FAMILY

Sekolah yang Dulu Bikin Deg-degan, Sekarang Jadi Tempat Nyaman

A. Firdaus
Sabtu 07 Februari 2026 / 16:11
Ringkasnya gini..
  • Bangunan SDN Jombang 03 berdiri sejak 1975.
  • SDN Jombang 03 hadir dengan 21 ruang kelas baru.
  • Bangunan lama dirobohkan dan digantikan dengan gedung baru.
Tangerang Selatan: Bagi sebagian anak, hujan adalah momen bermain dan kegembiraan. Namun bagi siswa-siswi SDN Jombang 03 di masa lalu, hujan justru kerap menghadirkan kecemasan.

Genangan air di halaman sekolah, plafon yang pernah runtuh, hingga serpihan bangunan dari lantai dua menjadi pemandangan yang tak asing saat mereka menuntut ilmu.

Di tengah keterbatasan itu, anak-anak tetap datang ke sekolah dengan semangat yang sama: belajar. Dengan tas di punggung dan rasa ingin tahu yang besar, mereka menjalani hari-hari sekolah dalam kondisi yang jauh dari ideal. Sekolah, yang seharusnya menjadi ruang aman untuk tumbuh dan berkembang, kala itu masih menyimpan risiko bagi keselamatan fisik maupun kenyamanan emosional mereka.

Bangunan SDN Jombang 03 yang berdiri sejak 1975 memang telah menua. Struktur yang rapuh membuat proses belajar mengajar berlangsung dalam bayang-bayang kekhawatiran. Beberapa ruang kelas bahkan harus ditopang besi besar agar tetap bisa digunakan. Kepala UPTD SDN Jombang 03, Widiastuti, mengenang bagaimana kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tumbuh kembang anak-anak.

“Anak-anak tetap belajar, tapi kami selalu cemas soal keselamatan. Saat kursi dibawa ke lantai dua saja, puing-puing sering berjatuhan,” ujar Widiastuti.

Keterbatasan ruang kelas juga memengaruhi ritme belajar siswa. Dari 21 rombongan belajar, hanya sembilan ruang kelas yang layak digunakan. Pembelajaran pun harus dibagi menjadi tiga sesi, dari pagi hingga sore. Anak-anak dituntut beradaptasi dengan waktu belajar yang terpecah, yang kerap berdampak pada konsentrasi dan kondisi fisik mereka.

Situasi tersebut akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. SDN Jombang 03 ditetapkan sebagai sekolah prioritas untuk dibangun ulang. Sejak akhir Agustus 2025, bangunan lama dirobohkan dan digantikan dengan gedung baru yang lebih aman dan representatif.

Selama proses pembangunan, siswa dan guru sementara menjalani kegiatan belajar mengajar di SDN Jombang 05. Meski harus berbagi ruang dan waktu, para guru tetap berupaya menjaga semangat belajar anak-anak agar tidak surut.

Kini, perubahan besar itu terasa nyata. SDN Jombang 03 hadir dengan 21 ruang kelas baru, ruang guru yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, lapangan olahraga, hingga fasilitas sanitasi yang memadai. Sekolah tidak lagi sekadar tempat belajar, melainkan ruang yang mendukung perkembangan fisik, emosional, dan sosial anak.

Bagi para siswa, sekolah bukan lagi tempat yang memicu rasa cemas saat hujan turun. Mereka dapat belajar dalam satu sesi penuh, bergerak lebih leluasa, dan mengekspresikan diri dalam lingkungan yang aman dan ramah anak.

“Yang paling terasa itu anak-anak lebih antusias. Mereka senang datang ke sekolah dan lebih fokus belajar,” kata Widi.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan para orang tua dan guru. Sekolah baru ini bukan sekadar bangunan megah, melainkan simbol hadirnya kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

Keluarga besar SDN Jombang 03 pun menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, serta seluruh dinas terkait yang telah menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak.

“Insya Allah dengan gedung baru ini, semangat kami untuk mendidik anak-anak semakin luar biasa,” pungkas Widi.

Kini, di ruang-ruang kelas yang aman dan terang, anak-anak SDN Jombang 03 kembali menata mimpi. Tanpa takut runtuhan, tanpa cemas genangan. Mereka hanya fokus untuk belajar, bertumbuh, dan meraih masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH