FAMILY

Langkah Jitu Menemukan Potensi Anak Menurut Pakar

Medcom
Sabtu 12 November 2022 / 15:15
Jakarta: Senang sekali rasanya bila bisa menyaksikan buah hati tumbuh kembang dan mencoba banyak hal baru di hidupnya. Tidak jarang orang tua rela meluangkan waktu dan mengeluarkan biaya tambahan untuk anak mengembangkan potensi yang ada pada dirinya.

Tak sama dengan semuanya, setiap anak juga memiliki karakter dan keunikan yang berbeda. Ada yang memiliki kemampuan di bidang seni, science, olahraga, hingga pelajaran inti yang ada di sekolah. Jangan pernah memaksa buah hati untuk tumbuh seperti apa yang kita mau, biarkan mereka bereksplorasi hingga menemukan minat dan bakatnya sendiri.

Sebagai orang tua, kita harus mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk bisa memahami kemampuan dan mengembangkan potensi buah hati di bidangnya. Erika Kamaria Yamin, M.Psi mengatakan, ”peran orang tua sangat penting dalam masa-masa usia emas untuk memberikan stimulasi yang tepat kepada anaknya untuk menggali minatnya sendiri."

Berikut ini Medcom.id telah merangkum langkah-langkah untuk orang tua membantu menemukan minat bakat buah hati menurut Erika:
 

1. Mulai pembelajaran karakter sedini mungkin


Pembelajaran karakter bisa dilihat dari bagaimana mereka melakukan sesuatu dengan mudah dan enjoy. Tapi jangan asal menentukan bahwa anak anak sudah memiliki potensinya.

Lakukan secara eksplorasi, perlahan lahan dilihat bakat dan kemampuannya. Anak bisa merasakan sendiri kesenangannya. Intinya ada 3 E yaitu, easy, enjoy, dan excellent.


2. Bebaskan anak memilih

Self-esteem juga penting untuk anak anak. Banyak orang tua yg memiliki ekspektasi pada inner-childnya yang gagal dahulu. Misalkan dulu ibunya ingin menjadi dokter namun tak ada biaya, sehingga saat ia memiliki anak, kemudian anaknya dipaksa menjadi dokter karena keinginan orang tua yg belum tersampaikan.

Menjadi orang tua yg baik harus bisa mendengarkan anak dengan baik, berikan mereka penjelasan dan alasan yang tepat agar anak mengerti apa yang mereka inginkan. Mengajak anak diskusi dan membedah lagi keinginan anak seperti apa, buat ruang diskusi agar anak bisa mengungkapkan isi hati yang ingin dicapai.
 

3. Tak usah terburu-buru menentukan


Tidak perlu khawatir karena kamu tidak sendiri, karena banyak orang tua yang mengalami struggle seperti itu. Tak usah terburu-buru untuk menentukan minat bakatnya. Karena anak usia dini masih akan berjalan panjang, mereka akan menghadapi fase-fase yang akan dialami hidupnya, sehingga minat bakatnya belum terlihat secara jelas.

Menurut Erika, dibutuhkan eksplorasi pada anak usia dini, biarkan mereka mencoba apa yg mereka mau. Apakah mereka akan melakukannya dengan 3 E atau malah sebaliknya. Jika anak sudah usia SD maka sudah bisa dilihat sedikit lebih jelas kompetensinya lebih condong ke mana.

Dan saat usia SMP dan SMA sudah mulai kelihatan profil kemampuan, eksplorasi sang anak sudah sejauh apa dan apakah anak mereka nyaman pada bakat tersebut. Saat anak di usia ini anak akan lebih mudah menentukan arah cita citanya ke mana dan orang tua bisa mendukung aktivitas yg disukai anaknya.

Nandhita Nur Fadjriah
 
(FIR)

MOST SEARCH