FAMILY

No More Tantrum! Cara Jitu Bikin Anak Semangat Masuk Sekolah

Yatin Suleha
Minggu 18 Januari 2026 / 14:09
Jakarta: Memasuki dunia taman kanak-kanak bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang bagi anak-anak, terutama jika mereka belum pernah jauh dari rumah atau orang tua.

Banyak orang tua bertanya-tanya bagaimana cara terbaik untuk mempersiapkan buah hati mereka agar transisi ini berjalan lancar dan tidak membuat anak stres.

Persiapan yang baik tidak hanya membantu anak belajar keterampilan dasar seperti menggunakan toilet sendiri atau mengenakan pakaian, tetapi juga membangun kepercayaan diri mereka dalam menghadapi lingkungan baru.

 


Dilansir dari BabyCenter, berikut beberapa cara untuk membantu anak bersiap untuk taman kanak-kanak.
 

1. Mulai latihan toilet jauh-jauh hari


Dengan begitu, anak dapat belajar dengan kecepatan mereka sendiri daripada terburu-buru untuk memenuhi tenggat waktu sekolah.

“Mengambil pendekatan bertahap dan mengikuti arahan anak adalah pengalaman yang jauh lebih tidak stres dan akan membantu proses belajar toilet berjalan lebih lancar,” kata Kelley Yost Abrams, seorang psikolog perkembangan dan anggota Dewan Penasihat Medis BabyCenter.
 

2. Ajarkan anak keterampilan lain



(Sekolah itu melelahkan, lho. Jadi, si kecil perlu tahu cara mengenali perasaannya dan tahu keterampilan lain agar mempermudah saat ia belajar di kelar.Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Hal ini seperti mengenakan dan mengancingkan jaket mereka dan mengikat sepatu mereka karena mereka mungkin belum bisa menguasai mengikat sepatu hingga taman kanak-kanak atau lebih lama, tetapi mereka bisa belajar mengenakan sepatu yang tidak perlu diikat.
 

3. Jadwalkan waktu berpisah


Jika anak belum banyak menghabiskan waktu jauh dari orang tua, cobalah jadwalkan waktu terpisah, misalnya menginap semalam dengan nenek atau menghabiskan sore hari dengan pengasuh.
 

4. Jika anak belum terbiasa dengan aktivitas kelompok, mulailah memperkenalkannya


Ajak anak ke waktu cerita di perpustakaan lokal, misalnya daftarkan mereka ke kelas seperti tari atau senam untuk membantu mereka terbiasa bermain dengan anak-anak lain. Ini memperkuat keterampilan sosial.
 

5. Atur waktu di mana anak dapat menghibur diri sendiri selama 5 hingga 15 menit


Saat orang tua mencuci piring, dorong anak untuk membuat makhluk dari tanah liat, misalnya. Secara bertahap tingkatkan durasi bermain sendiri. Ini membangun kemandirian.
   

6. Cobalah untuk menyinkronkan waktu tidur anak


Jika mereka masih membutuhkan tidur siang di tengah pagi, tetapi waktu tidur siang di taman kanak-kanak setelah makan siang, bantu anak beradaptasi dengan secara bertahap memajukan waktu tidur siang sedikit setiap hari. Ini mencegah kelelahan di sekolah.
 

7. Bicaralah dengan anak tentang TK jauh sebelum hari pertama tiba


Salah satu caranya adalah baca buku-buku tentang taman kanak-kanak. Jelaskan apa yang akan mereka lakukan di sana, termasuk hal-hal yang membuat anak nyaman dan menyukainya, seperti mewarnai atau bermain puzzle.

Dengarkan kekhawatiran mereka dan yakinkan mereka bahwa merasa gugup tentang petualangan baru adalah hal yang normal. Komunikasi ini membantu anak merasa didukung.
 

8. Kunjungi taman kanak-kanak bersama


Ajak anak mengunjungi kelas dan bertemu guru mereka sebelum sekolah dimulai. Biarkan mereka bermain di lapangan sekolah. Tunjukkan kepada anak bahwa orang tua merasa baik tentang sekolah dan senang untuk mereka. Kunjungan ini mengurangi kecemasan.
 

Secillia Nur Hafifah


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH