FITNESS & HEALTH
3 Berita Terpopuler Gaya: Cara Lindungi Diri dari Paparan Cacar Monyet Hingga Waktu Tidur Penderita Diabetes
Yatin Suleha
Rabu 08 November 2023 / 06:05
Jakarta: Kasus cacar monyet di Indonesia sudah menyentuh angka 33 orang per 3 November 2023. Penanganan dan pencegahan dapat kita lakukan agar terhindar dari kasus cacar monyet ini.
Cacar monyet adalah infeksi virus yang ditandai dengan bintil bernanah di kulit. Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus Monkeypox. Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.
Cacar monyet begitu ramai dibicarakan di dunia, pasalnya terjadi kasus cukup banyak di sejumlah negara. Pada 6 Mei 2022 dilaporkan untuk pertama kali di negara non endemis yaitu di Inggris dengan tanpa riwayat perjalanan dari negara endemis.
Cacar monyet menyebar antarmanusia melalui percikan liur yang masuk melalui mata, mulut, hidung, atau luka di kulit. Penularan juga bisa terjadi melalui benda yang terkontaminasi, seperti pakaian penderita. Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Selasa, 7 November 2023 November 2023:
Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae. Genus Orthopoxvirus juga termasuk virus variola (penyebab cacar), virus vaccinia (digunakan dalam vaksin cacar), dan virus cacar sapi.
Cacar monyet pertama kali ditemukan pada tahun 1958. Pada saat itu ditemukan wabah penyakit mirip cacar yang menyerang koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian, hal tersebut yang menyebabkan penyakit ini disebut sebagai cacar monyet atau monkeypox.
Kasus cacar monyet pertama yang menginfeksi manusia tercatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo. Sejak saat itu, kasus cacar monyet dilaporkan telah menginfeksi orang-orang di beberapa negara Afrika Tengah dan Barat lainnya seperti Kamerun, Republik Afrika Tengah, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, dan Sierra Leone.
Virus cacar monyet dapat menular ketika seseorang bersentuhan dengan virus dari hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau bahan yang terkontaminasi virus.
Selengkapnya klik di sini
Setiap 43 detik, UNICEF menjabarkan bahwa satu anak di seluruh dunia meninggal akibat pneumonia. Sedangkan Kementerian Kesehatan menyebut Pneumonia adalah penyebab nomor satu kematian pada bayi dan anak usia di bawah lima tahun.
Melihat kedua fakta di atas, kita perlu mengetahui lebih dulu bahayanya Pneumonia ini terhadap si Kecil. Menurut Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi, Prof. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M.Sc, PhD, Pneumonia merupakan peradangan paru yang terutama disebabkan oleh infeksi kuman.
"Berbagai bakteri dan virus dapat menyebabkan pneumonia, menurut penelitian dan laporan penyebab utama pneumonia bakteria adalah pneumokokus," ujar Prof. Cissy dalam Diskusi Edukatif yang diselenggarakan PT Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia untuk Memperingati Hari Pneumonia Sedunia.
Selengkapnya klik di sini
Tidur menjadi salah satu kepentingan bagi orang-orang, termasuk kamu si pengidap diabetes. Namun, jika kekurangan tidur, tentunya akan memengaruhi kadar gula darahmu, lho.
Terlalu sedikit tidur membuat tubuh stres, menyebabkan tubuh melepaskan hormon, termasuk kortisol. Menurut Dr Gregg Faiman, MD, ahli endokrinologi di University Hospitals Cleveland Medical Center di Ohio, kortisol meningkatkan resistensi insulin dan meningkatkan kadar gula darah.
"Kurang tidur dapat berdampak negatif pada kadar gula darah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," paparnya dalam Everyday Health.
Namun, bukan berarti tidur berlebihan lebih baik. Faktanya, dalam penelitian pada 2020 yang dipublikasikan oleh Diabetologia, pengigap diabetes yang tidur lebih (atau kurang) dari tujuh jam memiliki peningkatan risiko kematian dini, dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam penuh.
Selengkapnya klik di sini
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Cacar monyet adalah infeksi virus yang ditandai dengan bintil bernanah di kulit. Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus Monkeypox. Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.
Cacar monyet begitu ramai dibicarakan di dunia, pasalnya terjadi kasus cukup banyak di sejumlah negara. Pada 6 Mei 2022 dilaporkan untuk pertama kali di negara non endemis yaitu di Inggris dengan tanpa riwayat perjalanan dari negara endemis.
Cacar monyet menyebar antarmanusia melalui percikan liur yang masuk melalui mata, mulut, hidung, atau luka di kulit. Penularan juga bisa terjadi melalui benda yang terkontaminasi, seperti pakaian penderita. Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Selasa, 7 November 2023 November 2023:
1. Simak! Begini Cara Melindungi Diri Kamu dari Paparan Cacar Monyet
Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae. Genus Orthopoxvirus juga termasuk virus variola (penyebab cacar), virus vaccinia (digunakan dalam vaksin cacar), dan virus cacar sapi.
Cacar monyet pertama kali ditemukan pada tahun 1958. Pada saat itu ditemukan wabah penyakit mirip cacar yang menyerang koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian, hal tersebut yang menyebabkan penyakit ini disebut sebagai cacar monyet atau monkeypox.
Kasus cacar monyet pertama yang menginfeksi manusia tercatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo. Sejak saat itu, kasus cacar monyet dilaporkan telah menginfeksi orang-orang di beberapa negara Afrika Tengah dan Barat lainnya seperti Kamerun, Republik Afrika Tengah, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, dan Sierra Leone.
Virus cacar monyet dapat menular ketika seseorang bersentuhan dengan virus dari hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau bahan yang terkontaminasi virus.
Selengkapnya klik di sini
2. Bahaya Pneumonia pada Anak dan 5 Langkah Orang Tua untuk Mencegahnya
Setiap 43 detik, UNICEF menjabarkan bahwa satu anak di seluruh dunia meninggal akibat pneumonia. Sedangkan Kementerian Kesehatan menyebut Pneumonia adalah penyebab nomor satu kematian pada bayi dan anak usia di bawah lima tahun.
Melihat kedua fakta di atas, kita perlu mengetahui lebih dulu bahayanya Pneumonia ini terhadap si Kecil. Menurut Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi, Prof. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M.Sc, PhD, Pneumonia merupakan peradangan paru yang terutama disebabkan oleh infeksi kuman.
"Berbagai bakteri dan virus dapat menyebabkan pneumonia, menurut penelitian dan laporan penyebab utama pneumonia bakteria adalah pneumokokus," ujar Prof. Cissy dalam Diskusi Edukatif yang diselenggarakan PT Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia untuk Memperingati Hari Pneumonia Sedunia.
Selengkapnya klik di sini
3. 5 Cara agar Tidur Lebih Baik untuk si Pengidap Diabetes
Tidur menjadi salah satu kepentingan bagi orang-orang, termasuk kamu si pengidap diabetes. Namun, jika kekurangan tidur, tentunya akan memengaruhi kadar gula darahmu, lho.
Terlalu sedikit tidur membuat tubuh stres, menyebabkan tubuh melepaskan hormon, termasuk kortisol. Menurut Dr Gregg Faiman, MD, ahli endokrinologi di University Hospitals Cleveland Medical Center di Ohio, kortisol meningkatkan resistensi insulin dan meningkatkan kadar gula darah.
"Kurang tidur dapat berdampak negatif pada kadar gula darah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," paparnya dalam Everyday Health.
Namun, bukan berarti tidur berlebihan lebih baik. Faktanya, dalam penelitian pada 2020 yang dipublikasikan oleh Diabetologia, pengigap diabetes yang tidur lebih (atau kurang) dari tujuh jam memiliki peningkatan risiko kematian dini, dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam penuh.
Selengkapnya klik di sini
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)