanya memberikan manfaat fisik, Senam Lancang Kuning juga dapat membantu menjaga kesehatan mental. Iringan musik Melayu dan suasana olahraga bersama membuat aktivitas ini terasa lebih menyenangkan sehingga berpotensi mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.
Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Mona menyarankan durasi latihan sekitar 20 hingga 30 menit dalam satu sesi. Waktu tersebut sudah mencakup pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan.
Terkait pembakaran kalori, jumlahnya berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi berat badan, intensitas gerakan, serta durasi latihan. Sebagai gambaran, seseorang dengan berat badan sekitar 60 kilogram dapat membakar kurang lebih 120 hingga 200 kalori dalam 30 menit senam dengan intensitas sedang hingga cukup tinggi.
Mona merekomendasikan Senam Lancang Kuning dilakukan sebanyak tiga hingga lima kali dalam seminggu. Frekuensi tersebut dapat disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing peserta agar aktivitas olahraga tetap nyaman dan tidak berlebihan.
Rekomendasi tersebut juga sejalan dengan anjuran aktivitas fisik bagi orang dewasa, yakni minimal 150 menit setiap minggu dengan intensitas sedang. Karena itu, senam dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan aktivitas fisik harian.
Senam Lancang Kuning dapat diikuti berbagai kelompok usia, mulai dari remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia. Namun, intensitas dan gerakan perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Bagi lansia atau masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, Mona menyarankan untuk memilih gerakan low impact. Peserta juga dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai aktivitas olahraga apabila memiliki keterbatasan fisik.
Manfaat olahraga bersama ini turut diperkenalkan melalui kegiatan Holywings Peduli yang berlangsung di Livehouse Pekanbaru, Minggu, 1 November 2026. Kegiatan tersebut diikuti warga Kelurahan Bandarraya sebagai bagian dari upaya mendorong pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan aktivitas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bagi kami, kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga bagaimana kami bisa hadir melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung. Melalui Senam Lancang Kuning ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, sekaligus mendukung kebutuhan lingkungan agar warga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara Holywings Peduli dan masyarakat,” ujar Andrew Susanto.
Selain senam bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai permainan interaktif yang melibatkan warga. Aktivitas ini diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif mengikuti kegiatan positif di lingkungan tempat tinggal.
(ELG)
Instruktur Senam Lancang Kuning, Mona Siska, menjelaskan bahwa senam tersebut merupakan aktivitas olahraga yang mengangkat identitas budaya Melayu, khususnya masyarakat Riau. Gerakannya dirancang agar mudah diikuti berbagai kalangan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui aktivitas fisik.
"Senam Lancang Kuning merupakan aktivitas olahraga yang menggabungkan gerakan senam dengan iringan musik bernuansa budaya Melayu, khususnya identitas budaya Riau," kata Mona.
Menurut Mona, hampir seluruh bagian tubuh terlibat dalam gerakan Senam Lancang Kuning. Area yang dilatih meliputi leher, bahu, lengan, tangan, pinggang, perut, pinggul, paha, betis, hingga kaki.
Kombinasi gerakan tersebut membantu melatih kelenturan, koordinasi, keseimbangan, serta daya tahan tubuh. Karena melibatkan berbagai kelompok otot, senam ini dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran sehari-hari.
Salah satu manfaat rutin melakukan Senam Lancang Kuning adalah meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru. Aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga cukup tinggi dapat membantu melatih daya tahan tubuh dan mendukung kesehatan sistem kardiovaskular.
Senam ini juga dapat membantu menjaga berat badan. Gerakan yang dilakukan secara berkelanjutan membuat tubuh membakar kalori sehingga dapat mendukung pengelolaan berat badan, terutama jika diimbangi dengan pola makan sehat.
Manfaat lainnya adalah menjaga kekuatan dan kelenturan otot. Gerakan yang melibatkan anggota tubuh bagian atas dan bawah membantu mempertahankan fungsi otot sekaligus mendukung mobilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, Senam Lancang Kuning dapat melatih koordinasi dan keseimbangan tubuh. Perpaduan gerakan tangan dan kaki membuat peserta perlu mengatur pergerakan tubuh secara bersamaan. Kemampuan tersebut penting untuk menjaga stabilitas tubuh, terutama ketika memasuki usia lanjut.
Aktivitas senam yang melibatkan gerakan menahan beban tubuh juga dapat mendukung kesehatan tulang. Jika dilakukan secara konsisten dan dikombinasikan dengan latihan fisik lainnya, aktivitas ini dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kekuatan tulang.
Tidak hanya memberikan manfaat fisik, Senam Lancang Kuning juga dapat membantu menjaga kesehatan mental. Iringan musik Melayu dan suasana olahraga bersama membuat aktivitas ini terasa lebih menyenangkan sehingga berpotensi mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.
Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Mona menyarankan durasi latihan sekitar 20 hingga 30 menit dalam satu sesi. Waktu tersebut sudah mencakup pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan.
Terkait pembakaran kalori, jumlahnya berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi berat badan, intensitas gerakan, serta durasi latihan. Sebagai gambaran, seseorang dengan berat badan sekitar 60 kilogram dapat membakar kurang lebih 120 hingga 200 kalori dalam 30 menit senam dengan intensitas sedang hingga cukup tinggi.
Mona merekomendasikan Senam Lancang Kuning dilakukan sebanyak tiga hingga lima kali dalam seminggu. Frekuensi tersebut dapat disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing peserta agar aktivitas olahraga tetap nyaman dan tidak berlebihan.
Rekomendasi tersebut juga sejalan dengan anjuran aktivitas fisik bagi orang dewasa, yakni minimal 150 menit setiap minggu dengan intensitas sedang. Karena itu, senam dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan aktivitas fisik harian.
Senam Lancang Kuning dapat diikuti berbagai kelompok usia, mulai dari remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia. Namun, intensitas dan gerakan perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Bagi lansia atau masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, Mona menyarankan untuk memilih gerakan low impact. Peserta juga dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai aktivitas olahraga apabila memiliki keterbatasan fisik.
Manfaat olahraga bersama ini turut diperkenalkan melalui kegiatan Holywings Peduli yang berlangsung di Livehouse Pekanbaru, Minggu, 1 November 2026. Kegiatan tersebut diikuti warga Kelurahan Bandarraya sebagai bagian dari upaya mendorong pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan aktivitas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bagi kami, kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga bagaimana kami bisa hadir melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung. Melalui Senam Lancang Kuning ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, sekaligus mendukung kebutuhan lingkungan agar warga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara Holywings Peduli dan masyarakat,” ujar Andrew Susanto.
Selain senam bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai permainan interaktif yang melibatkan warga. Aktivitas ini diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif mengikuti kegiatan positif di lingkungan tempat tinggal.
(ELG)