FITNESS & HEALTH

BB Janin Masih Kurang? Ini Daftar Makanan Booster Berat Badan Si Kecil dalam Kandungan

A. Firdaus
Jumat 27 Februari 2026 / 17:12
Ringkasnya gini..
  • 178 ibu hamil usia 30-36 tahun menemukan bahwa 37,1% mengalami kenaikan berat badan.
  • Menjaga keseimbangan nutrisi selama kehamilan, bukan perkara sederhana.
  • Kenaikan berat badan ibu selama hamil, sangat berkaitan dengan pertumbuhan janin.
Jakarta: Berat badan janin menjadi salah satu indikator penting, dalam memantau tumbuh kembang selama kehamilan. Saat hasil pemeriksaan USG menunjukkan angka yang berada di bawah standar usia kehamilan, rasa cemas sering kali muncul.

Kondisi ini tidak selalu berarti ada masalah serius, tetapi tetap perlu perhatian khusus, terutama dalam hal asupan nutrisi harian. Kenaikan berat badan ibu selama hamil, sangat berkaitan dengan pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Ketika asupan energi dan zat gizi tidak mencukupi, janin berisiko mengalami pertumbuhan yang kurang optimal.
 
Berdasarkan laporan yang dimuat dalam PubMed Central, sebuah penelitian di Italia terhadap 178 ibu hamil usia 30-36 tahun menemukan bahwa 37,1% mengalami kenaikan berat badan yang lebih rendah dari rekomendasi (low gestational weight gain/LGWG). Sementara 24,1% lainnya justru mengalami peningkatan berlebihan.

Data ini menunjukkan bahwa menjaga keseimbangan nutrisi selama kehamilan, bukan perkara sederhana. Pola makan yang tepat, kaya protein, lemak sehat, karbohidrat kompleks, serta vitamin dan mineral, berperan besar dalam membantu meningkatkan berat badan janin secara sehat dan bertahap.

Dilansir dari Tzu Chi Hospital, berikut enam jenis makanan, yang dapat membantu mendukung peningkatan berat badan janin secara optimal.
 

1. Protein hewani berkualitas tinggi


Protein merupakan komponen utama dalam pembentukan jaringan tubuh janin, termasuk otot, organ, dan sel-sel penting lainnya. Sumber protein hewani seperti telur, daging ayam tanpa lemak, daging sapi, serta hati ayam mengandung asam amino esensial yang lengkap dan mudah diserap tubuh.
 

2. Ikan berlemak rendah merkuri


Ikan berlemak seperti salmon, lele, dan kembung mengandung asam lemak omega-3. Khususnya DHA dan EPA, yang berperan besar dalam perkembangan otak dan sistem saraf janin. Selain itu, kandungan proteinnya juga membantu mendukung kenaikan berat badan yang sehat.
 

3. Lemak sehat penambah energi


Lemak sehat menjadi sumber energi padat, yang membantu memenuhi kebutuhan kalori tambahan selama kehamilan. Alpukat, kacang almond, serta selai kacang merupakan contoh makanan tinggi lemak baik, yang dapat dikonsumsi sebagai camilan sehat.
 

4. Produk olahan susu


Susu khusus ibu hamil, yogurt, dan keju seperti keju cottage kaya akan protein dan kalsium. Kalsium dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi janin, sementara protein membantu pertumbuhan jaringan tubuh.
 

5. Karbohidrat kompleks dan ubi-ubian


Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, roti gandum utuh, serta ubi jalar menjadi sumber energi utama yang dibutuhkan selama kehamilan. Ubi jalar mengandung beta-karoten, yang akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, dan berperan penting dalam perkembangan sel dan jaringan janin.
 

6. Sayuran hijau kaya nutrisi


Bayam, brokoli, dan kangkung merupakan sayuran hijau yang kaya asam folat, zat besi, kalsium, serta antioksidan. Asam folat sangat penting untuk mencegah gangguan pada perkembangan tabung saraf janin, sedangkan zat besi membantu produksi sel darah merah. 

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH