FITNESS & HEALTH

RSCM Lakukan Operasi Ginekologi Jarak Jauh Pertama di Indonesia

Aulia Putriningtias
Jumat 11 September 2026 / 16:53
Ringkasnya gini..
  • Pembedahan ini dilakukan jarak jauh sekitar 1.000 kilometer dengan menggunakan alat robotik dan sinyal internet dengan kekuatan 5G.
  • Tindakan operasi jarak jauh ini dilakukan pada seorang pasien wanita berusia 47 tahun.
  • Paseien diagnosis gangguan kesehatan serius berupa perdarahan pervaginam di luar siklus menstruasi.
Jakarta: RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) melakukan operasi ginekologi jarak jauh pertama di Indonesia dengan teknologi telerobotik. Operasi ini dilakukan Jakarta dan Bali.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RSCM, Bobi Prabowo, mengatakan operasi ini dilakukan di Asia Pacific Association for Gynecologic Surgery (APAGE) 26th Annual Meeting. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan IGES (Indonesian Gynecological Endoscopy Society) 13th Annual Meeting di Jimbaran Convention Center (JCC), Bali.

Pasien pun berada di Kamar Operasi RSCM Kencana. Pembedahan ini dilakukan jarak jauh sekitar 1.000 kilometer dengan menggunakan alat robotik dan sinyal internet dengan kekuatan 5G.

"Pembedahan robotik ini merupakan operasi ginekologi jarak jauh pertama yang dikerjakan di Indonesia," kata dr. Herbert Situmorang, SpOG Subs, F.E.R, yang melakukan prosedur operasi ini, saat konferensi pers di RSCM, Kamis, 10 September 2026.

"Teknologi sistem robotik dan konektivitas internet yang digunakan telah memenuhi persyaratan untuk mendukung pelaksanaan pembedahan jarak jauh secara aman," lanjutnya.
 

Tindakan operasi jarak jauh ini dilakukan pada seorang pasien wanita berusia 47 tahun dengan diagnosis gangguan kesehatan serius berupa perdarahan pervaginam di luar siklus menstruasi. Kondisi tersebut berdampak signifikan pada penurunan kualitas hidup, risiko anemia akibat turunnya kadar hemoglobin, serta terganggunya aktivitas harian pasien.

Pengembangan operasi telerobotik sendiri adalah bagian dari transformasi layanan bedah di RSCM. Perkembangan teknologi kedokteran, termasuk sistem bedah robotik, kecerdasan buatan (Artificial intelligence/AI), dan telemedisin, membuka peluang bagi rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang semakin inovatif, presisi, dan terintegrasi.

RSCM sendiri sebelumnya telah mengembangkan teknologi bedah robotik di berbagai bidang keilmuan. Pada 2024 Departemen Urologi RSCM berhasil melakukantele-robotic surgery
pertama. 

"Pengembangan teknologi tersebut kini diperluas ke bidang ginekologi sebagai bagian dari upaya RSCM dalam mengembangkan layanan bedah berteknologi tinggi," papar dr. Herbert.

Menurut dr. Herbert, keberhasilan dari tele-robotic surgery di bidang ginekologi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan RSCM dalam mengembangkan layanan bedah minimal invasif dan bedah robotik.

Dengan pengembangan tersebut, pihaknya terus memperkuat perannya sebagai pusat rujukan nasional sekaligus institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi kedokteran.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH