FITNESS & HEALTH
Kasus Influenza A di Jakarta Dipastikan Masih Terkendali
Yatin Suleha
Rabu 30 September 2026 / 10:17
- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan kalau penyebaran virus influenza A di Jakarta sejauh ini masih terkendali dan aman banget buat warga.
- Meskipun ada kenaikan kasus, namun dinilai masih berada di tingkat yang rendah.
- Pramono menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memantau perkembangan kasus tersebut.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan kalau penyebaran virus influenza A di Jakarta sejauh ini masih terkendali dan aman banget buat warga. Meskipun ada kenaikan kasus, namun dinilai masih berada di tingkat yang rendah.
Pramono menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memantau perkembangan kasus tersebut.
"Memang ada kenaikan, tetapi sebenarnya kenaikannya kecil sekali," ujar Pramono, di Kelapa Gading, Jakarta Pusat, Selasa (29/9) seperti dilansir dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, kenaikan sebesar 15 persen belum bisa dikategorikan sebagai wabah. Suatu penyakit dapat dikategorikan sebagai wabah jika lonjakannya mencapai lebih dari 150 persen.
"Jadi kenaikan itu baru menjadi outbreak ataupun dianggap sebagai wabah atau bencana, kalau di atas 150 persen. Ini kenaikannya masih sangat mild, yaitu 15 persen," katanya.
Meski demikian, Pramono mengimbau seluruh masyarakat Jakarta yang terindikasi mengalami influenza A agar segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.
Ia memastikan seluruh faskes di Jakarta siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin berobat.
"Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat yang merasa terindikasi terkena flu, apakah itu flu A dan sebagainya atau ISPA, segera ke rumah sakit," jelasnya.
(TIN)
Pramono menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memantau perkembangan kasus tersebut.
"Memang ada kenaikan, tetapi sebenarnya kenaikannya kecil sekali," ujar Pramono, di Kelapa Gading, Jakarta Pusat, Selasa (29/9) seperti dilansir dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, kenaikan sebesar 15 persen belum bisa dikategorikan sebagai wabah. Suatu penyakit dapat dikategorikan sebagai wabah jika lonjakannya mencapai lebih dari 150 persen.
(Kasus Influenza A Jakarta terkendali karena kenaikannya kecil, warga bergejala diimbau segera periksa ke faskes. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
"Jadi kenaikan itu baru menjadi outbreak ataupun dianggap sebagai wabah atau bencana, kalau di atas 150 persen. Ini kenaikannya masih sangat mild, yaitu 15 persen," katanya.
Meski demikian, Pramono mengimbau seluruh masyarakat Jakarta yang terindikasi mengalami influenza A agar segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.
Ia memastikan seluruh faskes di Jakarta siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin berobat.
"Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat yang merasa terindikasi terkena flu, apakah itu flu A dan sebagainya atau ISPA, segera ke rumah sakit," jelasnya.
(TIN)