Jakarta: Medical Check Up (MCU) adalah serangkaian pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi tubuh seseorang, meskipun saat itu ia tidak sedang merasa sakit.
Tujuan utamanya bukan untuk mengobati, melainkan untuk deteksi dini (pencegahan) agar jika ditemukan masalah kesehatan, penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Mengapa MCU itu Penting? Berikut adalah beberapa fungsi utama dari melakukan pemeriksaan rutin:
Menemukan potensi penyakit yang seringkali tidak bergejala pada tahap awal, seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi.
Mengetahui risiko penyakit di masa depan berdasarkan gaya hidup atau faktor keturunan.
.jpg)
(Medical check up adalah pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang mencakup tes fisik, laboratorium (darah, urine), dan penunjang lain untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Memantau apakah pola makan dan olahraga yang kamu jalani sudah efektif menjaga kesehatan organ dalam.
Biaya medical check up (MCU) di Indonesia pada tahun 2026 sangat bervariasi, tergantung pada jenis paket, kelengkapan tes, serta fasilitas kesehatan yang dipilih (Puskesmas, laboratorium, atau Rumah Sakit).
Secara umum, berikut adalah estimasi kisaran biayanya:
Pemeriksaan dasar (fisik, tensi, gula darah, kolesterol sederhana)
Paket rutin seperti di Prodia, Kimia Farma, atau Tirta Medical.
Isi dari paket MCU sangat bervariasi, namun umumnya mencakup komponen seperti di bawah ini:
1. Pemeriksaan fisik: Pengukuran tinggi/berat badan (IMT), tekanan darah, nadi, serta pemeriksaan fisik oleh dokter umum.
2. Laboratorium (darah dan urine): Mengecek kadar gula darah, kolesterol, fungsi ginjal (ureum/kreatinin), fungsi hati (SGOT/SGPT), dan sel darah lengkap.
3. Pemeriksaan radiologi: Biasanya berupa Rontgen Thorax (paru-paru dan jantung).
4. Fungsi jantung: EKG (elektrokardiogram) untuk merekam aktivitas listrik jantung.
5. Pemeriksaan tambahan: Tergantung usia dan kebutuhan, bisa mencakup tes pendengaran (audiometri), tes fungsi paru (spirometri), atau USG perut.
6. Fasilitas lebih lengkap (Rontgen, USG, EKG, spesialis).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Tujuan utamanya bukan untuk mengobati, melainkan untuk deteksi dini (pencegahan) agar jika ditemukan masalah kesehatan, penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Mengapa MCU itu Penting? Berikut adalah beberapa fungsi utama dari melakukan pemeriksaan rutin:
1. Pencegahan dini
Menemukan potensi penyakit yang seringkali tidak bergejala pada tahap awal, seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi.
2. Menilai risiko
Mengetahui risiko penyakit di masa depan berdasarkan gaya hidup atau faktor keturunan.
3. Update kondisi tubuh
.jpg)
(Medical check up adalah pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang mencakup tes fisik, laboratorium (darah, urine), dan penunjang lain untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Memantau apakah pola makan dan olahraga yang kamu jalani sudah efektif menjaga kesehatan organ dalam.
Biaya medical check up (MCU) 2026
Biaya medical check up (MCU) di Indonesia pada tahun 2026 sangat bervariasi, tergantung pada jenis paket, kelengkapan tes, serta fasilitas kesehatan yang dipilih (Puskesmas, laboratorium, atau Rumah Sakit).
Secara umum, berikut adalah estimasi kisaran biayanya:
1. Puskesmas Rp50.000 – Rp300.000
Pemeriksaan dasar (fisik, tensi, gula darah, kolesterol sederhana)
2. Klinik/Lab Mandiri Rp400.000 – Rp2.500.000
Paket rutin seperti di Prodia, Kimia Farma, atau Tirta Medical.
3. Rumah Sakit Rp750.000 – Rp10.000.000+
Apa saja yang biasanya diperiksa?
Isi dari paket MCU sangat bervariasi, namun umumnya mencakup komponen seperti di bawah ini:
1. Pemeriksaan fisik: Pengukuran tinggi/berat badan (IMT), tekanan darah, nadi, serta pemeriksaan fisik oleh dokter umum.
2. Laboratorium (darah dan urine): Mengecek kadar gula darah, kolesterol, fungsi ginjal (ureum/kreatinin), fungsi hati (SGOT/SGPT), dan sel darah lengkap.
3. Pemeriksaan radiologi: Biasanya berupa Rontgen Thorax (paru-paru dan jantung).
4. Fungsi jantung: EKG (elektrokardiogram) untuk merekam aktivitas listrik jantung.
5. Pemeriksaan tambahan: Tergantung usia dan kebutuhan, bisa mencakup tes pendengaran (audiometri), tes fungsi paru (spirometri), atau USG perut.
6. Fasilitas lebih lengkap (Rontgen, USG, EKG, spesialis).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)