FAMILY
Ramadan Tanpa Drama! 6 Cara Bikin Anak Betah Puasa Seharian
A. Firdaus
Selasa 24 Februari 2026 / 14:11
- Jika suasana rumah terlalu tegang atau penuh larangan.
- Ajak ikut menyiapkan menu berbuka.
- Bangun rasa kebersamaan.
Jakarta: Hari-hari panjang saat Ramadan sering kali membuat anak merasa waktu berjalan lambat. Jam seakan berhenti bergerak, sementara rasa haus mulai muncul lebih cepat dari perkiraan.
Jika suasana rumah terlalu tegang atau penuh larangan, puasa bisa terasa makin berat. Kuncinya adalah menciptakan pengalaman Ramadan, yang menyenangkan dan penuh keterlibatan. Ketika anak merasa dilibatkan, puasa panjang justru bisa menjadi momen yang dinanti.
Dilansir dari aboutislam.net, berikut adalah enam cara praktis libatkan anak agar puasa 13 jam tidak terasa menyiksa.
Libatkan mereka dalam proses persiapan sahur dan berbuka puasa. Peran kecil, seperti membantu menata meja bisa membuat mereka merasa penting.
Kegiatan sederhana, seperti memilih menu atau membantu menyiapkan takjil bisa menumbuhkan antusiasme menjelang magrib.
Demikian pula dengan perencanaan untuk Idulfitri. Hal ini akan memberi mereka sesuatu yang dinantikan sepanjang waktu.
Idulfitri adalah salah satu momen dalam setahun di mana kita benar-benar dapat merayakan, jadi biarkan mereka terlibat dalam perencanaan, agar mereka merasa menjadi bagian dari perayaan tersebut seperti orang lain.
Demikian pula dengan acara-acara yang mungkin berlangsung di masjid setempat. Jika ada kelas yang diadakan, biarkan mereka ikut agar mereka dapat bersama anak-anak sebaya yang juga berpuasa.
Dengan cara ini, mereka dapat melihat bahwa anak-anak lain juga ikut berpuasa dan merasa lebih termotivasi untuk meniru saudara-saudara mereka, yang juga mengalami hal yang sama.
Selain itu, ingatkan mereka bahwa meskipun saat ini hari-hari terasa panjang, waktu akan berubah dan hari-hari akan menjadi lebih panjang atau lebih pendek.
Pada suatu saat, panjang hari akan sangat singkat, dan orang-orang di bagian lain dunia akan menginginkan untuk berpuasa pada hari-hari singkat di tempat kamu berada.
Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, puasa 13 jam tidak lagi terasa menakutkan. Proses ini berubah menjadi pengalaman berharga yang kelak akan dikenang sebagai bagian indah dari masa kecil.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Jika suasana rumah terlalu tegang atau penuh larangan, puasa bisa terasa makin berat. Kuncinya adalah menciptakan pengalaman Ramadan, yang menyenangkan dan penuh keterlibatan. Ketika anak merasa dilibatkan, puasa panjang justru bisa menjadi momen yang dinanti.
Dilansir dari aboutislam.net, berikut adalah enam cara praktis libatkan anak agar puasa 13 jam tidak terasa menyiksa.
1. Libatkan dalam persiapan sahur
Libatkan mereka dalam proses persiapan sahur dan berbuka puasa. Peran kecil, seperti membantu menata meja bisa membuat mereka merasa penting.
2. Ajak ikut menyiapkan menu berbuka
Kegiatan sederhana, seperti memilih menu atau membantu menyiapkan takjil bisa menumbuhkan antusiasme menjelang magrib.
3. Sertakan dalam perencanaan Idulfitri
Demikian pula dengan perencanaan untuk Idulfitri. Hal ini akan memberi mereka sesuatu yang dinantikan sepanjang waktu.
Idulfitri adalah salah satu momen dalam setahun di mana kita benar-benar dapat merayakan, jadi biarkan mereka terlibat dalam perencanaan, agar mereka merasa menjadi bagian dari perayaan tersebut seperti orang lain.
4. Dorong ikut kegiatan di masjid
Demikian pula dengan acara-acara yang mungkin berlangsung di masjid setempat. Jika ada kelas yang diadakan, biarkan mereka ikut agar mereka dapat bersama anak-anak sebaya yang juga berpuasa.
5. Bangun rasa kebersamaan
Dengan cara ini, mereka dapat melihat bahwa anak-anak lain juga ikut berpuasa dan merasa lebih termotivasi untuk meniru saudara-saudara mereka, yang juga mengalami hal yang sama.
6. Jelaskan bahwa durasi puasa bisa berbeda setiap musim
Selain itu, ingatkan mereka bahwa meskipun saat ini hari-hari terasa panjang, waktu akan berubah dan hari-hari akan menjadi lebih panjang atau lebih pendek.
Pada suatu saat, panjang hari akan sangat singkat, dan orang-orang di bagian lain dunia akan menginginkan untuk berpuasa pada hari-hari singkat di tempat kamu berada.
Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, puasa 13 jam tidak lagi terasa menakutkan. Proses ini berubah menjadi pengalaman berharga yang kelak akan dikenang sebagai bagian indah dari masa kecil.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)