Apakah Berpuasa Bisa Pengaruhi Kualitas dan Kuantitas ASI?
Jakarta: Selama berpuasa, ada perubahan di sistem metabolisme dan homeostasis tubuh dan tentunya hal ini juga terjadi pada para ibu yang sedang meyusui.
Dr. Riza Sulfianna, selaku konselor menyusui di Orami menyebutkan bahwa ibu menyusui butuh tambahan kalori 300-500 kkal perhari (setara 2x camilan sehat), sehingga total kalori yang dibutuhkan ibu menyusui sekitar 2500-2800 kkal perhari. Begitu juga dengan asupan cairan, ibu butuh 3,1 hingga 3,8 liter cairan perhari.
Ini artinya ibu menyusui butuh makan dan minum lebih banyak. Lantas, apakah momen puasa ini bisa memengaruhi kualitas dan kuantitas dari ASI sendiri?
Dr. Riza menjelaskan bahwa ada penelitian yang dilakukan oleh Rakicioglu et. al pada tahun 2006 yang membahas tentang ibu menyusui yang menjalankan puasa Ramadhan di Ankara, Turki dengan bayi berumur 2-5 bulan.
Penelitian ini menyimpulkan ibu menyusui yang berpuasa tidak memengaruhi kuantitas atau jumlah asi ibu selama berpuasa, juga tidak terjadi perubahan komposisi makronutrien pada asi seperti karbohidrat, protein dan lemak pada asi.

(Produksi ASI tentunya akan menurun karena tubuh mempertahankan cairan tubuh tetap stabil di organ penting seperti otak. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)
Akan tetapi, penelitian ini menyebutkan terjadinya perubahan pada komposisi mikronutrien pada asi seperti zinc (zat besi), potassium dan magnesium.
Pada penelitian lain disebutkan produksi ASI ibu yang menjalankan puasa Ramadhan tidak mengalami penurunan, kecuali bila ibu mengalami dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan rasa sangat haus, bibir kering, pusing, pandangan berkunang-kunang, sangat letih, jumlah buang air kecil sangat sedikit, air seni sangat berbau dan berwarna kuning pekat atau seperti teh.
“Jika ibu mengalami hal-hal tersebut, produksi ASI tentunya akan menurun karena tubuh mempertahankan cairan tubuh tetap stabil di organ penting seperti otak,” ujarnya dalam Ruang Konsul Mengasihi Saat Berpuasa di Orami.
Oleh karena itu, jangan sampai para ibu mengalami dehidrasi dalam masa Ramadan ini. Pastikan saat sahur dan buka, kebutuhan air dan juga makanan bergizi sudah tercukupi ya.
Selamat berpuasa!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)