FAMILY
3 Berita Terpopuler Gaya: Cara Mengatasi Anak Sakit Setelah Berenang Hingga Efek Jarang Ganti Pakaian Dalam
Yatin Suleha
Kamis 06 Oktober 2022 / 06:05
Jakarta: Berenang menjadi aktivitas yang digemari anak-anak. Bermain air dan bercanda bersama kawan-kawan si kecil tanpa mengenal waktu.
Namun, seringkali anak terserang flu hingga demam setelah mereka selesai berenang. Padahal, moms yakin kalau si kecil sebelum renang rasanya sehat saja.
Menurut dr. Reza Pahlevi, Sp.A. memang tidak jarang anak-anak terserang sakit setelah bermain air. Hal itu merupakan lumrah terjadi pada mereka.
"Ada yang harus diperhatikan jika memang tidak ingin anak sakit setelah berenang," ujar dr. Reza saat peluncuran pakaian renang anak hasil kolaborasi BliBli dengan Lee Vierra.
Nah dr. Reza memberikan tips agar para moms and dads agar menjaga anak mereka dari sakit setelah selesai berenang. Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Rabu, 5 Oktober 2022:
Kadang melihat si kecil semangat untuk berenang kita juga ikut bahagia. Namun, apakah pernah si kecil sakit pascaberenang? Salah satu kunci agar tak sakit saat berenang yaitu melakukannya dengan durasi yang tidak terlalu lama dan tidak terlalu dingin.
Anak-anak disarankan untuk tidak berenang dalam air yang dingin dan juga tidak terlalu lama. Kamu bisa memantaunya melalui kulit si kecil. Apabila terjadi kerutan, moms bisa menyuruh anak untuk menyelesaikan renang.
Selengkapnya klik di sini
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengedukasi masyarakat tentang kopi. Minuman yang mengandung kafein itu kerap kali dianggap menyebabkan gangguan jantung. Namun ternyata, kopi merupakan teman jantung apabila dikonsumsi dengan tepat.
"Sebetulnya kopi itu masuk kategori minuman sehat, tetapi dengan syarat. Disajikannya harus benar, porsinya harus sesuai masing-masing individu, dan diminum oleh orang yang tepat,” ujar Medical General Manager PT Kalbe Farma Tbk, dr. Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, AIFO-K, dalam Instagram Live @ptkalbefarmatbk.
Kopi memiliki sejumlah kandungan zat yang baik, tetapi yang paling utama adalah kandungan polifenolnya. Polifenol merupakan antioksidan dengan efek proteksi terhadap sel dari kerusakan karena radikal bebas.
"Kandungan asam glukoronat dari kopi yang juga merupakan jenis polifenol, bermanfaat dalam meningkatkan senstivitas insulin sehingga menurunkan risiko diabetes melitus," jelas dr. Dedy.
Selengkapnya klik di sini
Sama seperti bagaimana kamu disuruh menyikat gigi setiap hari untuk menjaga kebersihan mulut, mengganti pakaian dalam yang bersih setiap hari juga sama pentingnya demi menjaga kebersihan organ intim.
Namun, banyak orang mungkin tidak menyadari hal ini. Sebuah survei tahun 2019 menemukan bahwa 45 persen orang mengaku telah mengenakan celana dalam yang sama selama dua hari atau lebih berturut-turut. Dan 13 persen mengakui bahwa kadang-kadang, mereka telah mengenakan celana dalam yang sama selama seminggu atau lebih.
Banyak ahli mengakui mengenakan celana dalam yang kotor memang tidak akan menyebabkan masalah serius, namun kebiasaan tidak higienis ini justru menimbulkan banyak penyakit pada tubuh.
Selengkapnya klik di sini
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Namun, seringkali anak terserang flu hingga demam setelah mereka selesai berenang. Padahal, moms yakin kalau si kecil sebelum renang rasanya sehat saja.
Menurut dr. Reza Pahlevi, Sp.A. memang tidak jarang anak-anak terserang sakit setelah bermain air. Hal itu merupakan lumrah terjadi pada mereka.
"Ada yang harus diperhatikan jika memang tidak ingin anak sakit setelah berenang," ujar dr. Reza saat peluncuran pakaian renang anak hasil kolaborasi BliBli dengan Lee Vierra.
Nah dr. Reza memberikan tips agar para moms and dads agar menjaga anak mereka dari sakit setelah selesai berenang. Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Rabu, 5 Oktober 2022:
1. Perhatikan 4 Hal Ini jika tak Ingin Anak Sakit Setelah Berenang
Kadang melihat si kecil semangat untuk berenang kita juga ikut bahagia. Namun, apakah pernah si kecil sakit pascaberenang? Salah satu kunci agar tak sakit saat berenang yaitu melakukannya dengan durasi yang tidak terlalu lama dan tidak terlalu dingin.
Anak-anak disarankan untuk tidak berenang dalam air yang dingin dan juga tidak terlalu lama. Kamu bisa memantaunya melalui kulit si kecil. Apabila terjadi kerutan, moms bisa menyuruh anak untuk menyelesaikan renang.
Selengkapnya klik di sini
2. Kopi Bisa Menjadi Teman buat Jantung, Begini Tipsnya
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengedukasi masyarakat tentang kopi. Minuman yang mengandung kafein itu kerap kali dianggap menyebabkan gangguan jantung. Namun ternyata, kopi merupakan teman jantung apabila dikonsumsi dengan tepat.
"Sebetulnya kopi itu masuk kategori minuman sehat, tetapi dengan syarat. Disajikannya harus benar, porsinya harus sesuai masing-masing individu, dan diminum oleh orang yang tepat,” ujar Medical General Manager PT Kalbe Farma Tbk, dr. Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, AIFO-K, dalam Instagram Live @ptkalbefarmatbk.
Kopi memiliki sejumlah kandungan zat yang baik, tetapi yang paling utama adalah kandungan polifenolnya. Polifenol merupakan antioksidan dengan efek proteksi terhadap sel dari kerusakan karena radikal bebas.
"Kandungan asam glukoronat dari kopi yang juga merupakan jenis polifenol, bermanfaat dalam meningkatkan senstivitas insulin sehingga menurunkan risiko diabetes melitus," jelas dr. Dedy.
Selengkapnya klik di sini
3. Jarang Mengganti Pakaian Dalam? Waspada Infeksi Jamur di Area Intim
Sama seperti bagaimana kamu disuruh menyikat gigi setiap hari untuk menjaga kebersihan mulut, mengganti pakaian dalam yang bersih setiap hari juga sama pentingnya demi menjaga kebersihan organ intim.
Namun, banyak orang mungkin tidak menyadari hal ini. Sebuah survei tahun 2019 menemukan bahwa 45 persen orang mengaku telah mengenakan celana dalam yang sama selama dua hari atau lebih berturut-turut. Dan 13 persen mengakui bahwa kadang-kadang, mereka telah mengenakan celana dalam yang sama selama seminggu atau lebih.
Banyak ahli mengakui mengenakan celana dalam yang kotor memang tidak akan menyebabkan masalah serius, namun kebiasaan tidak higienis ini justru menimbulkan banyak penyakit pada tubuh.
Selengkapnya klik di sini
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)