FITNESS & HEALTH

Cepat dan Akurat, Begini Peran MRI 3 Tesla Berbasis AI dalam Penanganan Stroke

A. Firdaus
Sabtu 22 Agustus 2026 / 13:11
Ringkasnya gini..
  • Penanganan stroke butuh diagnosis cepat dan tepat. Bethsaida Hospital Gading Serpong hadirkan teknologi MRI 3 Tesla berbasis AI untuk mendeteksi stroke lebih detail.
  • Teknologi ini mampu menghasilkan gambaran jaringan otak secara jauh lebih detail, jernih, dan jelas dibanding pencitraan konvensional.
  • Kolaborasi ini adalah bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan medis terbaik.
Jakarta: Saat menghadapi kasus stroke, istilah "time is brain" alias waktu adalah penyelamat fungsi otak sangatlah berlaku. Setiap menit yang berlalu begitu krusial, karena keterlambatan diagnosis bisa berdampak besar pada peluang pemulihan pasien.

Guna mendukung penanganan yang cepat dan akurat, peran pemeriksaan radiologi amat sangat vital. Lewat pencitraan medis, dokter bisa langsung memastikan jenis stroke yang dialami pasien, apakah karena sumbatan atau perdarahan, serta seberapa luas area otak yang terdampak.
 

Deteksi makin detail lewat MRI 3 Tesla berbasis AI


Dalam kondisi darurat, pemeriksaan pencitraan seperti CT Scan dan MRI selalu jadi andalan. Nah, kemajuan teknologi terkini membawa penanganan stroke ke tingkat yang lebih tinggi lewat MRI 3 Tesla berbasis Artificial Intelligence (AI), seperti yang dihadirkan di Bethsaida Hospital Gading Serpong.
 

Teknologi ini mampu menghasilkan gambaran jaringan otak secara jauh lebih detail, jernih, dan jelas dibanding pencitraan konvensional. Kehadiran teknologi AI di dalamnya juga membantu meningkatkan kejernihan gambar sekaligus mengefisiensikan durasi pemeriksaan.

"Pada kasus stroke, ketepatan dan kecepatan diagnosis sangat penting. MRI 3 Tesla dapat memberikan gambaran otak yang lebih detail, sehingga membantu kami melihat area yang terdampak dengan lebih jelas. Dengan dukungan teknologi AI, kualitas pencitraan dapat semakin optimal untuk menunjang keputusan klinis dokter," jelas Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Thio Ananda Steven, Sp.Rad.
 

Kolaborasi tim dokter untuk penanganan komprehensif


Meski teknologi MRI berbasis AI sudah sangat canggih, penanganan stroke tentu tidak berhenti di ruang radiologi. Hasil pencitraan visual tetap dikombinasikan dengan evaluasi klinis oleh dokter spesialis saraf hingga dokter spesialis bedah saraf.

Pasalnya, kondisi setiap pasien stroke bisa sangat bervariasi. Ada yang cukup diberikan terapi medis dan pengawasan ketat, namun ada pula yang butuh tindakan bedah saraf segera—terutama jika ditemukan adanya perdarahan, pembengkakan otak, atau peningkatan tekanan di dalam kepala.

Dokter Spesialis Bedah Saraf Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Muhammad Ichsan Fachrudin Firdaus, Sp.BS, FIS, menegaskan pentingnya pendekatan menyeluruh ini.

"Dalam kasus stroke, setiap pasien memiliki kondisi klinis yang berbeda. Ada pasien yang cukup ditangani dengan terapi medis dan observasi ketat, namun ada juga yang membutuhkan evaluasi bedah saraf. Karena itu, penanganan stroke harus dilakukan secara komprehensif, cepat, dan tepat berdasarkan kondisi pasien serta hasil pemeriksaan penunjang," paparnya.
 

Layanan darurat siap sedia 24 jam


Menjawab kebutuhan penanganan yang kejar-kejaran dengan waktu, Bethsaida Hospital Gading Serpong menyediakan Stroke Response Unit yang bersiap melayani kondisi gawat darurat stroke selama 24 jam penuh.

Layanan darurat ini terintegrasi langsung dari tim medis emergency, armada ambulans, laboratorium, radiologi, kamar operasi, hingga ruang perawatan intensif (ICU).

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan medis terbaik.

"Penanganan stroke akut membutuhkan kolaborasi cepat antara tim Emergency, radiologi, dokter spesialis saraf, serta tim penunjang lainnya. Di Bethsaida Hospital Gading Serpong, layanan emergency terintegrasi dengan fasilitas radiologi modern, termasuk MRI 3 Tesla berbasis AI. Dukungan teknologi ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan penanganan stroke yang cepat, tepat, dan komprehensif sejak awal kedatangan pasien," pungkas dr. Margareth.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH