FITNESS & HEALTH
Sering Dianggap Bahaya, Apa yang Terjadi Jika Menelan Permen Karet?
Fatha Annisa
Senin 20 April 2026 / 16:59
- Ada mitos yang mengatakan bahwa permen karet yang tertelan akan menetap di perut selama bertahun-tahun.
- Mitos tersebut dipatahkan oleh penjelasan ahli gastroenterologi.
- Meski tidak mudah dicerna, permen karet tetap bergerak melalui sistem pencernaan.
Jakarta: Pernahkah kamu tidak sengaja menelan permen karet? Tidak sedikit orang yang mengalami hal itu merasa panik lantaran ada mitos yang menyebutkan bahwa permen karet yang tertelan akan ‘menetap’ di perut selama bertahun-tahun.
Masyarakat mengunyah permen karet untuk berbagai alasan, seperti membuat napas tetap segar, menggantikan cemilan, upaya mengurangi rokok, bahkan ada juga yang untuk menghilangkan stress.
Namun kebiasaan ini dapat menjadi masalah baru jika permen karet tidak sengaja tertelan. Lantas, apakah permen karet yang tertelan akan ‘menempel’ di perut seperti kata banyak orang? Nah, dr. Vishal Seth, ahli gastroenterologi, punya jawabannya!
“Meskipun benar bahwa permen karet tidak mudah dicerna seperti makanan biasa, permen karet tidak akan bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun,” ujarnya, dikutip dari Hindustan Times, Senin, 20 April 2026.
Namun karena tidak bisa diserap tubuh, permen karet akan bergeser dari lambung ke usus, lalu bergabung dengan sisa makanan lain. Permen karet kemudian akan keluar melalui buang air besar dalam waktu 4 sampai 5 hari.
“Orang-orang sebaiknya tenang dan jangan cemas, karena permen karet yang tertelan tidak akan bertahan di perut selama bertahun-tahun,” jelasnya.
Vishal menjamin permen karet tidak akan menempel di organ manapun, misalnya usus atau lapisan lambung. Permen karet juga tidak akan meningkatkan risiko timbulnya gejala gangguan pencernaan atau kesehatan secara keseluruhan.
Kesimpulannya, mitos yang beredar tidak benar. Permen karet yang tertelan tidak akan menempel di organ selama bertahun-tahun. Kendati demikian, sebaiknya tetap hindari menelan permen karet karena bahan-bahannya yang sintesis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(PRI)
Masyarakat mengunyah permen karet untuk berbagai alasan, seperti membuat napas tetap segar, menggantikan cemilan, upaya mengurangi rokok, bahkan ada juga yang untuk menghilangkan stress.
Namun kebiasaan ini dapat menjadi masalah baru jika permen karet tidak sengaja tertelan. Lantas, apakah permen karet yang tertelan akan ‘menempel’ di perut seperti kata banyak orang? Nah, dr. Vishal Seth, ahli gastroenterologi, punya jawabannya!
| Baca juga: 5 Cara Hilangkan Permen Karet di Rambut |
‘Nasib’ Permen Karet Setelah Tertelan
Vishal menjelaskan bahwa permen karet memang tidak bisa hancur semudah makanan biasa saat dicerna, tapi bukan berarti dia akan ‘menempel’ selamanya di tubuh. Permen karet hanya butuh waktu lebih lama untuk dicerna, sebelum akhirnya keluar dari tubuh.“Meskipun benar bahwa permen karet tidak mudah dicerna seperti makanan biasa, permen karet tidak akan bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun,” ujarnya, dikutip dari Hindustan Times, Senin, 20 April 2026.
Berapa Lama Permen Karet di Dalam Tubuh?
Menurut Vishal, sistem pencernaan manusia diciptakan untuk terus bergerak. Jadi, permen karet tidak akan diam di satu tempat sampai bertahun-tahun. Permen karet akan tetap berjalan di saluran pencernaan seperti makanan lain.| Baca juga: Sejarah Penemuan Permen Karet, Berawal dari Kesalahan Eksperimen |
Namun karena tidak bisa diserap tubuh, permen karet akan bergeser dari lambung ke usus, lalu bergabung dengan sisa makanan lain. Permen karet kemudian akan keluar melalui buang air besar dalam waktu 4 sampai 5 hari.
“Orang-orang sebaiknya tenang dan jangan cemas, karena permen karet yang tertelan tidak akan bertahan di perut selama bertahun-tahun,” jelasnya.
Vishal menjamin permen karet tidak akan menempel di organ manapun, misalnya usus atau lapisan lambung. Permen karet juga tidak akan meningkatkan risiko timbulnya gejala gangguan pencernaan atau kesehatan secara keseluruhan.
Kesimpulannya, mitos yang beredar tidak benar. Permen karet yang tertelan tidak akan menempel di organ selama bertahun-tahun. Kendati demikian, sebaiknya tetap hindari menelan permen karet karena bahan-bahannya yang sintesis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)