FITNESS & HEALTH

Lasik Mata Jadi Solusi Bebas Kacamata, Tapi Apa Saja Risikonya?

Fatha Annisa
Selasa 28 Juli 2026 / 19:28
Ringkasnya gini..
  • Lasik menjadi salah satu prosedur populer untuk mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak.
  • Prosedur ini menawarkan sejumlah manfaat, seperti pemulihan yang cepat dan tingkat keberhasilan yang tinggi.
  • Namun, Lasik juga memiliki risiko yang perlu diketahui.
Jakarta: Lasik mata menjadi salah satu solusi populer bagi orang yang ingin mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak. Sebelum melakukannya, ketahui manfaat dan risikonya terlebih dahulu.
 
Lasik (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) merupakan prosedur bedah refraktif yang menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea.
 
Operasi ini bertujuan memperbaiki gangguan refraksi, seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), dan astigmatisme, sehingga penglihatan menjadi lebih tajam tanpa terlalu bergantung pada alat bantu penglihatan.
 
Baca juga: Bisa Minus Lagi Gak Sih? Ini Fakta di Balik Hasil Lasik yang Katanya Permanen
 

Manfaat Operasi Lasik

Prosedur ini dipilih oleh cukup banyak orang karena deretan manfaatnya, antara lain:
 

1. Mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak

Sebagian besar pasien dapat melihat dengan baik tanpa kacamata atau lensa kontak setelah menjalani LASIK. Menurut Mayo Clinic, lebih dari 8 dari 10 pasien tidak lagi memerlukan alat bantu penglihatan untuk sebagian besar aktivitas sehari-hari.
 

2. Hasil penglihatan cepat membaik

Perbaikan penglihatan umumnya mulai dirasakan dalam waktu satu hingga dua hari setelah operasi. Dibandingkan prosedur refraktif lain, masa pemulihan Lasik relatif lebih singkat sehingga pasien dapat kembali beraktivitas lebih cepat.

 
Baca juga: 4 Syarat Melakukan Lasik Mata
 

3. Prosedur berlangsung singkat

Operasi Lasik biasanya selesai dalam waktu sekitar 30 menit untuk kedua mata. Pasien umumnya dapat pulang pada hari yang sama tanpa perlu menjalani rawat inap.
 

4. Tingkat keberhasilan tinggi

Mayo Clinic menyebutkan lebih dari 99 persen pasien mencapai ketajaman penglihatan minimal 20/40, yang sudah memadai untuk sebagian besar aktivitas sehari-hari tanpa kacamata.
 
 
Baca juga: Ketahui 6 Tahap Pre-Lasik Sebelum Kamu Melakukannya
 

Risiko Operasi Lasik

Meski memiliki tingkat keberhasilan tinggi, Lasik bukan lah pilihan yang tepat untuk semua orang. Prosedur ini juga memiliki sejumlah risiko yang perlu dipertimbangkan:
 

1. Mata kering

Keluhan paling umum setelah Lasik adalah mata kering karena produksi air mata sementara menurun. Kondisi ini biasanya membaik dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan dengan bantuan obat tetes mata.
 

2. Gangguan penglihatan sementara

Sebagian pasien yang menjalani Lasik dapat mengalami silau (glare), melihat lingkaran cahaya (halo), penglihatan ganda, atau lebih sulit melihat pada malam hari. Gejala ini umumnya bersifat sementara, meski pada kasus yang jarang dapat bertahan lebih lama.

 
Baca juga: Cara Menangani Mata Silinder

 

3. Hasil operasi tidak sesuai harapan

Pada beberapa orang, koreksi yang diberikan bisa kurang atau berlebihan sehingga masih memerlukan kacamata atau tindakan lanjutan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
 

4. Komplikasi serius

Komplikasi seperti infeksi, gangguan penyembuhan kornea, atau penurunan kualitas penglihatan tergolong jarang, tetapi tetap dapat terjadi. Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh sebelum operasi sangat penting untuk menilai apakah seseorang merupakan kandidat yang tepat menjalani Lasik.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)

MOST SEARCH