Jakarta: Beberapa hari yang lalu, plafon bangunan Mal Margo City ambruk. Ini terjadi dari ketinggian sekitar 20 meter terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Tentu saja ini tidak kita inginkan. Namun, jika ini terjadi pada kamu dan keluarga saat berada di dalam sebuah mal atau bangunan gedung lainnya, lantas apa yang harus dilakukan?
Dikutip dari berbagai sumber kamu bisa melakukan beberapa hal saat gedung runtuh, antara lain:
Siapa pun tentunya tak ingin terjadi kejadian yang tidak menyenangkan dan membahayakan. Untuk itu, kamu bisa sedikit memerhatikan di mana pintu keluar atau exit baik sedang dalam area gedungnya atau area parkir. Ini tentu saja berguna bukan cuma saat mengalami gedung runtuh tapi juga saat gempa bumi atau terjadi kebakaran.
.jpg)
(Tenangkan diri dan segera cari pintu keluar. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Panik mungkin terjadi saat baru saja sebuah event terjadi secara tiba-tiba. Namun ingatkan diri kamu agar tenang, tarik napas beberapa kali sambil aware keadaan sekitar. Segera cari tempat aman untuk sembunyi atau segera keluar dari gedung.
Banyak artikel yang menyarankan kamu untuk menghindari lift. Walau kamu berpikir pakai lift bisa lebih capat, saat keadaan seperti gedung roboh atau bencana alam lainnya, menggunakan lift dikhawatirkan akan terjadi korsleting di lift yang bisa membuat macet atau bahkan jatuh. Jadi, tetap evakuasi di pintu keluar.
Saat gedung runtuh ada debu yang berterbangan. Usahakan untuk menutup hidung dan mulut kamu. Bila tak ada masker saat keadaan darurat, pakai baju kamu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Tentu saja ini tidak kita inginkan. Namun, jika ini terjadi pada kamu dan keluarga saat berada di dalam sebuah mal atau bangunan gedung lainnya, lantas apa yang harus dilakukan?
Dikutip dari berbagai sumber kamu bisa melakukan beberapa hal saat gedung runtuh, antara lain:
1. Selalu hafalkan jalur keluar atau exit door
Siapa pun tentunya tak ingin terjadi kejadian yang tidak menyenangkan dan membahayakan. Untuk itu, kamu bisa sedikit memerhatikan di mana pintu keluar atau exit baik sedang dalam area gedungnya atau area parkir. Ini tentu saja berguna bukan cuma saat mengalami gedung runtuh tapi juga saat gempa bumi atau terjadi kebakaran.
.jpg)
(Tenangkan diri dan segera cari pintu keluar. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
2. Tenangkan diri
Panik mungkin terjadi saat baru saja sebuah event terjadi secara tiba-tiba. Namun ingatkan diri kamu agar tenang, tarik napas beberapa kali sambil aware keadaan sekitar. Segera cari tempat aman untuk sembunyi atau segera keluar dari gedung.
3. Jangan gunakan lift
Banyak artikel yang menyarankan kamu untuk menghindari lift. Walau kamu berpikir pakai lift bisa lebih capat, saat keadaan seperti gedung roboh atau bencana alam lainnya, menggunakan lift dikhawatirkan akan terjadi korsleting di lift yang bisa membuat macet atau bahkan jatuh. Jadi, tetap evakuasi di pintu keluar.
4. Lindungi pernapasan
Saat gedung runtuh ada debu yang berterbangan. Usahakan untuk menutup hidung dan mulut kamu. Bila tak ada masker saat keadaan darurat, pakai baju kamu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)