FAMILY
Bayi Baru Lahir Banyak Gaya! Ini 5 Refleks Gemas Tanda Si Kecil Normal
Yatin Suleha
Sabtu 21 Maret 2026 / 11:05
- Bayi yang baru lahir memiliki berbagai refleks alami.
- Beberapa refleks bahkan sudah terbentuk sejak bayi masih berada di dalam kandungan.
- Seiring bertambahnya usia, sebagian refleks ini akan menghilang.
Jakarta: Bayi yang baru lahir memiliki berbagai refleks alami, yang muncul secara otomatis sejak awal kehidupan.
Refleks-refleks ini merupakan respons tubuh terhadap rangsangan tertentu, dan menjadi tanda bahwa sistem saraf serta perkembangan bayi berjalan dengan baik.
Beberapa refleks bahkan sudah terbentuk sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Gerakan refleks tersebut sering kali terlihat menggemaskan, seperti menggenggam jari orang tua, mengisap jempol, atau menggerakkan kaki seperti sedang berjalan.
Seiring bertambahnya usia, sebagian refleks ini akan menghilang karena bayi mulai belajar mengontrol gerakannya secara sadar.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah beberapa refleks bayi yang umum terjadi dan perlu dikenali.
Refleks ini sering disebut juga sebagai “refleks pedang”, atau dalam istilah medis dikenal sebagai refleks leher tonik asimetris.
Ketika bayi berbaring telentang lalu kepalanya diputar ke salah satu sisi, lengan pada sisi tersebut biasanya akan terentang, sedangkan lengan di sisi yang berlawanan akan menekuk di bagian siku. Jika kepala bayi diputar ke sisi lainnya, posisi lengan akan ikut berubah mengikuti arah kepala.
Refleks tonik mulai berkembang ketika kehamilan memasuki usia sekitar 35 minggu dan biasanya bertahan, hingga bayi berusia sekitar 5 sampai 7 bulan.
.jpg)
(Refleks Galant adalah gerakan otomatis pada bayi baru lahir di mana tubuh melengkung ke arah punggung yang diusap. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Refleks ini muncul ketika sisi tulang belakang bayi disentuh atau diusap, saat bayi berada dalam posisi tengkurap. Tubuh bayi akan merespons dengan menggerakkan pinggul, atau tubuhnya ke arah sisi yang mendapat rangsangan.
Refleks Galant biasanya terlihat selama satu hingga dua bulan pertama, setelah bayi lahir.
Ketika bagian langit-langit mulut bayi disentuh, bayi akan langsung melakukan gerakan mengisap. Bayi dapat mengisap payudara, jari, dot, atau benda lain yang masuk ke dalam mulutnya.
Refleks penting untuk bertahan hidup ini sebenarnya sudah mulai berkembang sejak minggu ke-21 hingga ke-24 kehamilan, meskipun belum sepenuhnya matang.
Agar dapat menyusu dengan baik, bayi perlu mengoordinasikan kemampuan bernapas, mengisap, dan menelan. Karena itu, sebagian bayi memerlukan waktu untuk belajar makan dengan lebih efisien.
Refleks ini sering disebut juga sebagai refleks berjalan atau refleks menari.
Ketika tubuh bayi dipegang dalam posisi tegak dengan kaki menyentuh permukaan datar, bayi akan terlihat seperti sedang melangkah. Kaki akan bergerak secara bergantian, menekuk dan meluruskan, sehingga tampak seperti sedang berjalan atau menari.
Bayi belum bisa menggenggam benda secara sengaja hingga usia sekitar enam bulan. Namun sejak lahir, bayi sudah memiliki refleks genggaman yang sering terlihat dalam foto-foto bayi yang menggemaskan.
Ketika sebuah jari diletakkan di telapak tangan bayi, jari-jari kecilnya akan langsung melingkar dan menggenggam dengan cukup kuat. Bahkan terkadang genggaman tersebut akan semakin erat ketika jari dicoba untuk ditarik.
Refleks genggaman telapak tangan sebenarnya sudah mulai terbentuk saat kehamilan memasuki usia 32 minggu. Setelah bayi lahir, refleks ini biasanya bertahan hingga usia sekitar 5 sampai 6 bulan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Refleks-refleks ini merupakan respons tubuh terhadap rangsangan tertentu, dan menjadi tanda bahwa sistem saraf serta perkembangan bayi berjalan dengan baik.
Beberapa refleks bahkan sudah terbentuk sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Gerakan refleks tersebut sering kali terlihat menggemaskan, seperti menggenggam jari orang tua, mengisap jempol, atau menggerakkan kaki seperti sedang berjalan.
Seiring bertambahnya usia, sebagian refleks ini akan menghilang karena bayi mulai belajar mengontrol gerakannya secara sadar.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah beberapa refleks bayi yang umum terjadi dan perlu dikenali.
1. Refleks leher tonik
Refleks ini sering disebut juga sebagai “refleks pedang”, atau dalam istilah medis dikenal sebagai refleks leher tonik asimetris.
Ketika bayi berbaring telentang lalu kepalanya diputar ke salah satu sisi, lengan pada sisi tersebut biasanya akan terentang, sedangkan lengan di sisi yang berlawanan akan menekuk di bagian siku. Jika kepala bayi diputar ke sisi lainnya, posisi lengan akan ikut berubah mengikuti arah kepala.
Berapa lama berlangsung?
Refleks tonik mulai berkembang ketika kehamilan memasuki usia sekitar 35 minggu dan biasanya bertahan, hingga bayi berusia sekitar 5 sampai 7 bulan.
2. Refleks galant
.jpg)
(Refleks Galant adalah gerakan otomatis pada bayi baru lahir di mana tubuh melengkung ke arah punggung yang diusap. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Refleks ini muncul ketika sisi tulang belakang bayi disentuh atau diusap, saat bayi berada dalam posisi tengkurap. Tubuh bayi akan merespons dengan menggerakkan pinggul, atau tubuhnya ke arah sisi yang mendapat rangsangan.
Berapa lama berlangsung?
Refleks Galant biasanya terlihat selama satu hingga dua bulan pertama, setelah bayi lahir.
3. Refleks mengisap
Ketika bagian langit-langit mulut bayi disentuh, bayi akan langsung melakukan gerakan mengisap. Bayi dapat mengisap payudara, jari, dot, atau benda lain yang masuk ke dalam mulutnya.
Berapa lama berlangsung?
Refleks penting untuk bertahan hidup ini sebenarnya sudah mulai berkembang sejak minggu ke-21 hingga ke-24 kehamilan, meskipun belum sepenuhnya matang.
Agar dapat menyusu dengan baik, bayi perlu mengoordinasikan kemampuan bernapas, mengisap, dan menelan. Karena itu, sebagian bayi memerlukan waktu untuk belajar makan dengan lebih efisien.
4. Refleks melangkah
Refleks ini sering disebut juga sebagai refleks berjalan atau refleks menari.
Ketika tubuh bayi dipegang dalam posisi tegak dengan kaki menyentuh permukaan datar, bayi akan terlihat seperti sedang melangkah. Kaki akan bergerak secara bergantian, menekuk dan meluruskan, sehingga tampak seperti sedang berjalan atau menari.
Berapa lama berlangsung?
Refleks ini biasanya menghilang ketika bayi berusia sekitar dua bulan.5. Refleks genggaman telapak tangan
Bayi belum bisa menggenggam benda secara sengaja hingga usia sekitar enam bulan. Namun sejak lahir, bayi sudah memiliki refleks genggaman yang sering terlihat dalam foto-foto bayi yang menggemaskan.
Ketika sebuah jari diletakkan di telapak tangan bayi, jari-jari kecilnya akan langsung melingkar dan menggenggam dengan cukup kuat. Bahkan terkadang genggaman tersebut akan semakin erat ketika jari dicoba untuk ditarik.
Berapa lama refleks ini berlangsung?
Refleks genggaman telapak tangan sebenarnya sudah mulai terbentuk saat kehamilan memasuki usia 32 minggu. Setelah bayi lahir, refleks ini biasanya bertahan hingga usia sekitar 5 sampai 6 bulan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)