KULINER
Battle Kaldu Ayam Vs Chicken Broth: Serupa tapi Tak Sama, Jangan Sampai Salah Masukkin!
Yatin Suleha
Minggu 05 April 2026 / 18:28
- Jangan sampai salah lagi, ini cara bedain kaldu ayam dengan chicken brooth (cairan rempah dan ayam).
- Walaupun sering dianggap sama, chicken stock dan chicken broth sebenarnya dibuat dari bahan utama, yang berbeda.
- Keduanya tetap menggunakan tambahan seperti sayuran aromatik, rempah, dan bumbu untuk memperkaya rasa.
Jakarta: Di dapur, chicken stock dan chicken broth sering jadi “senjata rahasia” untuk membuat masakan terasa lebih gurih dan kaya rasa. Mulai dari sup hangat, saus creamy, sampai tumisan sederhana, semuanya bisa terasa jauh lebih enak dengan tambahan bahan ini.
Menariknya, masih banyak yang mengira keduanya sama, padahal chicken stock dan chicken broth punya perbedaan yang cukup penting, baik dari bahan, rasa, sampai cara penggunaannya dalam masakan.
Walaupun sering dianggap sama, chicken stock dan chicken broth sebenarnya dibuat dari bahan utama, yang berbeda. Inilah yang membuat hasil akhirnya juga berbeda.
Menurut Meggan Hill, chef eksekutif dan CEO Culinary Hill, perbedaan utama ada pada bahan dasarnya. Chicken stock biasanya dibuat dari tulang ayam, sedangkan chicken broth dibuat dari daging ayam.
Keduanya tetap menggunakan tambahan seperti sayuran aromatik, rempah, dan bumbu untuk memperkaya rasa.
Meski begitu, ada juga beberapa resep “chicken stock” yang tidak selalu memakai tambahan ini, walaupun umumnya tetap digunakan untuk hasil rasa yang lebih maksimal. Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut adalah perbedaan utamanya.
.jpg)
(Bahan dasar Chicken Stock terbuat dari tulang ayam yang direbus lama, terkadang dipanggang terlebih dahulu, menghasilkan kolagen tinggi. Sedangkan Chicken Broth terbuat dari daging ayam, sisa daging pada tulang, dan sayuran aromatik. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Chicken stock cenderung punya rasa yang lebih dalam dan kompleks, karena kandungan protein dari tulang yang lebih tinggi. Sementara chicken broth biasanya memiliki rasa yang lebih ringan, dengan cita rasa yang banyak dipengaruhi oleh tambahan garam.
“Kaldu ayam dibuat dengan merebus tulang ayam mentah selama beberapa jam, untuk memecah kolagen dalam tulang dan mengekstrak rasa maksimal,” kata Hill. Proses ini menghasilkan cairan yang sedikit lebih kental, karena adanya kolagen dan gelatin yang larut dari tulang.
“Kaldu yang dibuat dengan tulang perlu disaring selama satu jam pertama memasak, karena busa dan kotoran akan naik ke permukaan,” tambah Hill. Chicken stock bahkan bisa menjadi lebih kental saat sudah dingin, sedangkan chicken broth biasanya tetap cair dan lebih ringan.
Chicken stock umumnya memiliki warna yang lebih gelap dibandingkan chicken broth. Hal ini karena proses memasaknya lebih lama, bahkan terkadang tulang dipanggang terlebih dahulu sebelum direbus.
“Waktu memasak yang lebih lama ini menghasilkan cairan yang lebih gelap dan kental, kaya akan kolagen dan rasa.” Sebaliknya, chicken broth dimasak dalam waktu yang lebih singkat dari daging ayam, sehingga warnanya lebih terang dan tampak lebih ringan.
Dengan memahami perbedaan ini, penggunaan chicken stock dan chicken broth, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masakan.
Chicken stock cocok untuk hidangan yang membutuhkan rasa lebih kuat dan tekstur lebih kental, sementara chicken broth lebih pas untuk masakan ringan yang tetap gurih tanpa terlalu pekat.
Intinya, Perbedaan utama chicken stock dan chicken broth terletak pada bahan dasar dan tekstur: stock menggunakan tulang (lebih kental/gelatin) untuk rasa gurih mendalam, sedangkan broth menggunakan daging (lebih encer/ringan) dengan rasa lebih ringan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Menariknya, masih banyak yang mengira keduanya sama, padahal chicken stock dan chicken broth punya perbedaan yang cukup penting, baik dari bahan, rasa, sampai cara penggunaannya dalam masakan.
Apa perbedaan antara chicken stock dan chicken broth?
Walaupun sering dianggap sama, chicken stock dan chicken broth sebenarnya dibuat dari bahan utama, yang berbeda. Inilah yang membuat hasil akhirnya juga berbeda.
Menurut Meggan Hill, chef eksekutif dan CEO Culinary Hill, perbedaan utama ada pada bahan dasarnya. Chicken stock biasanya dibuat dari tulang ayam, sedangkan chicken broth dibuat dari daging ayam.
Keduanya tetap menggunakan tambahan seperti sayuran aromatik, rempah, dan bumbu untuk memperkaya rasa.
Meski begitu, ada juga beberapa resep “chicken stock” yang tidak selalu memakai tambahan ini, walaupun umumnya tetap digunakan untuk hasil rasa yang lebih maksimal. Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut adalah perbedaan utamanya.
1. Rasa
.jpg)
(Bahan dasar Chicken Stock terbuat dari tulang ayam yang direbus lama, terkadang dipanggang terlebih dahulu, menghasilkan kolagen tinggi. Sedangkan Chicken Broth terbuat dari daging ayam, sisa daging pada tulang, dan sayuran aromatik. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Chicken stock cenderung punya rasa yang lebih dalam dan kompleks, karena kandungan protein dari tulang yang lebih tinggi. Sementara chicken broth biasanya memiliki rasa yang lebih ringan, dengan cita rasa yang banyak dipengaruhi oleh tambahan garam.
2. Tekstur
“Kaldu ayam dibuat dengan merebus tulang ayam mentah selama beberapa jam, untuk memecah kolagen dalam tulang dan mengekstrak rasa maksimal,” kata Hill. Proses ini menghasilkan cairan yang sedikit lebih kental, karena adanya kolagen dan gelatin yang larut dari tulang.
“Kaldu yang dibuat dengan tulang perlu disaring selama satu jam pertama memasak, karena busa dan kotoran akan naik ke permukaan,” tambah Hill. Chicken stock bahkan bisa menjadi lebih kental saat sudah dingin, sedangkan chicken broth biasanya tetap cair dan lebih ringan.
3. Warna
Chicken stock umumnya memiliki warna yang lebih gelap dibandingkan chicken broth. Hal ini karena proses memasaknya lebih lama, bahkan terkadang tulang dipanggang terlebih dahulu sebelum direbus.
“Waktu memasak yang lebih lama ini menghasilkan cairan yang lebih gelap dan kental, kaya akan kolagen dan rasa.” Sebaliknya, chicken broth dimasak dalam waktu yang lebih singkat dari daging ayam, sehingga warnanya lebih terang dan tampak lebih ringan.
Dengan memahami perbedaan ini, penggunaan chicken stock dan chicken broth, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masakan.
Chicken stock cocok untuk hidangan yang membutuhkan rasa lebih kuat dan tekstur lebih kental, sementara chicken broth lebih pas untuk masakan ringan yang tetap gurih tanpa terlalu pekat.
Intinya, Perbedaan utama chicken stock dan chicken broth terletak pada bahan dasar dan tekstur: stock menggunakan tulang (lebih kental/gelatin) untuk rasa gurih mendalam, sedangkan broth menggunakan daging (lebih encer/ringan) dengan rasa lebih ringan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)