FITNESS & HEALTH

Kemenkes: Bantuan Fomepizole untuk Indonesia Bukan Komersialisasi

Medcom
Sabtu 05 November 2022 / 09:58
Jakarta: Pekan ini bantuan Fomepizole dari beberapa negara tiba di Indonesia untuk menangani kasus Gagal Ginjal akut pada anak. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui juru bicara dr. Mohammad Syahril mengatakan kalau Fomepizole merupakan murni bantuan.

Fomepizole merupakan obat penawar bagi pasien yang terkena gagal ginjal akut pada anak. Obat penawar ini datang dari berbagai negara, seperti Singapura, Australia, dan Jepang. Obat penawar ini juga sudah didistribusikan sebanyak 146 vial ke 17 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia.  

Kinerja obat penawar ini juga tergolong efektif. Beberapa kasus anak-anak yang mengalami gangguan ginjal membaik, seiring penggunaan Fomepizole.

"Kami sampaikan kembali bahwa penggunaan fomepizole untuk para pasien bersifat hibah atau gratis dan tidak ada komersialisasi. Kemenkes juga tidak berencana untuk menambahkan pasokan obat antidotum karena masih memiliki stok," ujar dr. Syahril.

Kabar baik itu diiringi dengan laporan Kemenkes per 4 November 2022, di mana kasus gagal ginjal ini sangat dinamis. Dan ada pengurangan dua pasien.

"Pengurangan dua orang kemarin karena dikeluarkan (exclude) dari catatan karena ternyata tidak ditemukan penyebab-penyebab dugaan kita," kata dr. Syahril.

Aulia Putriningtias
 
(FIR)

MOST SEARCH