BEAUTY

3 Berita Terpopuler Gaya: 2 Varian Produk Selsun Ditarik BPOM Hingga Kasus Hantavirus

Yatin Suleha
Selasa 12 Mei 2026 / 06:05
Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) menarik 11 produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang, salah satunya Selsun.

"Temuan tersebut berasal dari pengawasan rutin terhadap produk yang beredar di masyarakat di seluruh Indonesia," ungkap Taruna Ikrar, Kepala BPOM, pada keterangan resminya, Kamis lalu.

Dua di antaranya adalah varian Selsun, yaitu Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal. Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Senin, 11 Mei 2026:
 

1. Benarkah 2 Varian Produk Selsun Ditarik BPOM? Ini Fakta dan Klarifikasinya


Penarikan ini dilakukan sebab kedua produk tersebut mengandung cemaran 1,4-dioksan (1,4-dioxane) yang melebihi ambang batas yang diperbolehkan.
 
1,4-Dioksan merupakan senyawa kimia yang sering muncul sebagai cemaran dalam proses produksi bahan kosmetik, terutama surfaktan. 

Senyawa ini merupakan bahan yang berpotensi karsinogenik (pemicu kanker) pada paparan jangka panjang. Paparan berlebih juga dapat menyebabkan iritasi kulit, kerusakan organ seperti hati dan ginjal. Tak hanya itu, bisa sebabkan juga gangguan kesehatan lainnya.



Selengkapnya klik di sini
 

2. Rekomendasi Lipstik Alfamart 25rb-an Udah Bikin Cantik Badai


Jujurly, lipstik itu barang wajib yang enggak boleh ketinggalan di tas. Tapi tahu gak sih? Cantik itu enggak harus mahal, lho! Sekarang brand lokal udah makin canggih, kualitasnya juara tapi harganya ramah di kantong.

Serunya lagi, kamu enggak perlu jauh-jauh ke mal buat dapet lipstik kece. Tinggal melipir ke Alfamart deket rumah, langsung dapet! 

Selain lebih hemat bensin, di sana sering banget ada promo yang bikin dompet makin senyum. Penasaran brand lokal apa aja yang lagi nangkring di rak Alfamart? Yuk, kita intip bareng!



Selengkapnya klik di sini
 

3. Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta di Tahun 2026


Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengungkap temuan 4 kasus hantavirus di Jakarta sepanjang 2026. 

Dinkes DKI menyampaikan 3 orang di antaranya sudah sembuh dan satu masih suspek. 1 orang tersebut masih perlu ditetapkan penegakan diagnosisnya melalui laboratorium.

"Di 2026 yang ada di catatan kami sepanjang 2026, sampai sekarang ini ada 4 kasus yang sudah kita temukan, 3 orangnya sudah sembuh, bergejala ringan. 1 orangnya sekarang masih suspek, harus ditetapkan penegakan diagnosisnya melalui laboratorium, belum tegak (pasti), masih suspek," kata Ani di DPRD DKI Jakarta, Senin, 11 Mei 2026, dikutip dalam detik.



Selengkapnya klik di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH