FITNESS & HEALTH

3 Makanan Ini Bikin Ginjal Kamu 'Menjerit'

Mia Vale
Senin 11 Mei 2026 / 16:05
Ringkasnya gini..
  • Ginjal itu ibarat pahlawan tanpa tanda jasa di tubuh kita yang kerja rodi setiap hari.
  • Tugasnya penting banget, mulai dari buang kotoran, jaga keseimbangan cairan, sampai memastikan fungsi tubuh tetap stabil.
  • Yuk, intip daftar makanan yang perlu kamu batasi.
Jakarta: Ginjal itu ibarat pahlawan tanpa tanda jasa di tubuh kita yang kerja rodi setiap hari. Tugasnya penting banget, mulai dari buang kotoran, jaga keseimbangan cairan, sampai memastikan fungsi tubuh tetap stabil. 

Tapi kalau ginjal sudah mulai stres, tubuh kita bakal kesulitan menyaring racun dan mineral. Makanya, penting banget buat tahu makanan apa saja yang bikin ginjal "menjerit" supaya kamu bisa jaga pola makan lebih baik. 

Yuk, intip daftar makanan yang perlu kamu batasi menurut Halodoc dan Verywell Health!
 

1. Granola 


Granola, terutama yang mengandung banyak kacang-kacangan dan biji-bijian, kaya akan kalium dan fosfor. Ginjal yang sehat dapat menyaring kelebihan ini, tetapi ginjal yang bermasalah tidak mampu membuangnya, menyebabkan penumpukan yang merusak fungsi ginjal.

Mengonsumsi granola secara berlebihan dapat berisiko merusak ginjal, terutama jika kamu sudah memiliki penyakit ginjal sebelumnya. 
 

2. Kentang dan ubi



(Bagi orang sehat, kentang umumnya tidak merusak ginjal. Namun, kentang bisa menjadi berbahaya bagi mereka yang sudah memiliki gangguan atau penyakit ginjal kronis. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Keduanya tergolong jenis sayuran yang kaya akan kalium yang dapat mengganggu fungsi ginjal, menurut laman Halodoc. Untungnya, beberapa makanan berkalium tinggi, termasuk kentang dan ubi, dapat dikurangi kandungan kaliumnya dengan cara direndam atau dicuci. 

Memotong kentang menjadi potongan-potongan yang lebih kecil atau tipis dan merebusnya selama setidaknya 10 menit juga dapat mengurangi kandungan potasium hingga sekitar 50 persen. 

Kentang yang direndam dalam air selama setidaknya 4 jam sebelum dimasak terbukti memiliki kandungan kalium yang lebih rendah daripada yang tidak direndam sebelum dimasak. Metode ini dikenal sebagai “pencucian kalium” atau metode “double cook”.



 

3. Soda dan minuman manis


Kombinasi pemanis buatan dan kandungan fosfat yang tinggi dalam minuman ini mempercepat penurunan fungsi ginjal.

Dalam pemaparan Halodoc soal kebanyakan minuman manis disebutkan bahwa, seseorang yang gemar meminum sesuatu yang manis dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, lalu obesitas, sehingga dapat meningkatkan risiko mengidap diabetes. Hal-hal tersebutlah yang dapat membuat seseorang mengidap gagal ginjal. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH