FITNESS & HEALTH

Benarkah Gula Merah dan Gula Batu Lebih Sehat dari Gula Pasir?

Raka Lestari
Senin 24 Agustus 2020 / 16:44

Jakarta: Seperti yang kita ketahui, mengonsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Salah satunya adalah diabetes.

Bahkan, World Health Organization (WHO) pun memberikan panduan kepada orang dewasa dan anak-anak untuk mengurangi asupan gula harian mereka menjadi kurang dari 10 persen dari total kebutuhan energi harian. 

Selain itu, WHO juga menyebutkan bahwa asupan gula di bawah 5 persen atau sekitar 25 gram (6 sendok teh) per hari dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.

“Kita masih amat permisif untuk masalah ini. Padahal, menurut anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saja, asupan gula per hari maksimal adalah empat sendok makan. Terlalu banyak gula dapat berakibat kegemukan dan diabetes mellitus. Diabetes dapat mengganggu jantung dan ginjal,” jelas ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen.

embed

(Secara umum, kandungan kalori pada gula merah, gula batu, dan berbagai jenis gula lainnya pada dasarnya tidak jauh berbeda. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Menurutnya, belum lagi adanya hidden sugar atau gula tersembunyi. Nah, dr. Yen menyebutkan contoh-contoh gula tersembunyi, diantaranya:

- Diberi nama lain (biasanya berakhiran dengan –ol: manitol, sorbitol, xylitol, dsb)

- Diimbuhi madu (madu juga merupakan gula fruktosa), gula aren, gula merah, dan sebagainya

- Istilah sirup jagung atau high fructose corn syrup yang sebenarnya produk olahan pabrik

Beberapa orang menganggap bahwa gula merah dan gula batu merupakan pilihan pemanis tambahan yang lebih sehat.

Moch Aldis Ruslialdi SKM CNWC, Certified Nutrition and Wellness Consultant Nutrifood menuturkan sebenarnya itu adalah mitos. Gula yang berlebihan secara ilmiah memang dikaitkan dengan gula darah yang tinggi seperti berbagai penyakit metabolik sindrom.

embed

(Aldis menuturkan minuman manis seperti boba, kopi, soda, itu saja sudah bisa menghabiskan jatah asupan gula per hari. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

"Secara umum, kandungan kalori pada gula merah, gula batu, dan berbagai jenis gula lainnya pada dasarnya tidak jauh berbeda. Jadi sebenarnya sama saja. Bahkan, gula batu memiliki kandungan kalori yang lebih tinggi dibandingkan gula pasir,” ujar Aldis. 

“Minuman manis seperti boba, kopi, soda, itu saja sudah bisa menghabiskan jatah asupan gula per hari. Belum ditambah dari makanan lainnya. Nah, untuk menyiasatinya bisa dengan menambah olahraga pada hari itu. Atau jika sudah minum manis, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan manis lainnya,” tutup Aldis. 



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH