FITNESS & HEALTH
Kampanye Kesehatan Payudara Dorong Perempuan Lebih Peduli Deteksi Dini
Elang Riki Yanuar
Senin 19 Oktober 2026 / 14:00
- Pink Pulse Run 2026 mengampanyekan pentingnya deteksi dini kanker payudara dan meningkatkan kesadaran perempuan tentang kesehatan payudara.
- Program Roadshow Pink Love menargetkan 10.000 perempuan di Indonesia untuk mendapatkan edukasi kesehatan payudara dan akses skrining kanker.
- Kolaborasi Pink Pulse Run 2026 turut mendukung pejuang dan penyintas kanker payudara melalui edukasi, skrining, dan kepedulian masyarakat.
Jakarta: HMI Medical Malaysia berkolaborasi dengan Yayasan Daya Dara Indonesia atau Lovepink Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan payudara dan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Kolaborasi ini diwujudkan melalui Pink Pulse Run 2026 yang digelar dalam rangkaian kegiatan Car Free Day Jakarta pada 18 Oktober 2026.
Kegiatan lari tersebut menjadi bagian dari kampanye edukasi kesehatan payudara sekaligus bentuk dukungan bagi para pejuang dan penyintas kanker payudara. Melalui pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, kedua pihak ingin mendorong lebih banyak perempuan untuk memahami kondisi kesehatannya dan melakukan pemeriksaan sejak dini.
Kolaborasi ini juga mendukung program Roadshow Pink Love yang diinisiasi Lovepink Indonesia. Program tersebut menargetkan 10.000 perempuan di Indonesia untuk mendapatkan edukasi kesehatan payudara dan akses terhadap kegiatan skrining guna meningkatkan peluang deteksi dini kanker payudara.
Sebagai bentuk dukungan nyata, sebagian hasil penjualan race pack Pink Pulse Run 2026 akan disalurkan kepada Lovepink Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) HMI Medical Malaysia dalam mendukung kesehatan perempuan di Indonesia.
Pentingnya kolaborasi ini tidak terlepas dari tantangan kanker payudara di Indonesia. Berdasarkan estimasi GLOBOCAN 2022 yang diterbitkan International Agency for Research on Cancer (IARC), terdapat 66.271 kasus baru kanker payudara dan 22.598 kematian akibat penyakit tersebut di Indonesia sepanjang 2022. Kanker payudara juga menjadi jenis kanker yang paling banyak didiagnosis pada perempuan di Indonesia.
Sementara itu, estimasi dan proyeksi GLOBOCAN yang lebih baru memperkirakan terdapat 95.214 kasus kanker payudara di Indonesia pada 2025. Angka tersebut merupakan proyeksi, bukan jumlah kasus aktual yang telah dikonfirmasi. Data ini memperkuat pentingnya edukasi kesehatan, pemeriksaan berkala, dan akses terhadap layanan medis yang sesuai.
Pemerintah Indonesia juga terus mendorong penguatan penanganan kanker payudara. Pada Februari 2026, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengumumkan Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara 2025-2034 dengan target menurunkan angka kematian akibat kanker payudara sebesar 2,5 persen setiap tahun.
Country CEO HMI Medical Malaysia, Mr Stanley Lam, mengatakan kolaborasi dengan Lovepink Indonesia merupakan bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat Indonesia yang telah mempercayai layanan rumah sakit mereka selama bertahun-tahun.
“Selama lebih dari 25 tahun, banyak pasien dari Indonesia telah mempercayakan perjalanan kesehatan mereka kepada rumah sakit kami di Melaka dan Johor Bahru. Kami sangat menghargai kepercayaan tersebut. Bagi kami, hubungan ini bukan hanya tentang memberikan layanan pengobatan, tetapi juga tentang memberikan kembali kepada masyarakat yang telah mempercayai kami, mendukung inisiatif kesehatan yang bermakna, dan membantu lebih banyak perempuan mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan mereka,” ujar Stanley Lam.
Dia menjelaskan, keterlibatan HMI Medical Malaysia dalam Pink Pulse Run 2026 menjadi upaya untuk memperluas kontribusi perusahaan di luar layanan pengobatan di rumah sakit. Melalui kolaborasi ini, pihaknya ingin mendukung peningkatan kesadaran masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap kegiatan skrining kanker payudara.
“Melalui Pink Pulse Run dan kolaborasi bersama Lovepink Indonesia, kami ingin memperluas kontribusi kami di luar layanan rumah sakit dengan mendukung peningkatan kesadaran serta akses terhadap kegiatan skrining. Kami percaya bahwa setiap perempuan berhak mendapatkan kesempatan untuk memahami kondisi kesehatannya, memperoleh konsultasi medis tepat waktu, dan menerima dukungan ketika membutuhkannya,” lanjutnya.
Selama lebih dari 25 tahun, HMI Medical Malaysia telah melayani pasien asal Indonesia melalui Mahkota Medical Centre di Melaka dan Regency Specialist Hospital di Johor Bahru. Pengalaman tersebut menjadi salah satu landasan perusahaan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat Indonesia melalui berbagai inisiatif kesehatan dan sosial.
Melalui kemitraan dengan Lovepink Indonesia, HMI Medical Malaysia berharap dapat mendukung keberlanjutan program pendampingan komunitas kanker payudara, memperluas jangkauan edukasi, serta membantu perempuan memperoleh informasi yang memadai sebelum mengambil keputusan terkait kesehatan mereka.
Pink Pulse Run 2026 juga menjadi momentum untuk mengapresiasi perjuangan para penyintas kanker payudara dan perempuan yang tengah menjalani pengobatan. Dukungan keluarga, pendamping pasien, tenaga kesehatan, relawan, serta organisasi masyarakat turut menjadi bagian penting dalam perjalanan menghadapi penyakit tersebut.
Mengusung semangat “Every Beat. Every Step. Every Hope.”, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap kesehatan payudara sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui kolaborasi HMI Medical Malaysia dan Lovepink Indonesia, edukasi dan deteksi dini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak perempuan sehingga mereka semakin terdorong untuk mengenali kondisi tubuh dan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila menemukan perubahan yang perlu diperiksa.
(ELG)
Kegiatan lari tersebut menjadi bagian dari kampanye edukasi kesehatan payudara sekaligus bentuk dukungan bagi para pejuang dan penyintas kanker payudara. Melalui pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, kedua pihak ingin mendorong lebih banyak perempuan untuk memahami kondisi kesehatannya dan melakukan pemeriksaan sejak dini.
Kolaborasi ini juga mendukung program Roadshow Pink Love yang diinisiasi Lovepink Indonesia. Program tersebut menargetkan 10.000 perempuan di Indonesia untuk mendapatkan edukasi kesehatan payudara dan akses terhadap kegiatan skrining guna meningkatkan peluang deteksi dini kanker payudara.
Sebagai bentuk dukungan nyata, sebagian hasil penjualan race pack Pink Pulse Run 2026 akan disalurkan kepada Lovepink Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) HMI Medical Malaysia dalam mendukung kesehatan perempuan di Indonesia.
Pentingnya kolaborasi ini tidak terlepas dari tantangan kanker payudara di Indonesia. Berdasarkan estimasi GLOBOCAN 2022 yang diterbitkan International Agency for Research on Cancer (IARC), terdapat 66.271 kasus baru kanker payudara dan 22.598 kematian akibat penyakit tersebut di Indonesia sepanjang 2022. Kanker payudara juga menjadi jenis kanker yang paling banyak didiagnosis pada perempuan di Indonesia.
Sementara itu, estimasi dan proyeksi GLOBOCAN yang lebih baru memperkirakan terdapat 95.214 kasus kanker payudara di Indonesia pada 2025. Angka tersebut merupakan proyeksi, bukan jumlah kasus aktual yang telah dikonfirmasi. Data ini memperkuat pentingnya edukasi kesehatan, pemeriksaan berkala, dan akses terhadap layanan medis yang sesuai.
Pemerintah Indonesia juga terus mendorong penguatan penanganan kanker payudara. Pada Februari 2026, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengumumkan Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara 2025-2034 dengan target menurunkan angka kematian akibat kanker payudara sebesar 2,5 persen setiap tahun.
Country CEO HMI Medical Malaysia, Mr Stanley Lam, mengatakan kolaborasi dengan Lovepink Indonesia merupakan bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat Indonesia yang telah mempercayai layanan rumah sakit mereka selama bertahun-tahun.
“Selama lebih dari 25 tahun, banyak pasien dari Indonesia telah mempercayakan perjalanan kesehatan mereka kepada rumah sakit kami di Melaka dan Johor Bahru. Kami sangat menghargai kepercayaan tersebut. Bagi kami, hubungan ini bukan hanya tentang memberikan layanan pengobatan, tetapi juga tentang memberikan kembali kepada masyarakat yang telah mempercayai kami, mendukung inisiatif kesehatan yang bermakna, dan membantu lebih banyak perempuan mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan mereka,” ujar Stanley Lam.
Dia menjelaskan, keterlibatan HMI Medical Malaysia dalam Pink Pulse Run 2026 menjadi upaya untuk memperluas kontribusi perusahaan di luar layanan pengobatan di rumah sakit. Melalui kolaborasi ini, pihaknya ingin mendukung peningkatan kesadaran masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap kegiatan skrining kanker payudara.
“Melalui Pink Pulse Run dan kolaborasi bersama Lovepink Indonesia, kami ingin memperluas kontribusi kami di luar layanan rumah sakit dengan mendukung peningkatan kesadaran serta akses terhadap kegiatan skrining. Kami percaya bahwa setiap perempuan berhak mendapatkan kesempatan untuk memahami kondisi kesehatannya, memperoleh konsultasi medis tepat waktu, dan menerima dukungan ketika membutuhkannya,” lanjutnya.
Selama lebih dari 25 tahun, HMI Medical Malaysia telah melayani pasien asal Indonesia melalui Mahkota Medical Centre di Melaka dan Regency Specialist Hospital di Johor Bahru. Pengalaman tersebut menjadi salah satu landasan perusahaan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat Indonesia melalui berbagai inisiatif kesehatan dan sosial.
Melalui kemitraan dengan Lovepink Indonesia, HMI Medical Malaysia berharap dapat mendukung keberlanjutan program pendampingan komunitas kanker payudara, memperluas jangkauan edukasi, serta membantu perempuan memperoleh informasi yang memadai sebelum mengambil keputusan terkait kesehatan mereka.
Pink Pulse Run 2026 juga menjadi momentum untuk mengapresiasi perjuangan para penyintas kanker payudara dan perempuan yang tengah menjalani pengobatan. Dukungan keluarga, pendamping pasien, tenaga kesehatan, relawan, serta organisasi masyarakat turut menjadi bagian penting dalam perjalanan menghadapi penyakit tersebut.
Mengusung semangat “Every Beat. Every Step. Every Hope.”, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap kesehatan payudara sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui kolaborasi HMI Medical Malaysia dan Lovepink Indonesia, edukasi dan deteksi dini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak perempuan sehingga mereka semakin terdorong untuk mengenali kondisi tubuh dan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila menemukan perubahan yang perlu diperiksa.
(ELG)