- Siapa yang prinsip hidupnya: "belum makan nasi, artinya belum makan"?
- Karena kebiasaan ini, kita pasti sering nyetok beras banyak di rumah. Tapi ingat, menyimpannya enggak boleh asal-asalan.
- Suhu yang enggak stabil dan tempat yang lembap bisa bikin beras cepat bau apek dan didekati kutu.
Jakarta: Siapa yang prinsip hidupnya: "belum makan nasi, artinya belum makan"? Karena kebiasaan ini, kita pasti sering nyetok beras banyak di rumah. Tapi ingat, menyimpannya enggak boleh asal-asalan.
Suhu yang enggak stabil dan tempat yang lembap bisa bikin beras cepat bau apek dan didekati kutu.
Biar beras kamu tetap fresh, bersih, dan awet dalam waktu lama, trik penyimpanannya harus pas. Nah, ini dia beberapa life hack yang bisa kamu lakuin sekarang juga!
Cara ini menjadi hal utama yang harus benar-benar diperhatikan. Ya, memilih tempat atau wadah kedap udara, seperti stoples kaca, wadah plastik khusus, atau tempat penyimpanan beras yang rapat.
Secara efektif mampu menjaga kualitas beras. Pasalnya, wadah ini melindungi beras dari kelembapan dan udara luar, yang dapat memicu pertumbuhan kutu atau jamur.
Kondisi rapat pada wadah menghindarkan beras dari udara lembap, lingkungan favorit bagi kutu untuk berkembang biak. Pastikan wadah untuk menyimpan beras dalam kondisi bersih.
Bersihkan seluruh permukaan wadah dan keringkan dengan lap bersih sebelum digunakan. Pastikan wadah tersebut tertutup rapat setelah setiap penggunaan agar beras tidak terkontaminasi udara luar dan kualitasnya tetap terjaga.
.jpg)
(Salah satu penyebab kutu di beras muncul adalah karena penyimpanannya. Simpan beras dalam karung yang terbuka atau tidak kedap udara juga memudahkan kutu masuk. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Kelembapan menjadi faktor utama yang dapat merusak beras dan mengundang hama. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan beras pada tempat yang kering dan sejuk, serta jauh dari paparan sinar matahari langsung.
Seperti diterangkan dalam Hello Sehat, suhu yang stabil membantu mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat merusak beras. Idealnya, suhu ruangan untuk penyimpanan beras adalah antara 20–25°C. Pastikan juga area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik agar udara tetap segar dan tidak lembap.
Selain untuk pengobatan herbal, daun salam juga dipercaya dapat mengusir kutu beras berkat sifat alami yang dimilikinya. Aroma khas daun salam sangat tidak disukai oleh kutu beras, sehingga efektif membuat mereka menjauh dari penyimpanan beras.
Beberapa lembar daun salam kering sudah cukup untuk membantu mengatasi serangga hama ini. Kamu cukup memasukkan beberapa lembar daun salam ke dalam wadah penyimpanan beras.
Selain memberikan perlindungan terhadap kutu, daun ini juga dapat memberikan aroma segar pada beras. Ganti daun salam secara berkala untuk menjaga efektivitasnya.
Aroma kuat bawang putih merupakan musuh besar bagi kutu beras. Senyawa allicin dalam bawang putih memiliki efek antimikroba yang dapat menghambat kutu merusak kualitas beras.
Untuk menggunakannya, cukup kupas bawang putih dan letakkan di permukaan beras atau di sudut wadah penyimpanan. Bawang putih berfungsi sebagai disinfektan alami yang sangat efektif untuk mencegah kutu pada beras, sehingga beras dapat bertahan lebih lama.
Sayangnya, bawang putih mungkin bisa mengubah rasa dan aroma beras. Oleh karena itu, gunakan bawang putih secukupnya hingga kutu menghilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Suhu yang enggak stabil dan tempat yang lembap bisa bikin beras cepat bau apek dan didekati kutu.
Biar beras kamu tetap fresh, bersih, dan awet dalam waktu lama, trik penyimpanannya harus pas. Nah, ini dia beberapa life hack yang bisa kamu lakuin sekarang juga!
1. Pilih wadah kedap udara
Cara ini menjadi hal utama yang harus benar-benar diperhatikan. Ya, memilih tempat atau wadah kedap udara, seperti stoples kaca, wadah plastik khusus, atau tempat penyimpanan beras yang rapat.
Secara efektif mampu menjaga kualitas beras. Pasalnya, wadah ini melindungi beras dari kelembapan dan udara luar, yang dapat memicu pertumbuhan kutu atau jamur.
Kondisi rapat pada wadah menghindarkan beras dari udara lembap, lingkungan favorit bagi kutu untuk berkembang biak. Pastikan wadah untuk menyimpan beras dalam kondisi bersih.
Bersihkan seluruh permukaan wadah dan keringkan dengan lap bersih sebelum digunakan. Pastikan wadah tersebut tertutup rapat setelah setiap penggunaan agar beras tidak terkontaminasi udara luar dan kualitasnya tetap terjaga.
2. Simpan wadah di tempat kering dan sejuk
.jpg)
(Salah satu penyebab kutu di beras muncul adalah karena penyimpanannya. Simpan beras dalam karung yang terbuka atau tidak kedap udara juga memudahkan kutu masuk. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Kelembapan menjadi faktor utama yang dapat merusak beras dan mengundang hama. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan beras pada tempat yang kering dan sejuk, serta jauh dari paparan sinar matahari langsung.
Seperti diterangkan dalam Hello Sehat, suhu yang stabil membantu mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat merusak beras. Idealnya, suhu ruangan untuk penyimpanan beras adalah antara 20–25°C. Pastikan juga area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik agar udara tetap segar dan tidak lembap.
3. Tambahkan daun salam
Selain untuk pengobatan herbal, daun salam juga dipercaya dapat mengusir kutu beras berkat sifat alami yang dimilikinya. Aroma khas daun salam sangat tidak disukai oleh kutu beras, sehingga efektif membuat mereka menjauh dari penyimpanan beras.
Beberapa lembar daun salam kering sudah cukup untuk membantu mengatasi serangga hama ini. Kamu cukup memasukkan beberapa lembar daun salam ke dalam wadah penyimpanan beras.
Selain memberikan perlindungan terhadap kutu, daun ini juga dapat memberikan aroma segar pada beras. Ganti daun salam secara berkala untuk menjaga efektivitasnya.
4. Tambahkan bawang putih
Aroma kuat bawang putih merupakan musuh besar bagi kutu beras. Senyawa allicin dalam bawang putih memiliki efek antimikroba yang dapat menghambat kutu merusak kualitas beras.
Untuk menggunakannya, cukup kupas bawang putih dan letakkan di permukaan beras atau di sudut wadah penyimpanan. Bawang putih berfungsi sebagai disinfektan alami yang sangat efektif untuk mencegah kutu pada beras, sehingga beras dapat bertahan lebih lama.
Sayangnya, bawang putih mungkin bisa mengubah rasa dan aroma beras. Oleh karena itu, gunakan bawang putih secukupnya hingga kutu menghilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)