FITNESS & HEALTH

Tips Agar Gizi Tetap Seimbang Meski Doyan Konsumsi Boba

Sunnaholomi Halakrispen
Rabu 29 Januari 2020 / 13:46

Jakarta: Saat ini, boba tengah menjadi camilan favorit masyarakat khususnya generasi milenial. Boba yang berasal dari Taiwan ini merupakan camilan berbahan dasar taipoka atau tepung singkong. Dan, yang menjadi tren boba biasanya dicampur dengan beragam minuman. Mulai dari teh, kopi hingga jus buah-buahan. 

Sebenarnya, tak ada larangan untuk mengonsumsi boba. Akan tetapi, kamu perlu memerhatikan gizi yang harus dipenuhi tubuh dalam sehari. Karena menurut dr. Diana Suganda, Sp.GK, selaku Ahli Gizi, boba itu banyak mengandung gula dan karbohidrat. 

"Boba kan kebanyakan gula, karbohidrat. Akhirnya porsi lainnya juga harus dilebihin," ujarnya di Seribu Rasa Senopati, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Januari 2020.

Agar mencapai gizi seimbang, dalam satu piring porsi menu dibagi menjadi empat bagian. Di antara, untuk nasi, sayuran, lauk pauk, dan buah-buahan.

embed

(Sebenarnya, tak ada larangan untuk mengonsumsi boba. Akan tetapi, kamu perlu memerhatikan gizi yang harus dipenuhi tubuh dalam sehari. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)

Ketika mengonsumsi boba dalam satu hari, dianggap telah memenuhi jatah karbohidrat dan gula. Maka sebaiknya, konsumsilah sayuran, protein hewani, dan buah-buahan.

"Kan kita punya kebutuhan kalori per hari. Tinggal dihitung. Intinya, karbohidratnya harus tetap ada sekitar 50 persen. Protein 20-30 persen, dan sisanya lemak," paparnya.

Ia mengungkapkan bahwa anak sekolah butuh mengonsumsi karbohidrat untuk keperluan berpikir. Saat sarapan, harus ada sumber karbohidrat dan protein untuk dikonsumsi anak. 

"Mungkin sayur dan buah pagi-pagi enggak ada, oke deh cari yang simple. Ketika agak siang kasih buah. Protein, nabati, buah, lengkap semua di jam makan siang. Jadi kayak ada adjustment, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing," jelasnya.

dr. Diana menekankan, gizi seimbang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Pola makan dengan porsi makan gizi seimbang harus diperhatikan orang tua, agar anak pun terbiasa mengonsumsi makanan sehat.



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH