FITNESS & HEALTH
Keringat Berlebih di Wajah dan Kepala, Ini 6 Cara Menguranginya
Mia Vale
Selasa 13 September 2022 / 10:05
Jakarta: Tubuh menggunakan keringat sebagai bentuk pengontrolan suhu untuk mendinginkan diri, tetapi keringat berlebih dari biasanya secara medis disebut hiperhidrosis. Ini dapat memengaruhi seluruh tubuh atau hanya area tertentu.
Meskipun berkeringat adalah hal yang normal jika kepanasan atau berolahraga, keringat berlebih dapat terjadi tanpa alasan yang jelas dan mungkin merupakan akibat dari kondisi lain yang mungkin dimiliki atau sebagai efek samping dari obat yang diminum.
Dalam sebuah wawancara dengan Hindustan Times Lifestyle, Dr Kaustav Guha R&D Head di SkinKraft Labs, menjelaskan, “Banyak yang khawatir tentang wajah dan kepala yang berkeringat berlebihan. Meskipun berkeringat biasanya merupakan pengalaman yang tidak terlalu baik, sangat penting untuk mengatur suhu tubuh normal. Namun, jika berkeringat berlebihan, hiperhidrosis mungkin menjadi alasan yang mendasarinya."
.jpg)
(Keringat berlebih tentu membuat tidak nyamanm untuk itu, penting untuk mengobatinya. Dr Hitasha Patil mengatakan cara yang dapat digunakan untuk mengurangi hiperhidrosis wajah salah satunya yaitu antiperspiran yang dijual bebas yang mengandung aluminium klorida. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
Setiap akibat pasti ada sebabnya. begitu juga keringat berlebih di kepala. Dr Kaustav Guha mengungkapkan, “Selain hiperhidrosis, genetika, sejumlah besar kelenjar keringat, kondisi cuaca, emosi ekstrem, obat-obatan tertentu, dan kondisi medis juga dapat menyebabkan keringat berlebih di wajah dan kepala.”
Sementara itu, Dr Hitasha Patil, Konsultan Dermatologis di Kaya di Pune's Koregaon Park menambahkan, “Tempat umum untuk hiperhidrosis adalah telapak tangan, telapak kaki, ketiak, dan wajah. Hiperhidrosis wajah disebabkan karena stimulasi berlebih dari kelenjar ekrin."
"Ini dalam banyak kasus tidak memiliki penyebab spesifik, sementara itu bisa turun temurun. Ini juga dapat disebabkan karena kecemasan, penyalahgunaan zat, menopause, hipertiroidisme atau obat-obatan seperti insulin, atau pilocarpine," tambah Dr Patil.
Keringat berlebih tentu membuat tidak nyamanm untuk itu, penting untuk mengobatinya. Dr Hitasha Patil membuat daftar cara yang dapat digunakan untuk mengurangi hiperhidrosis wajah:
1. Antiperspiran yang dijual bebas yang mengandung aluminium klorida
2. Botox untuk mengurangi rangsangan berlebih yang disebabkan oleh saraf ke kelenjar keringat. Ini bisa bertahan hingga delapan bulan atau lebih
3. Antikolinergik adalah obat oral yang dapat membantu hiperhidrosis wajah
4. Obat-obatan untuk kondisi seperti depresi atau kecemasan jika ini adalah faktor penyebab keringat berlebih
5. Tindakan pencegahan umum seperti menggunakan bedak untuk merendam keringat berlebih juga bisa berguna
6. Pembedahan adalah pilihan terakhir di mana saraf dipotong untuk menghentikan produksi keringat yang berlebihan
Selain cara-cara di atas, kamu juga bisa lakukan tips sederhana namun efektif untuk mengatasi masalah keringat berlebih. Pastikan untuk mandi secara teratur, kenakan pakaian yang nyaman, sebaiknya yang berbahan katun yang membuat kulit bernapas. Selain itu batasi asupan kafein, hindari makanan pedas. Selalu sediakan handuk yang lembut dan kering untuk menyeka keringat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Meskipun berkeringat adalah hal yang normal jika kepanasan atau berolahraga, keringat berlebih dapat terjadi tanpa alasan yang jelas dan mungkin merupakan akibat dari kondisi lain yang mungkin dimiliki atau sebagai efek samping dari obat yang diminum.
Dalam sebuah wawancara dengan Hindustan Times Lifestyle, Dr Kaustav Guha R&D Head di SkinKraft Labs, menjelaskan, “Banyak yang khawatir tentang wajah dan kepala yang berkeringat berlebihan. Meskipun berkeringat biasanya merupakan pengalaman yang tidak terlalu baik, sangat penting untuk mengatur suhu tubuh normal. Namun, jika berkeringat berlebihan, hiperhidrosis mungkin menjadi alasan yang mendasarinya."
.jpg)
(Keringat berlebih tentu membuat tidak nyamanm untuk itu, penting untuk mengobatinya. Dr Hitasha Patil mengatakan cara yang dapat digunakan untuk mengurangi hiperhidrosis wajah salah satunya yaitu antiperspiran yang dijual bebas yang mengandung aluminium klorida. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
Penyebab keringat berlebih
Setiap akibat pasti ada sebabnya. begitu juga keringat berlebih di kepala. Dr Kaustav Guha mengungkapkan, “Selain hiperhidrosis, genetika, sejumlah besar kelenjar keringat, kondisi cuaca, emosi ekstrem, obat-obatan tertentu, dan kondisi medis juga dapat menyebabkan keringat berlebih di wajah dan kepala.”
Sementara itu, Dr Hitasha Patil, Konsultan Dermatologis di Kaya di Pune's Koregaon Park menambahkan, “Tempat umum untuk hiperhidrosis adalah telapak tangan, telapak kaki, ketiak, dan wajah. Hiperhidrosis wajah disebabkan karena stimulasi berlebih dari kelenjar ekrin."
"Ini dalam banyak kasus tidak memiliki penyebab spesifik, sementara itu bisa turun temurun. Ini juga dapat disebabkan karena kecemasan, penyalahgunaan zat, menopause, hipertiroidisme atau obat-obatan seperti insulin, atau pilocarpine," tambah Dr Patil.
Kurangi keringat berlebih
Keringat berlebih tentu membuat tidak nyamanm untuk itu, penting untuk mengobatinya. Dr Hitasha Patil membuat daftar cara yang dapat digunakan untuk mengurangi hiperhidrosis wajah:
1. Antiperspiran yang dijual bebas yang mengandung aluminium klorida
2. Botox untuk mengurangi rangsangan berlebih yang disebabkan oleh saraf ke kelenjar keringat. Ini bisa bertahan hingga delapan bulan atau lebih
3. Antikolinergik adalah obat oral yang dapat membantu hiperhidrosis wajah
4. Obat-obatan untuk kondisi seperti depresi atau kecemasan jika ini adalah faktor penyebab keringat berlebih
5. Tindakan pencegahan umum seperti menggunakan bedak untuk merendam keringat berlebih juga bisa berguna
6. Pembedahan adalah pilihan terakhir di mana saraf dipotong untuk menghentikan produksi keringat yang berlebihan
Selain cara-cara di atas, kamu juga bisa lakukan tips sederhana namun efektif untuk mengatasi masalah keringat berlebih. Pastikan untuk mandi secara teratur, kenakan pakaian yang nyaman, sebaiknya yang berbahan katun yang membuat kulit bernapas. Selain itu batasi asupan kafein, hindari makanan pedas. Selalu sediakan handuk yang lembut dan kering untuk menyeka keringat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)