COMMUNITY

Kolaborasi Kemanusiaan Hadirkan Sunatan Massal untuk Ratusan Anak di Jakarta

Elang Riki Yanuar
Jumat 19 Juni 2026 / 11:00
Ringkasnya gini..
  • Hampir 700 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti sunatan massal gratis untuk mendapatkan layanan kesehatan yang aman.
  • Kolaborasi Pakuwon Group, EMC Healthcare, dan YPP membuka akses kesehatan bagi ratusan anak di Jakarta.
  • Didukung ratusan tenaga medis, program sunatan massal mengutamakan keselamatan dan kenyamanan peserta anak.
Jakarta: Ratusan anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak melalui program sunatan massal yang digelar di Jakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata untuk membantu masyarakat yang kerap menghadapi keterbatasan biaya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan anak.

Sebanyak hampir 700 anak usia 5 hingga 12 tahun mengikuti program yang diselenggarakan melalui kolaborasi Pakuwon Group, EMC Healthcare, dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP). Kegiatan tersebut berlangsung di The Kasablanka Hall dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Bagi banyak keluarga, biaya sunat masih menjadi beban tersendiri. Karena itu, program sosial seperti ini dinilai mampu meringankan pengeluaran sekaligus memastikan anak-anak memperoleh tindakan medis yang aman dan sesuai standar kesehatan.

Ketua Umum Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) Komjen Pol. (Purn.) Drs. Imam Sudjarwo, M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial untuk membantu anak-anak yang membutuhkan layanan kesehatan.

"Ini jumlah yang tidak sedikit. Yang lebih istimewa lagi, hampir 700 anak ini bisa diselesaikan dalam satu hari dengan dukungan 120 dokter dan juga perawat," kata Imam dalam konferensi pers.

Pelaksanaan program didukung sekitar 120 dokter dari EMC Healthcare dan Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI), serta 90 perawat. Kehadiran tenaga medis dalam jumlah besar dilakukan untuk memastikan setiap peserta memperoleh pelayanan yang optimal selama proses sunat berlangsung.
Presiden Direktur EMC Healthcare, Jusup Halimi, menegaskan bahwa keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, akses layanan kesehatan tidak hanya soal ketersediaan tindakan medis, tetapi juga kualitas dan keamanan pelayanan yang diterima anak-anak.

"Kami ingin supaya patient safety tetap dijaga. Jadi supaya anak juga merasa nyaman, setelah disunat tanpa ada masalah," tuturnya.

Selain aspek medis, EMC Healthcare juga memberikan perhatian pada kondisi psikologis peserta. Pendekatan ini dilakukan agar anak-anak dapat menjalani prosedur dengan lebih tenang dan tidak mengalami trauma selama proses berlangsung.

"Kami memperhatikan tidak hanya aspek medis, tetapi juga kondisi psikologis anak agar pengalaman sunat ini berjalan dengan baik," tambah Jusup.

Ia kembali menegaskan pentingnya menjaga kualitas layanan meskipun jumlah peserta sangat besar. "Kami ingin memastikan bahwa meskipun jumlah peserta sangat banyak, keselamatan pasien tetap terjaga. Anak-anak juga harus merasa nyaman selama menjalani prosedur. Karena itu, kami memperhatikan tidak hanya aspek medis, tetapi juga kondisi psikologis anak agar pengalaman sunat ini berjalan dengan baik," kata Jusup.

Menurut Jusup, keberhasilan program tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara sektor swasta, tenaga kesehatan, dan organisasi sosial dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap kerja sama serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang.

"Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ujarnya.

Presiden Direktur Pakuwon Group, Alexander Stefanus Ridwan, menyebut keberhasilan kegiatan tersebut didukung oleh keterlibatan lebih dari 300 orang, mulai dari dokter, perawat, hingga staf pendukung. Ia menilai gotong royong berbagai pihak menjadi kunci agar layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu.

"Kami menghitung ada lebih dari 300 orang yang terlibat dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan kolaborasi yang sangat baik. Dengan bekerja bersama-sama, hasil yang dicapai tentu jauh lebih besar dibandingkan jika dilakukan sendiri-sendiri," kata Ridwan pada kesempatan yang sama.

Tidak hanya mendapatkan layanan sunat gratis, para peserta juga menerima obat-obatan, bingkisan, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat anak-anak merasa lebih nyaman dan bahagia setelah menjalani tindakan medis.

Ridwan berharap kegiatan sosial di bidang kesehatan seperti ini tidak berhenti pada satu momentum saja. Menurutnya, semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula peluang anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan mudah dijangkau.

"Saya kira hari ini kita sudah membuat sesuatu yang membuat orang lebih berbahagia. Semoga hari ini bukan hanya untuk hari ini, tapi lain kali juga kita bisa sama-sama menghadapkan hari ini," kata Ridwan.





 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)

MOST SEARCH