FITNESS & HEALTH
Virus Influenza A Mulai Mengintai, Jakarta Didesak Tak Boleh Lengah
Yatin Suleha
Rabu 07 Oktober 2026 / 17:07
- Kasus virus Influenza A dilaporkan mulai merangkak naik di sejumlah wilayah.
- DPRD mendesak Pemprov DKI Jakarta dan Dinkes segera melakukan langkah antisipasi.
- Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana mendesak Dinkes untuk rutin menggelar penapisan (screening).
Jakarta: Kasus virus Influenza A dilaporkan mulai merangkak naik di sejumlah wilayah. Menyikapi situasi ini, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan buat tak tinggal diam dan segera mengambil langkah antisipasi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya sempat mengungkapkan kalau kasus Influenza A di Jakarta mengalami kenaikan hingga 15 persen.
Mumpung situasinya belum makin gawat, Justin mendesak Dinas Kesehatan untuk rutin menggelar penapisan (screening) dan pemeriksaan kesehatan berkala demi menjaga keamanan warga Jakarta.
"Pemerintah DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan tidak boleh lengah. Kita harus mencegah wabah sebelum hal itu mengancam kesejahteraan warga," ujarnya, Rabu (10/7) dilansir dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Selain screening ketat, Justin juga mengingatkan pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan di ibu kota. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) diminta siap siaga apabila terjadi lonjakan pasien.
Pasokan obat-obatan antiviral serta Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis di garis depan juga harus dipastikan aman dan berlimpah biar pelayanan enggak terganggu.
Enggak cuma mengandalkan fasilitas kesehatan, warga Jakarta juga diimbau untuk pasang badan menjaga benteng imunitas masing-masing.
Caranya simpel tapi krusial: rutin makan makanan bergizi, tidur yang cukup, dan sempatkan olahraga teratur biar daya tahan tubuh dapat bertahan dari paparan virus.
Dengan imunitas warga yang kuat dan langkah pencegahan pemerintah yang sigap, penularan Influenza A di Jakarta diharapkan dapat terus terkendali dan enggak makin merepotkan.
(TIN)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya sempat mengungkapkan kalau kasus Influenza A di Jakarta mengalami kenaikan hingga 15 persen.
Mumpung situasinya belum makin gawat, Justin mendesak Dinas Kesehatan untuk rutin menggelar penapisan (screening) dan pemeriksaan kesehatan berkala demi menjaga keamanan warga Jakarta.
(Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa influenza tipe A tidak berbahaya bagi orang dewasa sehat dan dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi bisa menjadi serius bagi kelompok rentan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
"Pemerintah DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan tidak boleh lengah. Kita harus mencegah wabah sebelum hal itu mengancam kesejahteraan warga," ujarnya, Rabu (10/7) dilansir dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Selain screening ketat, Justin juga mengingatkan pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan di ibu kota. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) diminta siap siaga apabila terjadi lonjakan pasien.
Pasokan obat-obatan antiviral serta Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis di garis depan juga harus dipastikan aman dan berlimpah biar pelayanan enggak terganggu.
Enggak cuma mengandalkan fasilitas kesehatan, warga Jakarta juga diimbau untuk pasang badan menjaga benteng imunitas masing-masing.
Caranya simpel tapi krusial: rutin makan makanan bergizi, tidur yang cukup, dan sempatkan olahraga teratur biar daya tahan tubuh dapat bertahan dari paparan virus.
Dengan imunitas warga yang kuat dan langkah pencegahan pemerintah yang sigap, penularan Influenza A di Jakarta diharapkan dapat terus terkendali dan enggak makin merepotkan.
(TIN)