FITNESS & HEALTH

Deadline Boleh Numpuk, Kesehatan Tetap Nomor Satu! Kemenkes Ajak Wartawan Senior Rajin MCU

Yatin Suleha
Kamis 29 Oktober 2026 / 06:05
Ringkasnya gini..
  • Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bareng Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) baru saja ngadain Cek Kesehatan Gratis (CKG).
  • Event ini khusus buat para wartawan senior yang usianya sudah di atas 60 tahun di Kantor Kemenkes pada Senin lalu.
  • Lewat pemeriksaan sederhana kayak tekanan darah, gula darah, kolesterol, sampai indeks massa tubuh, kita bisa lebih cepat mendeteksi risiko penyakit
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bareng Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) baru saja ngadain Cek Kesehatan Gratis (CKG) khusus buat para wartawan senior yang usianya sudah di atas 60 tahun di Kantor Kemenkes pada Senin (26/10) lalu. 

Acara ini sengaja digelar biar makin banyak yang sadar betapa pentingnya rutin ngecek kondisi badan sekaligus deteksi dini penyakit.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga sempat berpesan kalau menjaga kesehatan itu wajib banget dilakuin sebelum gejala penyakitnya muncul. 
 
Lewat pemeriksaan sederhana kayak tekanan darah, gula darah, kolesterol, sampai indeks massa tubuh, kita bisa lebih cepat mendeteksi berbagai risiko penyakit serius seperti stroke, penyakit jantung, kanker, sampai gangguan ginjal.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga orang tetap sehat, sebelum mereka sakit,” ujar Menkes Budi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menghentikan konsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. 

Selain rutin memeriksakan kesehatan, masyarakat perlu menjaga pola makan, tidur cukup, dan berolahraga secara teratur.

Sebanyak 175 wartawan senior terdaftar sebagai peserta CKG. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, skrining risiko tuberkulosis (TB) dan hepatitis, deteksi awal penyakit jantung, serta pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker serviks. Peserta juga mendapatkan konsultasi dokter secara gratis.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental jurnalis yang menghadapi tekanan pekerjaan dan situasi peliputan berat. 

 
ckg wartawan senior
(Kemenkes dan SWSI gelar cek kesehatan gratis wartawan senior demi deteksi dini risiko penyakit. Foto: Dok. Birkom Kemenkes)

Ia mendorong perusahaan media menyediakan ruang pemulihan bagi jurnalis serta mengajak pekerja media mengenali batas kemampuan diri.

"Perusahaan media perlu memberikan ruang pemulihan bagi jurnalis usai meliput tugas berat, perlu mengenali batas kemampuan diri dan mengambil jeda ketika merasa kewalahan dan ingat aktivitas fisik dan olahraga juga menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan fisik dan mental," ujar Meutya.

Ketua SWSI Wahyu Muryadi mengatakan, hasil pemeriksaan menemukan sejumlah peserta mengalami tekanan darah tinggi. 

Salah satu peserta memiliki tekanan darah hingga 217/145 mmHg dan langsung dirujuk ke rumah sakit. 

Sejumlah peserta juga diketahui mengalami katarak dan direncanakan mendapat tindak lanjut melalui pemeriksaan mata.

Peserta yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan diarahkan ke Puskesmas atau rumah sakit dengan memanfaatkan BPJS Kesehatan.

Salah satu peserta, Boy Noya (63), mantan jurnalis dan presenter ANTV serta Metro TV, mengaku hasil pemeriksaannya secara umum baik. 
 
Ia hanya mendapati kadar kolesterol yang sedikit meningkat dan tidak menemukan kondisi lain yang mengkhawatirkan.

Boy mengatakan, ia berusaha menjaga kebugaran dengan rutin berlari dua hingga tiga kali seminggu dan bersepeda satu kali seminggu. 

Selain berolahraga, ia juga menjaga waktu tidur tanpa begadang, mengurangi stres, dan menerapkan pola makan sehat.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH