FAMILY
Pantesan Cowok Sering Confess Duluan, Ternyata Ini Alasan Psikologinya!
A. Firdaus
Sabtu 13 Juni 2026 / 18:13
- Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peserta pria rata-rata jatuh cinta sekitar satu bulan lebih cepat dibandingkan wanita.
- Wanita cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk menilai calon pasangan.
- Memahami perbedaan ritme jatuh cinta menjadi hal penting dalam hubungan.
Jakarta: Selama ini, banyak orang percaya bahwa wanita lebih mudah jatuh cinta dan lebih cepat terbawa perasaan, dibandingkan cowok. Sementara itu, cowok sering digambarkan sebagai sosok yang lebih tenang, sulit membuka hati, dan cenderung menjaga jarak dalam hubungan.
Namun, sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Dua studi yang telah melalui proses peer review, memberikan gambaran yang lebih akurat, mengenai cara pria dan wanita mengalami cinta romantis.
Hasilnya menunjukkan bahwa perbedaan antara keduanya, bukan soal siapa yang lebih mencintai, melainkan bagaimana proses jatuh cinta itu terjadi.
Dilansir dari Psychology Today dalam studi tahun 2025 yang diterbitkan di Biology of Sex Differences, peneliti melibatkan 808 orang dewasa muda berusia 18 hingga 25 tahun, dari 33 negara yang sedang mengalami cinta romantis.
Penelitian ini menjadi salah satu studi pertama, yang mengamati orang-orang yang sedang benar-benar jatuh cinta, bukan hanya mengandalkan cerita atau kenangan masa lalu.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peserta cowok rata-rata jatuh cinta sekitar satu bulan lebih cepat dibandingkan cewek. Namun, ketika cewek mulai jatuh cinta, perasaan yang muncul cenderung lebih kuat dan lebih mendalam. Wanita juga lebih sering memikirkan orang yang dicintainya dibandingkan pria.
Para peneliti menjelaskan temuan ini melalui sudut pandang evolusi. Menurut mereka, cowok kemungkinan berkembang untuk lebih cepat menunjukkan ketertarikan dan komitmen karena hal tersebut memberi keuntungan dalam proses mencari pasangan.
Sebaliknya, cewek cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk menilai calon pasangan, tetapi ketika perasaan cinta muncul, emosi yang dirasakan menjadi lebih intens dan fokus.
Menurut Psikolog Mark Travers Ph.D., temuan ini menunjukkan bahwa cowok yang lebih dulu mengucapkan perasaan, bukan berarti bertindak gegabah atau sekadar terbawa suasana. Bisa jadi, mereka memang secara alami lebih cepat mencapai tahap tersebut.
Di sisi lain, cewek yang membutuhkan waktu lebih lama bukan berarti perasaannya lebih kecil, melainkan karena proses emosional yang dialami berbeda.
Oleh karena itu, memahami perbedaan ritme jatuh cinta menjadi hal penting dalam hubungan. Kecepatan seseorang dalam mengungkapkan perasaan, tidak selalu mencerminkan seberapa besar cintanya, melainkan cara masing-masing individu mengalami dan memproses emosi romantis.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Namun, sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Dua studi yang telah melalui proses peer review, memberikan gambaran yang lebih akurat, mengenai cara pria dan wanita mengalami cinta romantis.
Hasilnya menunjukkan bahwa perbedaan antara keduanya, bukan soal siapa yang lebih mencintai, melainkan bagaimana proses jatuh cinta itu terjadi.
Pria lebih cepat jatuh cinta, wanita merasakannya lebih intens
Dilansir dari Psychology Today dalam studi tahun 2025 yang diterbitkan di Biology of Sex Differences, peneliti melibatkan 808 orang dewasa muda berusia 18 hingga 25 tahun, dari 33 negara yang sedang mengalami cinta romantis.
Penelitian ini menjadi salah satu studi pertama, yang mengamati orang-orang yang sedang benar-benar jatuh cinta, bukan hanya mengandalkan cerita atau kenangan masa lalu.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peserta cowok rata-rata jatuh cinta sekitar satu bulan lebih cepat dibandingkan cewek. Namun, ketika cewek mulai jatuh cinta, perasaan yang muncul cenderung lebih kuat dan lebih mendalam. Wanita juga lebih sering memikirkan orang yang dicintainya dibandingkan pria.
Para peneliti menjelaskan temuan ini melalui sudut pandang evolusi. Menurut mereka, cowok kemungkinan berkembang untuk lebih cepat menunjukkan ketertarikan dan komitmen karena hal tersebut memberi keuntungan dalam proses mencari pasangan.
Sebaliknya, cewek cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk menilai calon pasangan, tetapi ketika perasaan cinta muncul, emosi yang dirasakan menjadi lebih intens dan fokus.
Menurut Psikolog Mark Travers Ph.D., temuan ini menunjukkan bahwa cowok yang lebih dulu mengucapkan perasaan, bukan berarti bertindak gegabah atau sekadar terbawa suasana. Bisa jadi, mereka memang secara alami lebih cepat mencapai tahap tersebut.
Di sisi lain, cewek yang membutuhkan waktu lebih lama bukan berarti perasaannya lebih kecil, melainkan karena proses emosional yang dialami berbeda.
Oleh karena itu, memahami perbedaan ritme jatuh cinta menjadi hal penting dalam hubungan. Kecepatan seseorang dalam mengungkapkan perasaan, tidak selalu mencerminkan seberapa besar cintanya, melainkan cara masing-masing individu mengalami dan memproses emosi romantis.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)