FITNESS & HEALTH

Minyak Ikan: Kunci Sehat yang Gak Pake Ribet

Mia Vale
Minggu 21 Juni 2026 / 12:00
Ringkasnya gini..
  • Pernah kepikiran buat rutin minum minyak ikan?
  • Suplemen yang satu ini memang worth it banget karena kandungan Omega-3 di dalamnya.
  • Enggak susah kok buat dapetin asupannya, kamu bisa rutin makan ikan kayak salmon, tuna, kembung, atau tongkol.
Jakarta: Pernah kepikiran buat rutin minum minyak ikan? Suplemen yang satu ini memang worth it banget karena kandungan Omega-3 di dalamnya. 

Enggak susah kok buat dapetin asupannya, kamu bisa rutin makan ikan kayak salmon, tuna, kembung, atau tongkol.

Fungsi utama Omega-3 (EPA dan DHA) di minyak ikan bukan cuma buat kesehatan secara umum, tapi juga bisa bantu naikin nafsu makan, lho! 
 
Nah, buat kamu yang penasaran apa saja sih manfaat lengkapnya menurut Alodokter, simak penjelasannya ya!
 

Mencegah penyumbatan pembuluh darah


Minyak ikan bisa mencegah penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis). Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minyak ikan dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan mencegah peradangan sehingga mengurangi risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah.
 

Memelihara kesehatan jantung


Perlu diketahui, risiko terkena penyakit jantung akan meningkat seiring dengan tingginya kadar trigliserida di dalam tubuh. 

Dan ternyata, penelitian menyebutkan, orang yang rutin mengonsumsi minyak ikan 2 kali dalam seminggu berisiko lebih rendah untuk terkena serangan jantung, serta memiliki tekanan darah yang lebih terkontrol. 

Pasalnya, senyawa Omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan terbukti dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah. 

Dengah kata lain, minyak ikan bisa menjadi salah satu solusi untuk memelihara kesehatan jantung.
 

Menjaga kesehatan kulit



(Efek antiradang dari minyak ikan dapat meringankan nyeri pada penderita radang sendi atau rematik. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Selain kesehatan tubuh, mengonsumsi minyak ikan juga juga punya manfaat dalam menjaga kesehatan kulit. 

Kandungan Omega-3 pada minyak ikan memiliki efek antiradang sehingga bermanfaat untuk mencegah dan mengurangi jerawat. 

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi Omega-3 juga dapat menjaga kelembapan dan mencegah iritasi kulit.
 

Meringankan gejala radang sendi


Beberapa penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung Omega-3 dapat meringankan rasa sakit pada penderita osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. 

Radang sendi sendiri merupakan penyakit degenaratif yang dapat disebabkan oleh kerusakan tulang rawan (osteoarthritis). 

Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, kaku, dan bengkak di persendian. Dan pada penderita rheumatoid arthritis, asam lemak Omega-3 dapat mengurangi pemakaian obat antiradang.
 

Mengoptimalkan kesehatan ibu hamil


Tak hanya untuk kesehatan tubuh dan kulit, kandungan DHA dan EPA pada minyak ikan dapat mengurangi risiko preeklamsia, persalinan prematur, dan meningkatkan berat badan lahir bayi, pada bumil. 

Selain itu, mengonsumsi Omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan selama kehamilan dan menyusui dapat mengurangi risiko alergi makanan pada bayi yang akan dilahirkan kelak. 

Hanya saja, bumil disarankan tidak mengonsumsi suplemen minyak ikan yang berasal dari hati ikan, seperti ikan kod. 

Pasalnya, minyak ikan kod mengandung retinol dalam kadar tinggi yang dapat membahayakan janin.

Asam lemak omega-3 berkontribusi pada perkembangan otak dan mata yang normal. Asam lemak ini melawan peradangan dan dapat membantu mencegah penyakit jantung dan penurunan fungsi otak.

Namun, mengonsumsi makanan utuh hampir selalu lebih baik daripada mengonsumsi suplemen, dan mengonsumsi dua porsi ikan berlemak per minggu dapat memberi kamu cukup Omega-3. 
 
Faktanya, ikan sama efektifnya dengan minyak ikan dalam mencegah banyak penyakit, bahkan mungkin lebih efektif. 

Meskipun demikian, suplemen minyak ikan merupakan alternatif yang baik jika kamu alergi atau tidak mengonsumsi ikan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH