COMMUNITY

Malam Satu Suro 2026 Jatuh di Weton Apa Sih? Cek Faktanya!

Yatin Suleha
Senin 15 Juni 2026 / 19:16
Ringkasnya gini..
  • Momen Malam Satu Suro memang selalu dinanti oleh masyarakat Jawa.
  • Ini juga sebagai momen untuk refleksi diri.
  • Malam Satu Suro jatuh pada weton apa sih? Yuk, simak di bawah ini.
Jakarta: Momen Malam Satu Suro memang selalu dinanti oleh masyarakat Jawa sebagai waktu untuk refleksi diri.

Malam Satu Suro menjadi sangat spesial karena merupakan malam pergantian tahun baru kalender Jawa yang bertepatan dengan 1 Muharam dalam kalender Islam.

Dalam laman Indonesia Kaya pun dipaparkan Malam Satu Suro dipercaya sebagai waktu di mana tabir antara dunia nyata dan gaib menipis. Oleh karenanya, malam ini dipenuhi kegiatan doa bersama agar terhindar dari marabahaya di tahun yang baru.
 
Nah, buat kamu yang penasaran kapan tepatnya malam satu Suro tahun 2026 ini dan apa wetonnya, yuk simak pembahasannya!
 

Malam Satu Suro 2026


Dalam tradisi Jawa, pergantian hari dimulai setelah matahari terbenam (Maghrib). Oleh karena itu, meskipun satu Suro 1960 Jawa jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, masyarakat Jawa akan memperingati malam satu Suro pada Selasa malam, 16 Juni 2026.

Berdasarkan kalender Jawa, tanggal satu Suro 1960 Jawa (17 Juni 2026) bertepatan dengan weton Rabu Kliwon.



(Di berbagai daerah, terutama di lingkungan keraton seperti Yogyakarta dan Surakarta, malam satu Suro diisi dengan berbagai ritual khidmat seperti kirab pusaka dan lainnya. Foto: Ilustrasi/Dok. Generate AI)

Karena malam satu Suro dirayakan pada malam sebelumnya, maka saat perayaan tersebut kita memasuki malam Selasa Wage (karena malam Selasa Wage berlanjut menjadi hari Rabu Kliwon).
 

Lalu, apa makna Malam Satu Suro?


Malam satu Suro bukan sekadar pergantian tahun biasa, melainkan momen yang dianggap sakral. Bagi masyarakat Jawa, malam ini adalah waktu yang tepat untuk:


1. Introspeksi diri (muhasabah): Merenungkan perbuatan selama setahun ke belakang dan memperbaiki diri.

2. Mendekatkan diri kepada Tuhan: Memanjatkan doa agar tahun yang baru membawa keberkahan, keselamatan, dan dijauhkan dari marabahaya.
 
3. Melestarikan tradisi: Di berbagai daerah, terutama di lingkungan keraton seperti Yogyakarta dan Surakarta, malam satu Suro diisi dengan berbagai ritual khidmat seperti kirab pusaka, tapa bisu, hingga jamasan pusaka.

Meskipun sering dikaitkan dengan hal-hal mistis, pada intinya malam ini adalah waktu yang sangat baik untuk kita semua menjadi pribadi yang lebih tenang dan bijaksana menyambut tahun baru Jawa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH