FITNESS & HEALTH
AF Clinic Hadir dengan Teknologi Canggih untuk Pasien Aritmia
Aulia Putriningtias
Selasa 17 Februari 2026 / 19:28
- Aritmia jantung sendiri merupakan gangguan yang sangat berkaitan dengan kondisi kardiovaskular.
- Metode ablasi konvensional berbasis panas (radiofrequency) atau dingin (cryoablation).
- Eka Hospital MT Haryono juga memperkenalkan kembali layanan teknologi terkini Pulsed Field Ablation (PFA).
Jakarta: Angka penyakit gangguan irama jantung di Indonesia tak bisa dianggap kecil. Diperkirakan sekitar 1,5 persen lebih dari populasi mengalami gangguan irama jantung atau aritmia.
Aritmia jantung sendiri merupakan gangguan yang sangat berkaitan dengan kondisi kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, gagal ginjal, penyakit katup jantung dan penyakit arteri coroner. Salah satu yang kasusnya tinggi adalah Atrial fibrilasi.
Data epidemiologi global menunjukkan bahwa prevalensi aritmia jantung (gangguan irama jantung) berkisar antara 1,5 persen hingga 5 persen dari populasi. Atrial Fibrilasi (AF) merupakan jenis aritmia dengan insiden paling tinggi mencapai 46,3 juta kasus.
Melalui angka tersebut, sejatinya pasien berhak untuk mendapatkan penanganan yang terbaik di Indonesia, tanpa harus ke luar negeri. Untuk itu, Eka Hospital MT Haryono menghadirkan AF Clinic.
AF Clinic hadir sebagai layanan khusus untuk menangani berbagai jenis gangguan irama jantung, terutama atrial fibrilasi. Klinik ini menyediakan konsultasi dan evaluasi menyeluruh gangguan irama jantung.
Selain itu juga ada pemeriksaan penunjang seperti EKG, holter monitoring, dan studi elektrofisiologi, tindakan intervensi seperti ablasi kateter serta edukasi dan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi.
Dengan pendekatan secara multidisiplin diharapakan dapat meningkatkan keselamatan pasien serta kualitas hidup secara optimal. AF Clinic Eka Hospital MT Haryono ini juga didukung oleh tim dokter aritmia berpengalaman.
Beberapa dokter yang sudah ternama dengan spesialisnya adalah dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC, FAPSC, dr. Daniel Tanubudi, SpJP, FIHA, dr. Hendyono Lim, Sp.JP, FIHA dan dr. Evan Jim Gunawan, Sp.PD, Sp.JP, (K) CCDS.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap penanganan aritmia yang cepat, akurat yang dilakukan secara terpadu", ungkap dr. Sheirly Novan Indra, MARS selaku Hospital Director Eka Hospital MT Haryono saat peresmian AF Clinic, Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam momentum peluncuran, Eka Hospital MT Haryono juga memperkenalkan kembali layanan teknologi terkini Pulsed Field Ablation (PFA). Ini adalah metode ablasi kateter paling mutakhir dan aman dalam penanganan aritmia, khususnya atrial fibrilasi.
PFA merupakan teknik ablasi terbaru yang menggunakan energi listrik bertegangan tinggi dengan mekanisme electroporation selektif. Hal ini untuk menargetkan jaringan jantung penyebab gangguan irama.
Dibandingkan metode ablasi konvensional berbasis panas (radiofrequency) atau dingin (cryoablation), PFA memiliki keunggulan antara lain lebih selektif pada jaringan jantung yang ditargetkan. Pun, risiko cedera pada jaringan sekitar lebih minimal, serta prosedur lebih cepat dan efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Aritmia jantung sendiri merupakan gangguan yang sangat berkaitan dengan kondisi kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, gagal ginjal, penyakit katup jantung dan penyakit arteri coroner. Salah satu yang kasusnya tinggi adalah Atrial fibrilasi.
Data epidemiologi global menunjukkan bahwa prevalensi aritmia jantung (gangguan irama jantung) berkisar antara 1,5 persen hingga 5 persen dari populasi. Atrial Fibrilasi (AF) merupakan jenis aritmia dengan insiden paling tinggi mencapai 46,3 juta kasus.
Melalui angka tersebut, sejatinya pasien berhak untuk mendapatkan penanganan yang terbaik di Indonesia, tanpa harus ke luar negeri. Untuk itu, Eka Hospital MT Haryono menghadirkan AF Clinic.
AF Clinic hadir sebagai layanan khusus untuk menangani berbagai jenis gangguan irama jantung, terutama atrial fibrilasi. Klinik ini menyediakan konsultasi dan evaluasi menyeluruh gangguan irama jantung.
Selain itu juga ada pemeriksaan penunjang seperti EKG, holter monitoring, dan studi elektrofisiologi, tindakan intervensi seperti ablasi kateter serta edukasi dan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi.
Dengan pendekatan secara multidisiplin diharapakan dapat meningkatkan keselamatan pasien serta kualitas hidup secara optimal. AF Clinic Eka Hospital MT Haryono ini juga didukung oleh tim dokter aritmia berpengalaman.
Beberapa dokter yang sudah ternama dengan spesialisnya adalah dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC, FAPSC, dr. Daniel Tanubudi, SpJP, FIHA, dr. Hendyono Lim, Sp.JP, FIHA dan dr. Evan Jim Gunawan, Sp.PD, Sp.JP, (K) CCDS.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap penanganan aritmia yang cepat, akurat yang dilakukan secara terpadu", ungkap dr. Sheirly Novan Indra, MARS selaku Hospital Director Eka Hospital MT Haryono saat peresmian AF Clinic, Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam momentum peluncuran, Eka Hospital MT Haryono juga memperkenalkan kembali layanan teknologi terkini Pulsed Field Ablation (PFA). Ini adalah metode ablasi kateter paling mutakhir dan aman dalam penanganan aritmia, khususnya atrial fibrilasi.
PFA merupakan teknik ablasi terbaru yang menggunakan energi listrik bertegangan tinggi dengan mekanisme electroporation selektif. Hal ini untuk menargetkan jaringan jantung penyebab gangguan irama.
Dibandingkan metode ablasi konvensional berbasis panas (radiofrequency) atau dingin (cryoablation), PFA memiliki keunggulan antara lain lebih selektif pada jaringan jantung yang ditargetkan. Pun, risiko cedera pada jaringan sekitar lebih minimal, serta prosedur lebih cepat dan efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)