FAMILY

Otw Jalan! 5 Tanda Si Kecil Mulai Siap Kasih Langkah Pertama

Yatin Suleha
Minggu 22 Maret 2026 / 16:00
Ringkasnya gini..
  • Momen ketika bayi mulai berjalan, sering menjadi salah satu tahap perkembangan yang paling ditunggu.
  • Menariknya, setiap bayi punya waktunya sendiri.
  • Berikut adalah lima tanda bayi akan segera mulai berjalan.
Jakarta: Momen ketika bayi mulai berjalan, sering menjadi salah satu tahap perkembangan yang paling ditunggu. Banyak orang tua penasaran, kapan si kecil akan mengambil langkah pertamanya. 

Menariknya, setiap bayi punya waktunya sendiri. Ada yang terlihat sudah siap berjalan sejak lama, tetapi tetap memilih merangkak. Ada juga yang tampak santai, lalu tiba-tiba berdiri dan berjalan tanpa banyak latihan. 

Sebelum benar-benar bisa berjalan, biasanya ada beberapa tanda yang mulai terlihat. Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa otot, keseimbangan, dan kepercayaan diri bayi sedang berkembang menuju kemampuan berjalan. 
 
Jika diperhatikan dengan baik, perubahan kecil dalam gerakan dan kebiasaan bayi, sering menjadi petunjuk bahwa langkah pertama tidak lama lagi akan terjadi.

Dilansir dari BabyaCenter, berikut adalah lima tanda bayi akan segera mulai berjalan.
 

1. Mendorong diri untuk berdiri


Sekitar usia 8 hingga 9 bulan, banyak bayi mulai mencoba berdiri dengan cara berpegangan pada perabot rumah, seperti sofa atau meja. Oleh karena itu, penting memastikan benda-benda di sekitarnya cukup kuat untuk menahan berat tubuh bayi.

Jika tubuh bayi dibantu berdiri di samping sofa, biasanya mereka akan memegangnya dengan kuat. Setelah semakin percaya diri, bayi mungkin mencoba melepas pegangan sebentar, meskipun hanya beberapa detik.

Beberapa bayi juga sering menggunakan pagar tempat tidur bayi, untuk menarik tubuh hingga berdiri. Jika hal ini terjadi, sebaiknya posisi kasur tempat tidur bayi diturunkan ke tingkat paling rendah, agar bayi lebih aman dari risiko jatuh.
 

2. Belajar bangun dan duduk kembali



(Tanda bayi akan segera berjalan salah satunya mulai melangkah dengan bantuan tangan orang tua atau alat bantu dorong. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Saat berusia sekitar 9 atau 10 bulan, bayi mulai belajar menurunkan tubuh dari posisi berdiri untuk kembali duduk. Gerakan ini sebenarnya cukup menantang bagi bayi.

Di masa ini, bayi juga mulai mencoba membungkuk dan berjongkok. Setelah terbiasa melakukannya, bayi biasanya mampu mengambil mainan dari posisi berdiri, tanpa harus duduk terlebih dahulu.
 

3. Berjalan sambil berpegangan


Setelah semakin terbiasa berdiri, bayi biasanya mulai bergerak dengan berjalan sambil berpegangan pada perabot. Mereka akan berpindah, dari satu benda ke benda lain untuk menjaga keseimbangan.

Pada tahap ini, bayi terkadang juga mencoba berdiri tanpa pegangan selama beberapa detik. Fase berjalan sambil berpegangan ini, umumnya terjadi pada usia 9 hingga 14 bulan.

Di awal latihan berjalan, bayi sering melangkah sambil memegang tangan orang dewasa, atau menggunakan mainan pendorong berjalan. Ada bayi yang cepat beralih dari merangkak ke berjalan, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama hingga benar-benar percaya diri.
 

4. Perubahan mood atau pola tidur


Sebagian bayi menjadi lebih rewel, ketika sedang mengalami lonjakan perkembangan. Ada juga yang mengalami perubahan pola tidur, seperti lebih sulit tidur atau justru tidur lebih lama dari biasanya.

Perubahan ini sering terjadi ketika bayi sedang mencapai tonggak perkembangan baru. Jika bayi terlihat sedikit berbeda dari biasanya, bisa jadi tubuhnya sedang mempersiapkan diri untuk belajar berjalan.
   

5. Mulai mengambil langkah pertama


Ketika keseimbangan tubuh semakin baik, bayi mulai mencoba melepaskan pegangan saat bergerak. Awalnya mungkin hanya satu atau dua langkah, sebelum akhirnya terjatuh.

Namun dari percobaan kecil ini, biasanya akan muncul semakin banyak langkah berikutnya, hingga bayi akhirnya bisa berjalan sendiri.


Secillia Nur Hafifah


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH