FAMILY

Kenali Arti dari Warna ASI yang Berbeda-beda

Raka Lestari
Rabu 19 Agustus 2020 / 16:48

Jakarta: Pada umumnya, warna ASI yang paling sering ditemui adalah putih atau kekuningan. Namun, nyatanya ASI bisa memiliki warna yang berbeda-beda dan terkadang hal itu tergantung pada makanan yang dikonsumsi oleh si ibu menyusui.

Dikutip dari Romper, berikut ini adalah beberapa makna dari warna-warna ASI:

Bening atau kebiruan

Rebecca Costello seorang konsultan laktasi  dari In the Flow Lactation mengatakan susu pertama yang diperah memiliki kandungan lemak yang sedikit lebih rendah dan kandungan air yang lebih tinggi, sehingga seringkali tampak lebih biru atau putih pucat. “Ketika ASI terus diperah, ASI akan menjadi putih atau kuning yang lebih pekat karena kandungan lemaknya meningkat,” ujarnya.

Meskipun begitu, bukan berarti ASI yang dihasilkan menjadi tidak bermanfaat untuk bayi. Menurut Costello, ASI tersebut tetap bermanfaat untuk bayi tetapi komposisinya hanya sedikit berubah dan akan bertambah baik dengan semakin sering ibu menyusui bayi.

Kehijauan

“Pasien terkadang mengatakan bahwa ada warna atau rasa yang berbeda pada ASI mereka ketika mengonsumsi makanan tertentu,” ujar Costello. 

Makanan apapun dengan warna atau rasa yang kuat berpotensi memengaruhi warna dan rasa ASI. Dan sekali lagi, ini tidak menandakan sesuatu yang buruk atau berbahaya dari ASI.

ASI yang menjadi kehijauan bisa terjadi karena kamu mungkin mengonsumsi makanan atau sayuran berdaun hijau. “Beberapa jenis vitamin berbasis tanaman dapat mengubah warna ASI. Sayuran berdaun hijau juga bisa membuat ASI menjadi kehijauan," kata konsultan laktasi, Leigh Anne O’Connor.

embed

(Warna kuning pada susu juga dapat menunjukkan adanya konsentrasi kolostrum yang lebih tinggi yang dihasilkan pada minggu-minggu pertama menyusui. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Oranye atau kekuningan 

Seorang konsultan laktasi, Deborah Dominici dari Babies Breast Friend di Honolulu mengungkapkan jika ASI berwarna oranye atau kekuningan, penyebab paling umum adalah makanan tinggi beta karoten seperti wortel, labu, dan ubi yang akan memberikan warna kekuningan.

“Warna kuning pada susu juga dapat menunjukkan adanya konsentrasi kolostrum yang lebih tinggi yang dihasilkan pada minggu-minggu pertama menyusui, atau dipompa saat ibu atau bayi sakit. Tubuh kita merespons penyakit dengan mengubah komposisi ASI,” tambah Domonici.

Terdapat bercak darah atau kecoklatan 

“Tepat setelah bayi Anda lahir, beberapa orang melihat sejumlah kecil darah coklat tua di kolostrum atau susu mereka. Ini disebut ‘rusty pipe syndrome,’” jelas Costello.

Saat saluran ASI tumbuh dan berkembang selama kehamilan, terkadang ada sedikit perdarahan di dalam payudara. Itu kemudian 'dicuci' saat kolostrum atau ASI dikeluarkan.



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH