FEATURE
Kisah Frantie: Sulap Hobi Fashion Jadi Karier Digital yang Kece Parah!
Yatin Suleha
Selasa 20 Oktober 2026 / 19:01
- Berawal dari kecintaannya pada fashion sejak SMP, Frantie sukses mengubah hobinya menjadi karier digital yang menginspirasi.
- Berbekal smartphone sederhana, Frantie bisa bikin konten dan live streaming kapan saja di sela-sela rutinitasnya.
- Meski sudah lama aktif di medsos, Frantie sempat ragu saat awal mau mencoba live streaming di usia 40-an.
Jakarta: Berawal dari kecintaannya pada fashion sejak SMP, Frantie sukses mengubah hobinya menjadi karier digital yang menginspirasi.
Melalui TikTok (@frantie) dan Instagram (@franteamoon), ia rutin membagikan konten fashion, lifestyle, hingga daily vlog.
Keinginan untuk kembali berkarya makin mantap saat anak-anaknya mulai tumbuh besar. Berbekal smartphone sederhana, Frantie bisa bikin konten dan live streaming kapan saja di sela-sela rutinitasnya.
Meski sudah lama aktif di medsos, Frantie sempat ragu saat awal mau mencoba live streaming di usia 40-an. Ia khawatir tidak ada yang menonton karena live menuntut interaksi yang spontan.
Namun, ia memberanikan diri untuk terus mencoba. Perlahan tapi pasti, penonton mulai berdatangan. Aktivitas yang tadinya bikin gugup malah jadi sarana seru buat sharing dan ngobrol bareng audiens.
“Awalnya saya sempat kurang percaya diri untuk live streaming. Saya berpikir, dengan usia yang sudah 40 tahun lebih, apakah nanti akan ada yang menonton? Ada rasa takut kalau sudah live ternyata tidak ada penontonnya,” tutur Frantie.
“Lama-lama ternyata mulai ada yang menonton. Dari situ saya jadi lebih berani untuk terus mencoba. Awalnya memang banyak kekhawatiran, tetapi ketika dijalani, ternyata live streaming bisa menjadi tempat untuk berbagi cerita dan berinteraksi dengan orang lain,” ujarnya.
Sering membagikan konten fashion dan lifestyle membuat Frantie dilirik banyak pihak. Berbagai tawaran kolaborasi pun berdatangan, mulai dari UMKM lokal hingga brand besar.
Tak hanya bikin konten, ia juga rutin membantu promosi produk hingga usaha kuliner teman-temannya. Puncaknya pada tahun 2025, Frantie berhasil mengantongi sertifikat Certified Live Host Star Streamer 2025 by TikTok Shop Tokopedia.
Berkat pencapaian ini, ia bahkan diundang langsung oleh tim TikTok Indonesia untuk live streaming bareng brand ternama di kantor mereka!
“Saya senang bisa mendapatkan sertifikasi ini karena buat saya, prosesnya bukan hanya tentang live streaming. Saya juga belajar melatih public speaking, bagaimana berbicara di depan banyak orang, menyampaikan sesuatu dengan lebih baik, dan membangun kepercayaan diri di depan kamera,” kata Frantie.
Walau jadwalnya makin padat dengan urusan ngonten dan live streaming, Frantie selalu memprioritaskan peran utamanya sebagai ibu rumah tangga. Fleksibilitas bekerja dari rumah membuatnya tetap bisa memasak dan menyiapkan kebutuhan suami serta anak-anaknya.
Bagi Frantie, menerima pekerjaan itu penting, tapi menjaga keseimbangan waktu bersama keluarga tetap nomor satu. Quality time bareng keluarga adalah prioritas utamanya yang gak bisa diganggu gugat!
“Bekerja dari rumah membuat saya punya lebih banyak waktu bersama keluarga. Saya tetap bisa membuat konten dan live streaming, tetapi saya juga masih bisa menjalankan kegiatan sebagai ibu rumah tangga, seperti memasak dan menyiapkan makanan untuk suami dan anak-anak. Quality time buat keluarga tetap yang utama, nomor satu,” ungkapnya.
Baginya perjalanan di dunia digital bukan semata-mata tentang bertambahnya kolaborasi atau pencapaian profesional. Ada ruang untuk terus belajar, menekuni minat yang telah lama dimiliki, dan menjalani aktivitas kreatif dengan cara yang sesuai dengan kehidupannya.
Sebab, di tengah kesibukan mengembangkan diri sebagai kreator, ada satu prinsip yang tetap ia pegang: quality time bersama keluarga tetap menjadi prioritas nomor satu.
(TIN)
Melalui TikTok (@frantie) dan Instagram (@franteamoon), ia rutin membagikan konten fashion, lifestyle, hingga daily vlog.
Keinginan untuk kembali berkarya makin mantap saat anak-anaknya mulai tumbuh besar. Berbekal smartphone sederhana, Frantie bisa bikin konten dan live streaming kapan saja di sela-sela rutinitasnya.
Sempat kurang percaya diri di depan kamera
Meski sudah lama aktif di medsos, Frantie sempat ragu saat awal mau mencoba live streaming di usia 40-an. Ia khawatir tidak ada yang menonton karena live menuntut interaksi yang spontan.
Namun, ia memberanikan diri untuk terus mencoba. Perlahan tapi pasti, penonton mulai berdatangan. Aktivitas yang tadinya bikin gugup malah jadi sarana seru buat sharing dan ngobrol bareng audiens.
“Awalnya saya sempat kurang percaya diri untuk live streaming. Saya berpikir, dengan usia yang sudah 40 tahun lebih, apakah nanti akan ada yang menonton? Ada rasa takut kalau sudah live ternyata tidak ada penontonnya,” tutur Frantie.
“Lama-lama ternyata mulai ada yang menonton. Dari situ saya jadi lebih berani untuk terus mencoba. Awalnya memang banyak kekhawatiran, tetapi ketika dijalani, ternyata live streaming bisa menjadi tempat untuk berbagi cerita dan berinteraksi dengan orang lain,” ujarnya.
Buka peluang kolaborasi dengan brand & UMKM
(Lewat live streaming, Frantie sukses raih sertifikasi dan gaet banyak kolaborasi. Foto: Dok. Istimewa)
Sering membagikan konten fashion dan lifestyle membuat Frantie dilirik banyak pihak. Berbagai tawaran kolaborasi pun berdatangan, mulai dari UMKM lokal hingga brand besar.
Tak hanya bikin konten, ia juga rutin membantu promosi produk hingga usaha kuliner teman-temannya. Puncaknya pada tahun 2025, Frantie berhasil mengantongi sertifikat Certified Live Host Star Streamer 2025 by TikTok Shop Tokopedia.
Berkat pencapaian ini, ia bahkan diundang langsung oleh tim TikTok Indonesia untuk live streaming bareng brand ternama di kantor mereka!
“Saya senang bisa mendapatkan sertifikasi ini karena buat saya, prosesnya bukan hanya tentang live streaming. Saya juga belajar melatih public speaking, bagaimana berbicara di depan banyak orang, menyampaikan sesuatu dengan lebih baik, dan membangun kepercayaan diri di depan kamera,” kata Frantie.
Tetap utamakan keluarga di atas segalanya
Walau jadwalnya makin padat dengan urusan ngonten dan live streaming, Frantie selalu memprioritaskan peran utamanya sebagai ibu rumah tangga. Fleksibilitas bekerja dari rumah membuatnya tetap bisa memasak dan menyiapkan kebutuhan suami serta anak-anaknya.
Bagi Frantie, menerima pekerjaan itu penting, tapi menjaga keseimbangan waktu bersama keluarga tetap nomor satu. Quality time bareng keluarga adalah prioritas utamanya yang gak bisa diganggu gugat!
“Bekerja dari rumah membuat saya punya lebih banyak waktu bersama keluarga. Saya tetap bisa membuat konten dan live streaming, tetapi saya juga masih bisa menjalankan kegiatan sebagai ibu rumah tangga, seperti memasak dan menyiapkan makanan untuk suami dan anak-anak. Quality time buat keluarga tetap yang utama, nomor satu,” ungkapnya.
Baginya perjalanan di dunia digital bukan semata-mata tentang bertambahnya kolaborasi atau pencapaian profesional. Ada ruang untuk terus belajar, menekuni minat yang telah lama dimiliki, dan menjalani aktivitas kreatif dengan cara yang sesuai dengan kehidupannya.
Sebab, di tengah kesibukan mengembangkan diri sebagai kreator, ada satu prinsip yang tetap ia pegang: quality time bersama keluarga tetap menjadi prioritas nomor satu.
(TIN)