FAMILY

Plot Twist! Cemburu Retroaktif Ternyata Bukan OCD

A. Firdaus
Selasa 09 Juni 2026 / 13:10
Ringkasnya gini..
  • Cemburu retroaktif sering kali digambarkan sebagai salah satu subtipe dari OCD.
  • Cemburu retroaktif terbukti tidak sejalan secara kuat dengan kondisi-kondisi psikologis tersebut.
  • Alih-alih menjadi sebuah penyakit mental mandiri, fenomena ini tampaknya lebih tepat dipahami sebagai sebuah label payung.
Jakarta: Bagi sebagian orang, mengetahui masa lalu romantis atau seksual pasangan, bisa menjadi pemicu rasa tidak nyaman yang luar biasa, bahkan ketika riwayat tersebut sama sekali tidak mengancam hubungan, yang berjalan saat ini. Fenomena emosional inilah, yang di dunia maya populer dengan sebutan 'cemburu retroaktif'. 

Menurut Brian Thompson Ph.D., Psikolog spesialis kecemasan mengungkapkan dalam Psychology Today, istilah ini dengan cepat menyebar di internet dan sering kali digambarkan, sebagai sebuah gangguan psikologis atau bahkan salah satu subtipe dari Obsessive-Compulsive Disorder (OCD), meskipun pada kenyataannya dukungan ilmiah untuk klaim tersebut masih sangat terbatas.

Seiring berjalannya waktu, penelitian yang terus berkembang mulai menunjukkan gambaran, yang jauh lebih kompleks mengenai fenomena ini. Melalui berbagai studi yang dilakukan, Osorio pada tahun 2025, meneliti apakah cemburu retroaktif ini memiliki kaitan, yang signifikan dengan kondisi medis seperti OCD, OCD dalam hubungan, atau bahkan gangguan kepribadian borderline (BPD), yang biasanya ditandai oleh pola hubungan tidak stabil dan intens.
 
Hasil temuan dari riset tersebut ternyata cukup mengejutkan, cemburu retroaktif terbukti tidak sejalan secara kuat dengan kondisi-kondisi psikologis tersebut. Faktanya, penelitian ini justru mengarah pada kesimpulan yang jauh lebih mendasar, yaitu cemburu retroaktif kemungkinan besar sama sekali tidak mewakili, sebuah konstruksi psikologis tunggal yang koheren.

Alih-alih menjadi sebuah penyakit mental mandiri, fenomena ini tampaknya lebih tepat dipahami sebagai sebuah label payung, yang disematkan pada berbagai macam pengalaman emosional. Di dalamnya termasuk rasa cemburu, rasa tidak aman insecurity, serta adanya kesulitan pribadi untuk menerima masa lalu dari pasangan.

Dengan kata lain, internet mungkin telah berhasil memberikan sebuah nama, yang terdengar menarik untuk menggambarkan serangkaian pergulatan emosional, yang sebenarnya lumrah terjadi pada manusia, namun hal tersebut tidak otomatis mengubahnya menjadi sebuah gangguan mental yang terpisah.
 

Implikasi penting dalam proses pemulihan


Karena cemburu retroaktif dinilai bukan merupakan salah satu manifestasi dari OCD, fakta ini tentu membawa implikasi, yang sangat penting dalam menentukan metode perawatan atau pemulihan yang tepat.

Metode Exposure and response prevention (ERP), yang selama ini menjadi standar emas dalam pengobatan OCD, kemungkinan besar menjadi kurang sesuai jika diterapkan dalam kasus-kasus ini. Bagian “response prevention” dari metode ERP, memang tetap bisa berguna untuk membantu seseorang mengenali, bagaimana tindakan tertentu justru memperparah penderitaan mereka.

Bagian ini juga efektif melatih mereka menahan hasrat kuat, untuk melakukan riset internet seputar masa lalu pasangan, sekaligus menekan kebiasaan mencari kepastian secara berulang.

Akan tetapi, bagian paparan exposure dalam metode ini, dinilai tidak akan seefektif seperti saat diterapkan pada kasus OCD, yang sesungguhnya. Sebagai jalan keluar, Osorio (2025) lebih merekomendasikan adanya intervensi psikologis, yang secara langsung membidik dan memperbaiki pola pikir maladaptif atau tidak sehat.

Dalam praktiknya, Terapi Penerimaan dan Komitmen (ACT), yang merupakan bentuk pengembangan terbaru dari terapi perilaku kognitif, dinilai sangat bermanfaat. Terapi ini efektif melatih seseorang untuk mengenali, sekaligus melepaskan diri dari jeratan pola pikir tidak membantu, yang selama ini menghalangi mereka untuk membangun hubungan asmara, yang penuh kasih sayang.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH