Darurat Move On! Udah Lama Putus tapi Bayangannya Masih Sering Numpang Lewat
- Ikatan emosional dengan mantan ternyata bisa bertahan bertahun-tahun setelah hubungan berakhir.
- Sekitar empat tahun setelah putus, kebanyakan orang baru berada di sekitar setengah perjalanan untuk benar-benar melepaskan.
- Masih kepikiran mantan, bahkan setelah punya pasangan baru, nggak otomatis berarti ingin balikan atau gagal move on.
Jakarta: Kadang bayangan mantan masih suka mampir di kepala, padahal putusnya udah lama banget. Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru ngecap diri sendiri gagal move on.
Berdasarkan riset psikologi sosial yang dibahas oleh Dr. Theresa E. DiDonato di Psychology Today, ikatan psikologis dengan mantan kekasih ternyata punya "masa kedaluwarsa" yang lebih panjang dari yang kita duga.
Temuannya cukup mengejutkan: setelah empat tahun berpisah, rata-rata orang baru menyelesaikan sekitar separuh perjalanan untuk benar-benar melepaskan keterikatan tersebut.

(Kebiasaan mengecek media sosial membuat otak terus teringat dan memperlambat proses melupakan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Kenapa susah lepas dari mantan?
Putus hubungan tidak hanya berarti berhenti berkomunikasi atau bertatap muka. Ada aspek lain yang ikut terputus, yakni ikatan mental dengan seseorang.
Dalam hubungan asmara, pasangan sering kali menjadi figur tempat kita bersandar untuk mencari rasa aman dan dukungan emosional.
Saat menghadapi masalah atau rasa cemas, otak kita sudah terlatih untuk menjadikan mereka tempat mengadu.
Pola tersebut terbentuk secara alami karena diulang selama masa pacaran. Itulah sebabnya, begitu hubungan usai, otak tidak bisa langsung menghilangkan kebiasaan itu begitu saja.
Tidak heran jika seseorang masih bisa tiba-tiba teringat mantannya saat sedang di bawah tekanan, sekalipun mereka sudah berpisah sejak lama.
Ikatan dengan mantan bisa bertahan bertahun-tahun
Riset terbaru dari Chong & Fraley (2026) yang melibatkan ratusan responden menemukan fakta menarik: ikatan mental sama mantan ternyata butuh waktu lama buat pudar.
Meski intensitasnya menurun seiring waktu, prosesnya nggak instan. Sekitar empat tahun pasca-putus, kebanyakan orang baru ada di separuh jalan untuk benar-benar melepaskan keterikatan tersebut.
Bahkan bisa makan waktu lebih dari satu dekade sampai akhirnya benar-benar pletot dan menganggap mantan selayaknya orang biasa.
Jadi, kalau setelah sekian lama kamu masih sesekali kepikiran, it's totally normal, kok!
Setiap orang punya kecepatan move on yang berbeda
Tentu saja, hasil riset ini nggak bisa dipukul rata buat semua orang. Pola move on tiap individu dipengaruhi tipe attachment-nya: tipe avoidant biasanya lebih cepet let go, sementara yang gampang cemas (anxious) bakal butuh waktu lebih lama.
Uniknya, faktor gender gak ngaruh sama sekali, ya—baik cowok maupun cewek bisa sama-sama butuh waktu lama buat benar-benar lepas.
Jadi, gak usah stres atau minder kalau proses move on kamu beda dari teman atau mantanmu. Setiap orang punya ritmenya masing-masing, ada yang kilat, ada juga yang butuh bertahun-tahun.
Desi Indasari
(TIN)