Kondisioner atau Masker Rambut Duluan? Jangan Ketuker!
- Kondisioner membantu rambut lebih halus dan gampang disisir setelah keramas.
- Masker rambut bisa jadi perawatan ekstra untuk rambut kering atau rusak.
- Urutan pemakaian bergantung pada petunjuk produk, jadi nggak selalu harus dipakai bersamaan.
Jakarta: Udah keramas, tapi masih bingung harus pakai kondisioner atau masker rambut duluan? Tenang, kamu nggak sendirian! Keduanya memang sama-sama bikin rambut terasa lebih lembut, tetapi fungsi dan cara pakainya ternyata nggak persis sama, lho.
Nah, jangan asal pakai dua-duanya sekaligus cuma karena pengin rambut auto halus. Biar rutinitas perawatan rambutmu nggak ribet dan tetap tepat sasaran, kenali dulu fungsi masing-masing produk!
Masker rambut dan kondisioner memiliki fungsi berbeda dalam perawatan rambut. (Foto: AI Generated)
Apa bedanya kondisioner dan masker rambut?
Kondisioner atau conditioner merupakan produk perawatan yang biasanya digunakan setelah keramas. Fungsinya membantu menghaluskan rambut, mengurangi kusut, dan bikin rambut lebih gampang disisir.
American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan penggunaan kondisioner setelah keramas untuk membantu menjaga rambut tetap terawat. Produk ini juga membantu mengurangi gesekan pada batang rambut sehingga rambut lebih mudah diatur.
Sementara itu, masker rambut atau hair mask merupakan perawatan tambahan yang umumnya diformulasikan untuk memberikan kelembapan atau perawatan lebih intensif. Produk ini bisa jadi pilihan kalau rambut terasa kering, kasar, atau sering terpapar catokan dan proses pewarnaan.
Namun, manfaatnya bergantung pada formula masing-masing produk. Jadi, jangan langsung berharap rambut rusak bisa pulih total hanya dengan sekali pakai masker rambut ya!
Jadi, kondisioner atau masker rambut duluan?
Jawabannya ternyata nggak bisa disamaratakan! Setiap produk bisa punya petunjuk penggunaan yang berbeda. Karena itu, cek dulu instruksi pada kemasannya sebelum menentukan urutan pemakaian.
Biar nggak bingung, kamu bisa mengikuti langkah berikut:
-
Keramas pakai sampo. Bersihkan kulit kepala dan bilas sampai nggak ada sisa sampo.
-
Pakai masker rambut atau kondisioner. Pilih sesuai kebutuhan rambut dan ikuti urutan yang dianjurkan produsen.
-
Bilas sesuai petunjuk. Jangan sengaja mendiamkan produk lebih lama dengan harapan hasilnya makin maksimal.
Kalau produk yang kamu pakai menyarankan masker rambut sebagai pengganti kondisioner, kamu nggak perlu memaksakan keduanya dalam satu sesi keramas.
Perlu pakai keduanya setiap keramas?
Nggak wajib, kok! Kalau rambutmu sudah terasa halus dan gampang diatur setelah memakai kondisioner, kamu belum tentu membutuhkan masker rambut setiap kali keramas.
Sebaliknya, kalau rambut terasa kering atau sering menjalani proses kimia, masker rambut bisa jadi perawatan tambahan yang layak dicoba. Sesuaikan frekuensinya dengan kebutuhan rambut dan petunjuk produk.
AAD juga menyarankan penggunaan kondisioner sesuai jenis rambut. Kalau rambutmu halus atau lurus, fokuskan pemakaian pada ujung rambut. Sementara itu, rambut kering atau keriting mungkin membutuhkan kondisioner di sepanjang batang rambut.
Intinya, jangan sampai rutinitas perawatan rambut malah bikin kamu pusing sendiri. Pilih produk sesuai kebutuhan, ikuti petunjuk pemakaian, dan ingat, makin banyak produk bukan berarti rambut makin sehat!
Desi I.
(FIR)