BEAUTY

3 Berita Terpopuler Gaya: Cleansing Oil Vs Micellar Water Hingga Psikologi Jeda Sesaat

Yatin Suleha
Minggu 11 Oktober 2026 / 06:05
Jakarta: Habis pakai makeup seharian, kamu tim cleansing oil atau micellar water buat bersihin wajah? Keduanya sama-sama bisa membantu mengangkat sisa makeup dan kotoran, tapi kemampuan membersihkannya gak selalu sama, lho!

Apalagi, kalau kamu rutin pakai sunscreen, foundation, atau maskara waterproof, memilih pembersih yang tepat bisa bikin rutinitas skincare lebih praktis.

Nah, sebenarnya mana yang lebih ampuh? Yuk, cari tahu sebelum asal checkout produk baru! Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu, 10 Oktober 2026:
 

1. Cleansing Oil vs Micellar Water, Mana yang Lebih Ampuh Bersihkan Makeup?


Cleansing oil merupakan pembersih wajah berbahan dasar minyak yang membantu melarutkan sebum, makeup, dan sisa sunscreen. Produk ini umumnya digunakan pada wajah kering, kemudian dipijat perlahan. Setelah itu, tambahkan sedikit air agar produk teremulsi sebelum dibilas sesuai petunjuk kemasan.

Menurut Cleveland Clinic, pusat medis akademik nirlaba di Amerika Serikat, pembersih berbahan dasar minyak dapat membantu mengangkat makeup tahan air dan sunscreen. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada formulasi produk yang digunakan.

Sementara itu, micellar water merupakan pembersih berbahan dasar air yang mengandung molekul pembersih bernama misel (micelles). Molekul ini membantu mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup dari permukaan kulit.



Selengkapnya klik di sini
 

2. Kondisioner atau Masker Rambut Duluan? Jangan Ketuker!


Udah keramas, tapi masih bingung harus pakai kondisioner atau masker rambut duluan? Tenang, kamu nggak sendirian! Keduanya memang sama-sama bikin rambut terasa lebih lembut, tetapi fungsi dan cara pakainya ternyata nggak persis sama, lho.

Nah, jangan asal pakai dua-duanya sekaligus cuma karena pengin rambut auto halus. Biar rutinitas perawatan rambutmu gak ribet dan tetap tepat sasaran, kenali dulu fungsi masing-masing produk!



Selengkapnya klik di sini
 

3. Capek Terus Berusaha? Ternyata Nggak Semua Hal Harus Dipaksain!


Pernah gak sih, kamu tetap maksa menyelesaikan pekerjaan padahal otak udah mentok dan badan rasanya pengin rebahan? Rasanya nggak enak kalau berhenti, apalagi saat orang lain kelihatan sibuk ngejar target. Akhirnya, kamu malah terus memaksakan diri biar nggak merasa tertinggal.

Padahal, terus berusaha nggak selalu jadi pilihan terbaik. Dalam artikel Psychology Today berjudul Why Taking It Easy, or Even Giving Up, Can Be the Smartest Move, psikolog Susan Krauss Whitbourne, Ph.D., ABPP, membahas kenapa mengambil jeda atau berhenti mengejar sesuatu terkadang justru bisa jadi keputusan yang lebih bijak.



Selengkapnya klik di sini

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH