Jakarta: Apakah kamu sedang mendambakan bayi laki-laki? Apapun alasannya, kepastian gender dalam kehamilan adalah pertaruhan 50-50. Yang artinya, tak ada jaminan bahwa kamu akan mengandung bayi dengan jenis kelamin yang telah kamu pilih. Juga, perlu dicatat bahwa ayahlah yang memengaruhi jenis kelamin bayi, bukan ibunya.
Meski demikian, melansir dari Firstfertility ternyata ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk membantu meningkatkan peluang mendapatkan anak laki-laki saat hamil lho! Yuk simak tips berikut ini:
Ini adalah metode yang dikembangkan setelah berbagai penelitian menyimpulkan bahwa, dengan memantau lendir vagina dan melacak siklus ovulasinya, kamu dapat menentukan hari terbaik untuk berhubungan seks untuk perkembangan kedua jenis kelamin.
Melacak konsistensi dan tekstur lendir vagina akan membantumu memetakan dengan tepat, kapan kamu harus melakukan hubungan intim untuk peluang terbaik agar mengandung anak laki-laki.
Hal ini dapat dilakukan dengan tes hormon secara teratur yang dapat kamu beli secara online, atau dilakukan di klinik kesuburan, dan tentunya dengan pengetahuan kamu tentang siklus menstruasi.
Ada juga daftar instruksi yang harus diikuti pria, seperti pantang masturbasi 3 hari sebelum hari kesuburan puncak pasangan, diikuti dengan perubahan pola makan dan gaya hidup yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas sperma.
Sekarang sudah menjadi pengetahuan umum bahwa keseluruhan kesehatan dan kesesuaian tubuhmu untuk kehamilan, dapat secara langsung dikaitkan dengan diet dan gaya hidup kamu. Jarang diketahui bahwa diet khusus kamu dapat memiliki efek dramatis pada jenis kelamin anak kamu lho!
Dari pihak ibu, ada banyak hal yang dapat kamu coba untuk membantu meningkatkan peluang memiliki anak laki-laki, seperti makan makanan yang lebih basa untuk mengubah keasaman serviks dan membantu pria. Untuk pria, makanlah hal-hal seperti buah ara, aprikot dan jus tomat untuk membantu memberi kamu dorongan alkali.
Selain itu, ternyata waktu makan juga dapat berperan besar dalam menentukan jenis kelamin bayi lho! Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang makan sarapan kaya kalori memiliki peluang lebih tinggi untuk mengandung anak laki-laki.
Hal lain yang dapat kamu coba adalah meningkatkan asupan kalium dan natrium, serta makan lebih sedikit kalsium juga dapat membantu perkembangan bayi laki-laki.
Dr. Landrum Shettles, terkenal dengan 'Metode Shettles', mengatakan bahwa sel sperma pria lebih kecil, lebih ringan, lebih cepat dan lebih rapuh daripada sel sperma wanita, yang diperkirakan menjadi lebih besar, lebih berat dan lebih lambat, tetapi lebih tangguh.
Oleh karena itu, mengatur waktu hubungan seksual sedekat mungkin dengan ovulasi berarti kamu akan memiliki peluang lebih besar untuk mengandung anak laki-laki. Sebab sel sperma pria yang sehat mungkin akan mencapai sel telur lebih dulu.
Adapun beberapa metode tidak ilmiah yang telah dicoba oleh orang tua terdahulu meliputi, perbanyak makan daging merah, kalium dan makanan asin. Kemudian, lakukan hubungan intim sambil berdiri atau gaya doggy. Terakhir, wanita harus mencapai klimaks terlebih dahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Meski demikian, melansir dari Firstfertility ternyata ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk membantu meningkatkan peluang mendapatkan anak laki-laki saat hamil lho! Yuk simak tips berikut ini:
1. Waktu dan pencatatan siklus
Ini adalah metode yang dikembangkan setelah berbagai penelitian menyimpulkan bahwa, dengan memantau lendir vagina dan melacak siklus ovulasinya, kamu dapat menentukan hari terbaik untuk berhubungan seks untuk perkembangan kedua jenis kelamin.
Melacak konsistensi dan tekstur lendir vagina akan membantumu memetakan dengan tepat, kapan kamu harus melakukan hubungan intim untuk peluang terbaik agar mengandung anak laki-laki.
Hal ini dapat dilakukan dengan tes hormon secara teratur yang dapat kamu beli secara online, atau dilakukan di klinik kesuburan, dan tentunya dengan pengetahuan kamu tentang siklus menstruasi.
Ada juga daftar instruksi yang harus diikuti pria, seperti pantang masturbasi 3 hari sebelum hari kesuburan puncak pasangan, diikuti dengan perubahan pola makan dan gaya hidup yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas sperma.
2. Perbaikan pola makan
Sekarang sudah menjadi pengetahuan umum bahwa keseluruhan kesehatan dan kesesuaian tubuhmu untuk kehamilan, dapat secara langsung dikaitkan dengan diet dan gaya hidup kamu. Jarang diketahui bahwa diet khusus kamu dapat memiliki efek dramatis pada jenis kelamin anak kamu lho!
Dari pihak ibu, ada banyak hal yang dapat kamu coba untuk membantu meningkatkan peluang memiliki anak laki-laki, seperti makan makanan yang lebih basa untuk mengubah keasaman serviks dan membantu pria. Untuk pria, makanlah hal-hal seperti buah ara, aprikot dan jus tomat untuk membantu memberi kamu dorongan alkali.
Selain itu, ternyata waktu makan juga dapat berperan besar dalam menentukan jenis kelamin bayi lho! Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang makan sarapan kaya kalori memiliki peluang lebih tinggi untuk mengandung anak laki-laki.
Hal lain yang dapat kamu coba adalah meningkatkan asupan kalium dan natrium, serta makan lebih sedikit kalsium juga dapat membantu perkembangan bayi laki-laki.
3. Metode Shettles
Dr. Landrum Shettles, terkenal dengan 'Metode Shettles', mengatakan bahwa sel sperma pria lebih kecil, lebih ringan, lebih cepat dan lebih rapuh daripada sel sperma wanita, yang diperkirakan menjadi lebih besar, lebih berat dan lebih lambat, tetapi lebih tangguh.
Oleh karena itu, mengatur waktu hubungan seksual sedekat mungkin dengan ovulasi berarti kamu akan memiliki peluang lebih besar untuk mengandung anak laki-laki. Sebab sel sperma pria yang sehat mungkin akan mencapai sel telur lebih dulu.
Adapun beberapa metode tidak ilmiah yang telah dicoba oleh orang tua terdahulu meliputi, perbanyak makan daging merah, kalium dan makanan asin. Kemudian, lakukan hubungan intim sambil berdiri atau gaya doggy. Terakhir, wanita harus mencapai klimaks terlebih dahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)