FITNESS & HEALTH

Manfaat Senam Ergonomik untuk Kesehatan Lansia, Bisa Bantu Kurangi Nyeri Sendi

Elang Riki Yanuar
Senin 18 Mei 2026 / 07:15
Ringkasnya gini..
  • Senam ergonomik dinilai efektif membantu menjaga kesehatan sendi, sirkulasi darah, dan kebugaran tubuh lansia.
  • Rutin senam ergonomik disebut mampu kurangi stres, memperbaiki tidur, dan meningkatkan hormon kebahagiaan.
  • Holywings Peduli ajak ratusan lansia hidup sehat lewat senam ergonomik dan edukasi pola hidup sehat.
Jakarta: Senam ergonomik semakin dikenal sebagai salah satu aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, khususnya bagi masyarakat lanjut usia. Gerakan yang ringan dan terstruktur membuat jenis senam ini dinilai aman dilakukan secara rutin untuk membantu menjaga kebugaran sekaligus mengurangi risiko berbagai keluhan kesehatan.

Belakangan, senam ergonomik juga mulai banyak diterapkan dalam berbagai kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat. Salah satunya terlihat dalam kegiatan yang digelar Holywings Peduli di Helens Night Mart Ampera, Jakarta Selatan, pada Minggu, 17 Mei 2026. Acara tersebut diikuti lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan, terutama lansia dari wilayah Ragunan.

Instruktur senam, Roida, menjelaskan bahwa senam ergonomik memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh apabila dilakukan secara rutin. Gerakan yang sederhana dinilai mampu membantu tubuh tetap aktif tanpa memberikan tekanan berlebihan pada sendi maupun otot.

“Senam ergonomik ini dirancang agar aman dan mudah diikuti oleh semua usia, khususnya lansia. Jika dilakukan secara rutin, minimal 2–3 kali dalam seminggu, dapat membantu mengurangi keluhan nyeri sendi serta menjaga kestabilan kadar asam urat,” jelasnya.

Selain membantu mengurangi nyeri sendi, senam ergonomik juga dipercaya dapat meningkatkan kelenturan tubuh dan melancarkan sirkulasi darah. Kondisi tersebut penting untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi orang lanjut usia yang rentan mengalami gangguan peredaran darah dan kekakuan otot.

Roida menambahkan bahwa senam ergonomik tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Aktivitas gerak yang dilakukan secara teratur membantu tubuh memproduksi hormon endorfin dan serotonin yang berkaitan dengan rasa nyaman dan bahagia.

“Benar sekali. Saat seseorang aktif bergerak atau berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon seperti endorfin dan serotonin yang sering disebut sebagai hormon kebahagiaan. Hormon ini membantu memperbaiki suasana hati, mengurangi stres, dan membuat pikiran terasa lebih tenang,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan dalam senam ergonomik yang ritmis dan ringan membuat tubuh lebih rileks setelah berolahraga. Banyak peserta merasa lebih segar dan berenergi setelah mengikuti sesi latihan secara rutin.

“Dalam senam ergonomik, gerakan yang ringan dan ritmis juga membantu tubuh menjadi lebih rileks sehingga peserta merasa lebih segar, nyaman, dan bersemangat setelah berlatih,” lanjut Roida.

Tidak hanya itu, senam ergonomik juga disebut mampu membantu memperbaiki pola pernapasan serta kualitas tidur. Ketika tubuh lebih aktif bergerak, metabolisme menjadi lebih baik sehingga tubuh terasa lebih bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Senam ergonomik memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, antara lain membantu melancarkan peredaran darah, meningkatkan kelenturan otot dan sendi, memperbaiki postur tubuh, menjaga kebugaran, meningkatkan kualitas tidur, serta membantu menjaga stamina,” katanya.

Kegiatan senam seperti ini juga menjadi sarana positif untuk meningkatkan interaksi sosial, terutama bagi para lansia. Dengan berkumpul dan berolahraga bersama, peserta dapat saling berbagi pengalaman sekaligus menjaga kesehatan mental agar tidak merasa kesepian.

Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan bahwa edukasi mengenai pola hidup sehat menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas sederhana yang bisa dilakukan secara rutin.

“Melalui program Holywings Peduli, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat yang langsung dirasakan. Senam ergonomik ini menjadi salah satu upaya kami dalam mendukung gaya hidup sehat, khususnya bagi para lansia,” ujar Andrew Susanto.

Selain olahraga, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga pola makan sehat, mengontrol berat badan, dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit degeneratif seperti asam urat, hipertensi, dan gangguan sendi.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH